Home / Tag Archives: Sekilas Info (page 3)

Tag Archives: Sekilas Info

Pameran World Migratory Bird Day" Di UNPAD

Pameran World Migratory Bird Day" Di UNPAD

Gudang Burung - Seorang pengunjung tengah mengamati deretan foto yang dipajang pada pameran foto "World Migratory Bird Day" di Gedung Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PPSDAL) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universita...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

PKL Menempati Shelter

Gudang Burung - Pedagang kaki lima (PKL) burung di jalan depan Pasar Depok, Agus Suwarto, 46, mulai menempati shelter Pedagang Pasar Burung Depok, Banjarsari, Solo, Senin (17/2/2014). Penataan dilakukan untuk menciptakan kenyaman pengguna jalan di...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Pedagang Membongkar Lapak Disisi timur Pasar Depok

Gudang Burung - Pedagang burung dan sangkar burung membongkar lapaknya di sisi timur Jl Depok, Manahan, Solo, Selasa (18/2/2014). Selanjutnya para pedagang akan menempati selter di sebelah barat Taman pasar burung Depok, Manahan. Lanjutan

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Dome Burung Akan Dibangun Di Taman Balekambang, Solo


Gudang Burung Wisata Soloraya kian dipercantik. Salah satunya di Kota Solo. Taman Balekambang Solo yang menjadi salah satu jujugan wisatan kian mempercantik diri.



Taman Balekambang menyeriusi pembuatan dome atau sangkar burung berbentuk kubah di sekitar kawasan taman. Pembuatan fasilitas tersebut diklaim mendukung pencanangan Solo sebagai kota penangkar burung.
Kepala UPTD Taman Balekambang, Endang Sri Murniyati, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (28/4/2014), mengatakan pembuatan dome berfungsi untuk mengedukasi warga ihwal satwa yang dilindungi.
Hingga kini, pihaknya mengaku sudah mendapat sumbangan tiga pasang burung Jalak Bali dari seorang penangkar. Jalak Bali merupakan salah satu burung yang dilindungi dan dilestarikan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). “Hanya belum bisa dipamerkan karena sangkarnya belum ada,” ujarnya.
Endang mengatakan dana pembuatan dome diupayakan dari pihak ketiga. Sejauh ini, Taman Balekambang telah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan untuk merealisasi rencana tersebut.
Endang mengatakan satu dome setidaknya butuh biaya Rp15 juta. 
“Karena butuhnya sedikit sengaja kami cari dari sponsor saja. Tahun ini harapannya satu dome sudah dibangun,” tuturnya.
Endang menjelaskan sangkar burung tersebut nantinya bakal dipasang melingkar di batang pohon. Dome bakal dibuat cukup lebar agar burung leluasa terbang di pepohonan.
Menurut Endang, keberadaan dome berikut koleksi Jalak Bali akan semakin menambah suasana asri taman. Sebelumnya, taman yang dibangun Mangkunegara VII itu memiliki beberapa koleksi satwa seperti rusa, ayam kalkun, angsa dan burung merpati. Balekambang juga memiliki Taman Reptil. “Kalau ada kicauan burung tentu lebih sejuk.”

Baca selengkapnya dijamin seru! »

101 Jenis Burung Ditemukan Badan Lingkungan Hidup Natuna


Gudang Burung - Badan Lingkungan Hidup Natuna menemukan 101 jenis burung ang hidup di Pulau Bunguran, Kabupaten Natuna. Selain itu ditemukan 16 jenis burung imigran dari  bumi belahan Utara seperti Eropa Utara dan Asia.

 
Penemuan fauna tersebut setelah dilakukan penelitian bersama pusat penelitian biologi LIPI tahun 2013 lalu.

Kasubdid konservasi dan tata lingkungan BLH Pemkab Natuna Hazriani mengatakan, 101 jenis burung tersebut masih hidup bebas di hutan. Jenis burung imigran, hanya pada waktu tertentu terlihat di kawasan pantai di Natuna.

Beberapa jenis burung imigran hasil penelitian diantaranya, Adrea Alah atau cangak besar, Charadirius Mongolius atau cerek pasir mongoli, argelta gerzetta kontul kecil, ergelta intermedia atau kuntul perak, limosa, numenius arguata, nemenius phalupus.

