Home / Tag Archives: Info Unik

Tag Archives: Info Unik

Burung Saja Melek Batas Kecepatan, Bagaimana Denganmu?

Gudang Burung - Burung memang tidak bisa membaca marka jalan. Namun jangan salah, burung ternyata mampu mengetahui perbedaan batas kecepatan di beberapa jalan.Burung akan terbang menghindari mobil lebih cepat pada jalan dengan batas kecepatan yang...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Burung Garuda di Doodle Google Bukan Burung Garuda ?

Burung Garuda di Doodle Google Bukan Burung Garuda ?

Gudang Burung - Situs mesin pencari internet Google turut merayakan HUT Ke-68 tahun Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2013), dengan menampilkan desain dekoratif (doodle) bernuansa merah putih, lengkap dengan sosok burung berwarna emas.Tapi, apakah b...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Kopi Burung Walet, Tingkatkan Stamina Saat Drop


Gudang Burung  - Stamina drop saat pekerjaan masih menumpuk, sarang burung walet menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk mendongkraknya. Ada satu kedai yang menawarkan olahan sarang burung walet dengan harga terjangkau.
Sarang burung walet dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, di antaranya obat penyakit pernapasan dan menambah kebugaran tubuh. Namun, mahalnya harga sarang burung walet membuat orang enggan membeli. Di Kendal, Jawa Tengah, disajikan beragam minuman serba sarang burung walet dengan harga terjangkau.

Minuman sarang burung walet yang berkhasiat ini dipadukan dengan minuman hangat maupun dingin. Di kedai Sarang Walet di Jalan Ar Rahman Weleri Kendal, Jawa Tengah, sarang walet disajikan bersama kopi, teh, hingga minuman dingin.

Ada sekira 15 menu sajian sarang wallet, seperti kopi walet, kopi tarik walet, teh walet, kopi vietnam dril walet, hingga es buah walet. Meski berbahan sarang walet yang harganya dikenal mahal, pengunjung tidak perlu khawatir. Menu di sini dapat dinikmati mulai harga Rp8.000 hingga Rp15 ribu.

Bagi penikmat kopi, sajian kopi walet 
terasa berbeda dengan kopi biasa. Ada rasa hangat dan tidak terasa pahit karena campuran sarang burung walet. Rempah-rempah seperti jahe dan sereh juga terasa kental sehingga menghilangkan bau amis dari sarang burung walet.

Menurut pemilik kedai Sarang Walet, Arif Budiman, Indonesia sebagai produsen terbesar sarang walet tidak menikmati khasiatnya karena banyak diekspor ke China. Padahal, khasiat sarang walet baik bagi kesehatan dan bisa dinikmati dengan harga murah.

Diakuinya, sarang burung walet yang digunakan untuk campuran berbagai minuman berasal dari potongan sarang walet rontok usai dipilah-pilah. Sisa sarang walet inilah yang 
dicampur dengan rempah-rempah, seperti jahe, sereh, dan kayu manis sebagai bahan campuran minuman, seperti kopi, teh, dan es buah.

“Walaupun hanya potongan atau sisa sarang burung walet, khasiat yang terkandung sama dengan sarang walet yang diekspor ke China. Sarang burung walet sendiri saya ambil dari penangkaran sedangkan 
kopinya pakai kopi Toraja,” kata Arif.

Arif menambahkan, potongan atau sisa sarang walet dijual Rp2 juta per kilogram sedangkan sarang walet yang bagus dijual hingga Rp8 juta per kilogramnya. Kedai Sarang Walet sendiri, menurutnya, merupakan yang pertama di Indonesia yang menyajikan menu sarang walet dengan harga terjangkau. Dalam sehari, Arif mengaku meraup omset hingga Rp2 juta dari usaha kedai Sarang Walet.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Penggunaan Ponsel Untuk Tangkap Burung

