Gudang Burung – Sering kita jumpai di pasar-pasar burung dimana dijual burung kenari hasil tangkaran dalam kandang ombyokan, hampir rata-rata kenari yang dijual di kandang ombyokan tersebut berusia dua hingga tiga bulan.Sehingga harganya pun …

 Gudang Burung – Hal lain yang tak kalah penting dalam pemilihan bakalan Murai Batu adalah mengenai tempat asal Murai Batu tersebut. Tentu saja, yang tak lain dan tak bukan favorit Murai Batu lovers adalah jenis Murai Batu yang berasal dari M…

 Gudang Burung  – Memilih Murai Batu bakalan tak hanya diperhatikan segi fisik, usia, maupun tingkah lakunya saja. Tetapi juga suara kretekannya. Apa itu kretekan? Kretekan yang bagus adalah kretekan keras. Kretekan keras tidak berkorelasi a…


Gudang Burung – Setelah dari segi fisik serta usia, kita dapat mengetahui karakter seekor burung dari bagaimana tingkahnya ketika dipegang oleh seseorang. Seperti halnya ketika akan memilih Murai Batu. Hal ini sangat sederhana, tetapi juga sangat penting.
Karena karakter burung bisa dinilai dari mentalnya. Mental burung yang bagus adalah ketika burung tersebut kita pegang, maka burung tersebut memberikan perlawanan. Entah dengan berusaha mematuk tangan kita, ataupun bersuara dengan kencang.
Jika demikian, beruntunglah anda karena burung tersebut masuk ke dalam kategori burung bermental bagus, yang ketika di adu dengan burung lainnya tidak ‘’mbagong’’.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi lainnya. Salam kicau. (rsp)


Gudang Burung  – Ketika segi fisik dari memilih bakalan Murai Batu telah kita lalui bersama, tetapi kita masih merasa bingung menyangkut memilih Murai Batu bakalan yang bagus. Bagaimana jika demikian? Apa tidak ada cara yang lain?
Tentu saja ada. Ketika dari segi fisik telah kita lalui, mulai dari segi kaki, warna bulu dada, maka hal yang dapat kita lakukan agar mengetahui burung bakalan yang akan kita beli muda ataukah sudah tua, anda dapat melakukan hal berikut ini.
Mintalah izin terlebih dahulu dengan penjual burung untuk menangkap burung tersebut. Setelah itu, bilanglah kepada si penjual untuk membuka paruh burung Murai Batu tersebut. Jika :
  •         Rongga mulut berwarna putih atau cerah, berarti Murai Batu tersebut tergolong Murai Batu yang muda.
  •     Rongga mulut berwarna hitam atau gelap, berarti Murai Batu tersebut tergolong Murai Batu yang telah dewasa.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi lainnya. Salam kicau. (rsp)


Gudang Burung  – Dalam memilih Murai Batu bakalan yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah mengenai warna serta bentuk ekor dari burung tersebut, serta warna bulu dada. Jikalau anda sudah profesional mengenai cara memilih bakalan Murai Batu bakalan yang bagus, mungkin bukan merupakan sesuatu yang sulit.

Tetapi jika bagi para pemula, hal ini perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak mendapatkan bakalan yang terkesan ‘’abal-abalan’’. Hal yang perlu diperhatikan adalah warna ekor serta bentuknya dan bulu dada. Mengapawarna ekor serta bentuknya dan bulu dada?

Dari segi ekor serta bentuknya : pilihlah Murai Batu yang ekornya tidak terlalu panjang, berukuran medium yakni sekitar 15-25 cm. Serta dari pangkal bulu hingga ujung bulu melengkung ke bawah. Biasanya burung ber ekor seperti ini cepat jadi dan anda akan melihat ekornya yang cantik ketika burung berkicau.

Dari segi warna bulu dada : pilihlah Murai Batu yang bulu dadanya berwarna kuning ke oranyean. Tapi usahakan yang dominan warna kuning, atau warna kuningnya lebih cerah daripada warna oranye nya. 

Demikian sedikit tips yang dapat saya bagikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi burung kicau lainnya. Salam kicau. (rsp)


Gudang Burung – Dalam memilih Murai Batu bakalan yang pertama kali diperhatikan adalah mengenai bentuk warna kaki dari burung tersebut. Jikalau anda sudah profesional mengenai cara memilih bakalan Murai Batu bakalan yang bagus, mungkin bukan merupakan sesuatu yang sulit.

Tetapi jika bagi para pemula, hal ini perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak mendapatkan bakalan yang terkesan ‘’abal-abalan’’. Hal yang perlu diperhatikan adalah kaki burung itu sendiri. Mengapa kaki?
Karena kita dapat menilai umur atau usia burung dari warna serta tekstur kakinya. Untuk yang direkomendasikan adalah memilih Murai Batu yang kakinya berwarna hitam mengkilap dan tidak bersisik.
Karena apabila kakinya berwarna hitam saja dan telah bersisik, maka Murai Batu tersebut sudah tergolong dewasa yang mungkin juga sulit untuk dipelihara. Jikalau terpaksanya tidak ada atau susah mendapatkan burung yang berkaki hitam mengkilap dan tidak bersisik, sebaiknya anda mencari ke tempat yang menjual burung Murai Batu yang belakangan ini semakin banyak di kota-kota besar.
Tips lainnya adalah memilih Murai Batu yang berkaki putih, karena untuk Murai Batu berkaki seperti ini tergolong masih muda yang berumur sekitar 3 bulan. Tetapi jangan memilih yang masih berwarna merah muda atau pink, karena Murai Batu tersebut sedang dalam proses yang dinilai masih memerlukan perhatian yang lebih dari si penjual Murai Batu tersebut.