Hasil penelitian ditemukan beberapa jenis burung yang populasinya mendekati terancam kepunahan dan jenis burung yang dilindungi Undang Undang nomor 7 tahun 1999 an PP nomor 8 tahun 1999, seperti burung cangak besar, kuntul kecil, kuntul perak, kuntul karang, kuntul kerbau, elang bondol, elang laut perut putih, elang ular bido, elang hitam.

“Penelitian bersama LIPI, kami menemukan 101 jenis burung yang hidup dipulau Bunguran ini. Jenis tersebut, ada16 jenis burung imigran, 29 jenis burung dilindungi dan 9 jenis burung mendekati populasinya terancam,” ungkap Hazriani di kantornya, Selasa (22/4).

Hazriani mengaku, penelitian yang dilakukan bersama pusat peneliti biologi LIPI juga menemukan keanekaragaman hayati flora dan fauna. Dan diperkirakan terdapat 285 jenis tumbuhan berhasiat obat ditahun 2012. Serta menemukan 34 jenis mamalia. 29 jenis katak, 58 jenis reptil, 7 jenis serangga (tawon), 56 jenis kupu kupu, 29 jenis capung, 34 jenis ikan air tawar, hasil penelitian tahun 2013.

Data yang dimiliki saat ini sambungnya, merupakan langkah awal perencanaan konservasi keanekaragaman hayati dalam penetapan kebijakan dan pelaksanaan konservasi. 

Hingga pemanfaatan kelanjutan, pengendalian kerusakan ragam hayati dan pengembangan sistem informasi dan pengelolaan  database.

Menurutnya, rencana pemerintah daerah mewujudkan wilayah konservasi keanekaragaman hayati harus disejalankan dengan penyadaran masyarakat, secara harmonis antara pemerintah dan masyarakat dengan memahami aturan.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Hati-Hati Jual-Beli Sarang Walet Fiktif

Gudang Burung - Semakin banyaknya permintaan terhadap sarang walet, membuat oknum jahat memanfaatkannya untuk hal-hal yang merugikan.Misalnya saja dengan bisnis fiktif, walaupun di media seperti situs atau blog menawarkan harga sarang walet dengan har...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Populasi Walet Menurun Karena Panen Terlalu Dini

Gudang Burung - Sudah lazim bagi para pembudidaya burung walet untuk menghasilkan sarang yang putih dan bersih akan memetik sarang tersebut sebelum burung walet sempat mengerami, apalagi menetaskan. Hal ini tentu saja menyebabkan berkurangnya ...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Sawi Putih Segar Untuk Kenari

Gudang Burung - Sedikit info ini saya dapatkan dari seorang perempuan yang secara tak sengaja memiliki trik atau tips sendiri dalam menjaga kesegaran salah satu extrafooding makanan kenari ini, yaitu sawi putih.Beliau mengajarkan bahwa sebelum disimpa...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Disbudpar Surakarta Akan Gelar Konkurs Perkutut


(ilustrasi)
Gudang BurungDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo bersama Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) akan menggelar Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut di Benteng Vastenburg, Sabtu-Senin (12-14/4) .

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Eni Tiyasni Susana mengatakan, rencananya acara tersebut akan dihadiri ratusan orang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatra Barat, Medan, lampung, Makasar, Banjarmasin, Bali, Jakarta, Bandung, Cirebon, Banyumas.
“Dinas pariwisata Kota Solo bekerjasama dengan P3SI mengadakan Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Solo ini. Kami berharap akan bisa menjaring banyak pecinta burung diseluruh Indonesia untuk datang ke Solo,” ungkap Eni.
Sementara Ketua Pengurus P3SI wilayah Jateng, Yan Suta saat ditemui wartawan mengatakan, acara ini merupakan seri ke-2, menyusul seri pertama yang sudah berlangsung setahun silam di Kota Malang.
“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah kota Solo sehingga bisa mengadakan event di kota ini.” ungkapnya, Kamis (10/4).
Yan Suta juga mengatakan, selain akan meningkatkan industri wisata, acara ini diharapkan juga akan mendukung industri kecil yang berhubungan dengan burung kicau.
“Akan sangat mendukung, karena nanti pasti mereka akan membeli sangkar, hiasan sangkar, burung kicau, dan lainnya di Kota Solo ini,” paparnya.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Booming Handbox!