Gudang BurungBagi Rustam (50), telepon seluler (ponsel) tidak sekadar sebagai alat untuk berkomunikasi. Ponsel juga dimanfaatkan warga Gampong Bintah, Kecamatan Madat, Aceh Timurini untuk menangkap burung di sawah.
Pada suatu hari lima tahun yang lalu, tutur pria ini kepada Serambi, Senin (12/8), dirinya kehabisan ide bagaimana cara menangkap burung, terutama ruak-ruak (ayam-ayaman) yang dalam bahasa Aceh dinamai bu-bruek.Burung yang bersuara nyaring ini susah ditangkap meskipun memakai  jaring khusus, apalagi dengan cara menyergap langsung di sarangnya.
Akhirnya muncullah ide untuk memancing dengan suara rekaman burung, menggunakan handphone (hp). Bermodalkan seratusan ribu rupiah, Rustam pun mencari hp bekas di pasar yang bisa merekam suara. Untuk mendapatkan suara, Rustam menunggu sang burung berkoar-koar, lalu merekam suaranya dengan hp tersebut.
Berbekal suara rekaman yang sudah dimilikinya, esok malamnya, Rustam pun mulai memburu ruak-ruak. “Menangkapnya harus malam hari,” kata pria ini.
Cara kerja Rustam begini. Pertama-tama ia taruh hp dan memutar suara burung tersebut di lokasi penangkapan. Ketika suara terdengar, si burung akan mendekati suara tersebut. Rustam yang sudah menyelinap sedari tadi langsung menghidupkan lampu senter menyorot mata burung. Lalu burung yang tak lagi berkutik itu dia tangkap dan dimasukkan ke dalam keranjang satu per satu.
Rustam mengaku beraksi setiap malam mulai pukul 20.00 sampai pukul 00.00 WIB. “Ya, lumayanlah, setiap malam bisa dapat puluhan burung,” katanya. Burung-burung itu dijual Rp 5.000 per ekor. Selain bisa menambah penghasilan, burung-burung ini juga bisa menambah menu hidangan keluarga Rustam di rumah.
Burung yang nama ilmiahnya Amaurornis phoenicurus ini dapat hidup di kawasan berair seperti sawah, payau, maupun hamparan padang terbuka. Makanan utamanya serangga. Suaranya bising, terutama pada waktu subuh dan magrib. Dari suaranya yang bising itulah Rustam berhasil menangkapnya dan menjadi sumber pendapatan harian baginya.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Leher Burung Unta Bukti Fleksibilitas Leher Dinosaurus

Gudang Burung - Ilmuwan yang meneliti burung unta modern mengungkapkan bahwa hewan berleher panjang ini bisa memberikan petunjuk terkait fleksibiltias dinosaurus yang berusia ratusan juta tahun lalu. Dinosaurus ini juga yang memiliki leh...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Kisah Si Terapis Burung Macet


Gudang Burung  - Berawal dari sekedar hobi, Eko Santoso beralih profesi menjadi terapis burung yang mogok berkicau. Jasanya kini diburu para pemilik burung seharga jutaan sampai puluhan juta rupiah.
 
Kian tenarnya warga Kelurahan Karangwaru itu di kalangan para penghobi tak lepas dari semakin banyaknya kasus burung mogok ‘bernyanyi’. Baik karena faktor stres, salah ransum makanan, atau penyebab lain. Bila sudah begini kejadiannya, pasti sang pemilik burung akan bertandang ke rumah Eko.

Untuk memulihkan burung yang mogok berkicau, Eko yang sudah menggeluti profesinya selama 6 tahun pasti memperhatikan habitat asal burung yang diterapi. Kemudian mencermati ransum makan, rutinitas mandi, waktu isolasi di ruang gelap, lamanya dijemur di bawah sinar matahari, dan pasokan air minum murni. Dengan sentuhan tangan dinginnya, burung-burung itu pun riang gembira dan bernyanyi lagi.

“Pemulihan burung kicau yang mogok, seperti kenari, tledekan, kacer, dan pentet memerlukan waktu dua minggu. Sedangkan burung anis merah dan cucak ijo memerlukan waktu lebih lama yakni dua bulan,” ujar Eko.

Eko menjelaskan, burung yang mogok berkicau dan diterapi olehnya sangat beragam jenis dan harganya. Mulai dari harga tiga sampai puluhan juta rupiah.

Saat ini Eko dibantu oleh anaknya menerapi tujuh ekor burung. Dengan keahlian yang dimiliki selama menerapi burung yang mogok berkicau Eko tidak memungut biaya kepada sang pemilik. Hanya saja pemilik burung biasanya mengganti biaya makanan selama proses terapi, nominalnya pun tidak terlalu besar.

Nah jika burung Anda ngambek, jangan khawatir, silahkan saja datang ke tempat Eko dan menjalani terapi. Insya Allah burung Anda akan berkicau lagi. 

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Oleh-Oleh Burung Kenari

Guidang Burung  - Oleh-oleh merupakan hal yang harus selalu dibawa para pemudik ketika berlebaran di kampung halamannya. Seperti halnya, Taufik yang akan mudik ke Palembang. Dia membawakan oleh-oleh unik untuk keluarganya di Kota Pempek itu.T...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Ekspresi Wajah Camar Laut yang Mabuk Semut

Gudang Burung - Burung camar di Inggris mengalami perubahan tingkah laku setelah memakan semut terbang. Peneliti alam menyatakan bahwa setelah adanya gelombang panas yang terjadi beberapa waktu terakhir, bagian barat daya Inggris dipenuhi den...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Terapi Sangkar Burung Bagi Perokok Berat

sangkar-rokok130705b.jpg (673×373)

Gudang BurungSeorang perokok berat telah mengambil langkah drastis untuk menghentikan kebiasaannya. Ia mengunci kepalanya dalam sangkar yang mencegah dia menempatkan rokok di mulutnya. 