Gudang Burung - Handbox, ya, sebuah tempat yang fungsi utamanya untuk membawa burung dari suatu tempat ke tempat lain tanpa perlu kandangKebanyakan Handbox yang ada di pasaran berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang kurang lebih 15 cm, tinggi 7...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Coklat Cup III, 20 April 2014

Gudang Burung - Coklat Cup III merupakan festival tahunan yang digelar di Lampung. Untuk kali ini akan diselenggarakan di Jl. Pancasila Sakti Gg. Fajar Sari Kemiling, Bandar Lampung. Acara dimulai pukul 10.00 - selesai pada Minggu, 20 April 2014

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Liga Independen Lampung, 13 April 2014

Liga Independen Lampung, 13 April 2014

Gudang Burung - Brosur lomba burung kali ini berasal dari Lampung, hasil kerja sama Bhayangkara BC dan Horison BC yang diberi nama Satrio Enterprise.Bertenpat di Lap Korpri Pemda Kalianda, Lampung Selatan pada hari Minggu, 13 April 2014.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Harga Jalak Suren Di Klaten Relatif Stabil

Gudang Burung - Semakin naiknya pamor burung-burung lainnya, tak membuat pasaran burung Jalak Suren yang sempat booming di Klaten turun drastis.Terbukti ketika saya mengunjungi Pasar Legi yang bertempat di Jatinom, Klaten setelah mengikuti Pemilu harga...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Manfaatkan Jangkrik Mati

Gudang Burung - Sempat terpikir ketika saya membuang belasan jangkrik yang mati entah apa sebabnya karena untuk extrafooding burung peliharaan saya, bahwa jangkrik yang matipun bisa dimanfaatkan.Yaitu dengan cara menjemur jangkrik yang mati di baw...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Namanya Juga Hobi, Uang Tak Jadi Masalah



Gudang Burung - Bagi sebagian orang, hobi sangat sulit untuk ditinggalkan. Apalagi, hobi tersebut terkadang mendatangkan rezeki. Seperti yang dirasakan Noveri, warga Perumahan Puri Arza I, RT 30, Kelurahan Jambi Luar Kota, Kecamatan Mandalo Darat, Kabupaten Muarojambi.

Dia menernak aneka jenis burung. Ini menjadi jalur sukses bagi laki-laki berusia 27 tahun ini. Adapun jenis burung yang dipelihara lelaki kelahiran Desa Junun, Kabupaten Kerinci ini adalah Burung Loverbird, Burung Kunyit, Kutilang, Kacer, Murai Batu, Nuri Pelangi dan berbagai jenis burung lainnya.

Ayah satu anak ii awalnya melakukan penangkaran ternak burung yang digelutinya secara serius. “Dari SD saya sudah suka memikat burung di kampung, mulai memelihara burung di samping rumah sekitar satu tahun yang lalu,” ujar Noveri saat Jambi Ekspres berkunjung kerumahnya, Senin (7/4).

Dengan hobinya itu, membuat Guru MAN 3 Kota Jambi ini mengeluarkan kocek Rp 30 juta untuk pembelian burung dan pembuatan kandangnya. “Harga Loverbird paling mahal sekitar Rp 1, 8 juta sampai Rp 2 juta untuk satu pasang. Kalau untuk harga Kacer ada yang Rp 800 ribu sampai dengan Rp 1, 2 juta. Kalau burung tersebut sudah bisa bunyi, tapi kalau belum bisa atau masih kecil sekitar Rp 400 ribu. Sementara harga Murai Batu  bisa mencapai Rp 4 juta,” katanya

Mantan Mahsiswa Unja Jurusan Fisika ini juga mengatakan, bahwa perawatan burung yang masuk jenis paruh bengkok ini tidak terlalu sulit. Cukup dibersihkan kandang setiap pagi dan diberikan makanan tambahan seperti sayuran dan jagung muda Lovebird akan tetap sehat dan berreproduksi dengan normal. “Jumlah semua burung yang saya pelihara sebanyak 30 burung, kalau Burung lovebird ini aslinya dari Afrika, tapi sebagian burung yang saya pelihara dibeli dari Payahkumbuh, Jakarta dan solo,” ungkapnya.