Ibrahim Yücel begitu yakin dengan kemauannya untuk berhenti merokok. Ia membuat helm berbentuk sangkar yang terinspirasi dari helm pengendara motor. Yücel, yang saat ini berumur 42 tahun, telah menghabiskan dua bungkus rokok per hari sejak usianya 16 tahun. Ayahnya meninggal akibat kanker paru-paru. Sejak itu ia memutuskan berhenti merokok.

“Ini saya lakukan demi kesehatan dan kebaikan keluarga saya,” kata Yücel. Namun, segala upaya Yücel  gagal dan ia kembali merokok. Menurut laporan Daily Mail, ia hampir putus asa. 

Yücel, yang berasal dari Turki ini, akhirnya  merancang helm mirip dengan kandang burung. Helm ia buat untuk mencegahnya balik ke kebiasaan buruknya. Helm tersebut digunakan setiap saat olehnya. Untuk menghindari keinginan membuka helmnya, Yücel sengaja menitipkan kunci helm tersebut kepada istrinya. 

Awalnya, keluarga Yücel meragukan tentang tindakan konyolnya memakai helm kemana pun ia pergi. Namun, setelah beberapa hari, akhirnya keluarga Yücel pun mendukung sepenuh hati keputusannya karena hal tersebut merupakan kebaikan untuk dirinya dan keluarganya. 

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Burung Hantu Tersenyum

Gudang Burung - Pernah melihat seekor burung hantu tersenyum? Inilah yang terlihat dari seekor burung hantu ini rupanya sedang menikmati kebahagiaan dalam hidupnya.Burung hantu yang tengah bertengger di cabang pohon Taman Nasional Olympic, di Wash...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Video Burung Pelatiuk Menari-nari. Penasaran?

Gudang Burung - Perilaku hewan terkadang memang aneh. Namun banyak sekali pengalaman lucu yang dapat diperoleh. Seperti pengalaman seorang pria yang memiliki akun Youtube bernama Steigmeier53. Pria ini mengabadikan momen saat meliha...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Perdebatan Mengenai Asal-Usuk Kiwi Part II

Perdebatan Mengenai Asal-Usuk Kiwi Part II

Gudang Burung - Mengingat bahwa Selandia Baru terpisah dari Australia saat benua purba Gondwana terpecah, banyak yang menyangka nenek moyangburung kiwi berasal dari Australia."Secara psik...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Perdebatan Mengenai Asal-Usul Kiwi Part. I

Gudang Burung - Burung kiwi yang berasal dari Selandia Baru ternyata asal-usulnya kemungkinan besar bukan dari Australia. Hal ini diungkapkan dalam sebuah kajian terbaru DNA kuno.Profesor Alan Cooper dari University of Adelaide di Australia Selata...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Dilarang Beli Aksesoris Fauna Liar

Dilarang Beli Aksesoris Fauna Liar

Gudang Burung - Pemerintah Brasil merilis aturan bagi para fan Piala Dunia yang melarang membeli segala bentuk cendera mata berupa satwa liar. Aturan tersebut dikeluarkan Rabu (28/5/2014) lalu waktu setempat.Satwa yang dilindungi seperti burung be...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Rasakan Sensasi Cafe Burung Hantu

Gudang Burung - Bagi sebagian orang, makanan selezat apapun akan terasa hambar jika hanya dinikmati sendiri. Namun di Jepang, duduk sendiri di kafe bukan masalah. Ada hewan-hewan yang bisa mengusir sepi.Beberapa waktu lalu, Jepang memperkenalkan k...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Sarang Burung terbuat Dari Gantungan Baju

Gudang Burung - Berkali-kali warga Tokyo, Jepang kehilangan gantungan baju alias hanger yang ditaruh di belakang rumah. Selidik punya selidik, hanger-hanger itu ternyata dijadikan bahan membangun sarang oleh burung yang hidup d...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Seorang Kakek Ditahan Polisi Karena Menembaki Burung Di Kabel

Gudang Burung - Seorang pria tua berusia 80 tahun kini harus menghadapi tuntutan hukum gara-gara menembaki burung-burung yang bertengger di kabel-kabel listrik di kawasan tempat tinggalnya di Cabramatta, di luar kota Sydney, Australia.Pria yang ya...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Bukit Rhema Dengan Bangunan Menyerupai Burung

Gudang Burung - Bangunan unik berbentuk kepala burung berdiri tegak di puncak Bukit Rhema, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bangunan ini telah mangkrak selama puluhan tahun.Bangunan berwarna putih dengan paruh burung warna mer...

Baca selengkapnya dijamin seru! »
Pasang Iklan anda. Hubungi SMS 087888327888