Sementara itu, selain memelihara burung, dia juga bisa mengobati burung yang sakit. “Kalau kita pencinta burung tidak bisa mengobati burung yang sakit, bisa habis burung yang kita pelihara. Selain mengobati burung yang saya pelihara, sebagian warga ada juga yang datang untuk mengobati burung pelihara mereka yang sedang sakit, kalau untuk obat kita racik sendiri,” ungkapnya.

Namun untuk satu bulan lelaki kelahiran 9 November 1987 bisa menghabiskan uang sekitar Rp 500 ribu untuk membeli makanan burung peliharaanya. “Saya hanya menyalurkan hobi saja, tapi kalau ada kawan kerja saya yang berminat untuk membeli, saya jual tapi cuma untuk anaknya saja,” sebutnya.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Bima Arya, Canankan Bogor " City In The Garden"




Gudang BurungBesok Senin (7/4) Bima Arya Sugiarto akan dilantik jadi Wali Kota Bogor. Bima ingin membangun Bogor menjadi kota di dalam taman.

"Kalau ditanya apa yang akan saya lakukan, saya akan membuat Bogor menjadi kota dalam taman, City in The Garden," kata Bima saat memberikan sambutan di pembukaan turnamen Tenis Meja 'Pimred Detikcom Cup" di Bogor, Minggu (6/4/2014).


Bima akan memastikan Bogor menjadi kota yang hijau. Dalam pertemuan sejumlah kepala daerah berprestasi di Singapura beberapa waktu lalu, Bima melihat kesuksesan negara sahabat itu dalam penghijauan kota.


"Di Singapura itu benar-benar hijau di mana-mana," kata Ketua DPP PAN ini.


Dia menjaga Kebun Raya tetap menjadi kawasan wisata alam yang bebas dari investasi perhotelan. Langkah ini dianggap penting untuk melestarikan flora dan fauna di Kebun Raya.


"Itu kalau tidak dijaga lama-lama ada hotel di dalam Kebun Raya. ‎Tahun 1950 ada 150 spesies burung di Kebon Raya, sekarang hanya ada 30 spesies. Dan kepala Kebun Raya kemarin bertemu saya, nanti bisa-bisa pohon rubuh satu-satu karena resapan airnya berkurang," kata Bima.


Selain itu, Bima menjanjikan akan menangani persoalan kemacetan yang juga jadi momok di Bogor. Salah satunya menyangkut banyaknya angkot yang ada di Bogor.


"Pertama jumlahnya itu lebih dari 3 ribu. Tangerang saja jumlah angkotnya nggak sampai setengahnya. Jadi yang pertama jumlahnya, kedua sopir angkot itu jangan sampai kehilangan pekerjaan bagaimana, yang ketiga nanti perlu dibuat cekungan-cekungan pemberhentian angkot, karena selama ini kan berhentinya di pinggir jalan," kata Bima.


Dia juga akan merangkul Dirut PT KAI Ignasius Jonan untuk bekerjasama membangun jaringan Kereta Api di Bogor. Maksudnya, nantinya ada beberapa penambahan stasiun, agar KA Bogor Jakarta lebih efektif.

"Saya akan bicara dengan Jonan, agar stasiun dalam kota juga dioptimalkan. Perlu stasiun baru. Misalnya yang mau ke Rancamaya juga bisa ‎naik kereta," kata Bima yang mengenakan batik santai lengan pendek berwarna biru-oranye ini.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Predator Paling Terancam, Elang Flores ( Brontok)

Gudang Burung - Tanah air kita sangat kaya luar biasa. Bentang alam dan hutannya, merupakan rumah bagi berbagai jenis burung di tanah air. Salah satunya adalah dari jenis pemangsa atau raptor. Sekitar 71 jenis raptor bisa ditemukan di tanah a...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

IRT Tipu Pelanggan Berkedok Jual Burung

Gudang Burung - SR (31), perempuan asal Kebun Jeruk, Jakarta Barat, diamankan polisi karena diduga telah melakukan penipuan terhadap 14 orang di Kelurahan Bangbulang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Bogor. Ia terancam hukuman maksimal 5 tahun.SR memil...

Baca selengkapnya dijamin seru! »
Pasang Iklan anda. Hubungi SMS 087888327888