Loading...
Pengetahuan

Tanya jawab tentang burung murai batu

murai batu 2Murai batu adalah satu dari beberapa jenis burung peliharaan yang paling banyak dicari dan dipelihara oleh sebagian besar penggemar burung di Indonesia. Suara yang kencang dengan isian yang bervariasi adalah satu hal yang mampu menjadi daya tarik para penghobi burung terhadap spesies burung yang hanya ditemukan di kawasan tropis Asia ini.

Seiring dengan itu banyak pertanyaan-tanyaan umum yang sering muncul mengenai murai batu dan perawatannya, dan berikut ini himpunan tanya-jawab seputar burung murai batu yang berhasil dihimpun oleh omkicau dari berbagai sumber.

Umumnya pertanyaan yang paling banyak diajukan adalah mengenai perawatan harian, mabung, dan masalah di penangkarannya.

Umur murai batu
T(Tanya): Sampai usia berapa burung murai batu peliharaan sanggup bertahan hidup?
J(Jawab): Rata-rata rentang hidup burung murai batu adalah 16 tahun namun ketika burung dipelihara usia mereka bisa bertahan hingga 20 tahun atau lebih.

Mabung pertama pada murai batu remaja
T: Pada usia berapa anakan burung akan mengalami mabung pertamanya?
J:  Mabung pertama pada burung murai batu trotolan sangat bervariasi waktunya, dan semua itu sangat tergantung dari bagaimana cara perawatan yang diterapkan pada burung tersebut.

Murai batu trotolan yang selama ini dipelihara dalam kandang luas atau kandang aviary dan yang sering ditempatkan di luar ruangan akan mengalami masa mabung yang lebih cepat yaitu ketika usianya telah mencapai 2 bulan.

Sedangkan burung trotolan yang selama ini dipelihara dalam sangkar harian yang biasa dan sering disimpan di dalam ruangan pada umumnya akan mengalami mabung pertamanya setelah burung tersebut berusia 4 bulan atau lebih. Namun ketika murai batu trotolan tersebut rutin diberikan vitamin serta pakan yang mengandung tinggi nutrisi maka mereka akan mengalami mabung pertamanya itu dalam waktu yang lebih cepat, yaitu pada usia 2 – 3 bulan sehingga burung akan lebih cepat berkembang menjadi burung dewasa.

Panjang ekor murai batu
T: Makanan apa yang diberikan agar ekor burung murai batu bisa panjang maksimal?
J:  Salah satu hal yang paling sulit ketika memelihara burung murai batu adalah merawat dan membuat ekornya jadi lebih panjang.

Biasanya bulu ekor akan bertambah panjang dalam kurun waktu 2 bulan setelah burung tersebut selesai berganti bulu menjadi bulu dewasa (setelah mabung pertama). Akan tetapi semua itu harus didukung pula dengan mencukupi kebutuhan nutrisinya.Jika burung selalu kekurangan nutrisi maka panjang ekor tidak akan maksimal dan cenderung akan lebih pendek dari yang semestina.Selain itu bulu-bulu ekor juga harus dijaga jangan sampai copot sebelum burung mengalami mabung, karena jika itu terjadi maka bulu ekor akan tumbuh dengan bentuk yang lebih pendek dari sebelumnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ketika burung sedang mabung atau ketika bulu ekor dari burung murai batu tersebut copot sebelum mabung maka burung harus diberikan vitamin tambahan yang mengandung banyak vitamin B dan Biotin (vit B7). Karena dalam banyak kasus burung murai batu yang kekurangan vitamin B dan Biotin cenderung menghasilkan bulu ekor yang prematur.

Vitamin B bisa didapatkan dari vitamin tambahan sedangkan Biotin bisa didapatkan dari tepung atau minyak ikan.

Makanan untuk murai batu
T: Apakah burung murai batu bisa diberi makan buah-buahan?
J:  Burung murai batu adalah burung pemakan serangga (insectivorus) dan jarang sekali ada orang yang memberikan pakan buah-buahan bagi burung kesayangannya itu. Namun dalam buku berjudul “Softbills” karangan Martin Vince menyebutkan pemberian buah untuk burung murai batu, jadi dari situ kita bisa mengetahui bahwa ada yang pernah memberikan buah-buahan untuk burungnya dan itu ternyata disukai oleh burung, seperti halnya ketika kacer diberikan buah pisang. Namun bagaimanapun jika selama ini perawatan yang diberikan tanpa buah-buahan sudah memberikan hasil yang lebih baik, itu artinya tanpa diberikan buah-buahan pun murai batu bisa tampil lebih maksimal.

T: Apakah jenis pakan hidup yang bisa diberikan pada burung murai batu ?
J:  Karena sifat burung murai batu adalah insectivora atau pemakan serangga, maka itu artinya makanan utama mereka adalah serangga dan hewan-hewan invertebrata (tidak memiliki tulang belakang). Ada banyak jenis pakan hidup yang bisa diberikan untuk burung murai batu, dan beberapa jenisnya sudah pernah diulas di sini.

Suara kicauan burung murai batu
T: Mengapa burung murai batu tidak mau berkicau meskipun sudah dalam kondisi yang baik?
J:  Sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa hormon testosteron memegang peranan penting yang bisa membuat burung jantan berkicau. Ketika kelenjar yang memproduksi hormon testosteron tidak bekerja maka burung tersebut tidak akan bernyanyi. Namun ketika hormon artifisial (buatan) diberikan pada burung, maka mereka akan rajin berkicau.

Karena itu jika ingin agar burung murai batu kesayangan anda mau berbunyi rajin maka hormon testosteron dari burung jantan harus dimunculkan, caranya? Ketika burung tersebut sedang menjalani masa mabungnya maka berikanlah semua nutrisi yang dibutuhkan untuk regenerasi bulu dan juga untuk kesehatannya, dengan begitu tingkat testosteron akan meningkat secara bertahap sampai burung menyelesaikan mabungnya dan pada saat itulah burung akan mengalami apa yang dikenal dengan istilah top form atau performa puncak.

T: Mengapa burung murai batu suka berkicau dengan lagu yang diulang-ulang / ngeban?
J:  Ngeban pada burung murai batu biasanya muncul lantaran burung memiliki repertoar yang sangat kecil. Kurangnya suara-suara isian, burung yang jarang diberikan pemasteran, atau burung yang tidak berada dalam kondisinya (breeding/birahi) cenderung menyanyikan lagu yang berulang. Murai batu yang baik umumnya akan berkicau dengan lagu-lagu yang bervariasi meskipun mereka tidak sedang berada dalam kondisi breeding.

T: Burung murai batu dirumah sangat rajin berkicau tetapi ketika bertemu musuhnya malah diam saja?
J:  Murai batu adalah burung teritorial dan akan berusaha mempertahankan wilayahnya ketika berada dalam kondisi breeding.

Burung yang dirawat sejak lama maka ia akan memperlakukan sangkar dan lingkungan rumah anda sebagai wilayah kekuasannya. Ketika burung itu berada di tempat yang jauh dari rumah dan diluar wilayahnya maka kemungkinan besar burung akan merasa terintimidasi terutama jika burung sedang tidak dalam kondisi birahi/breeding.

Burung murai batu yang masih berusia 1,2 dan 3 tahunan mungkin masih belum cukup matang secara seksual, sehingga burung ini cenderung mudah merasa tertekan ketika berhadapan dengan burung lain, selain itu kurangnya pengalaman karena burung jarang dibawa keluar (dari lingkungan yang mereka anggap wilayah kekuasaanny) juga menjadi penyebab mengapa burung lebih banyak diam ketika bertemu musuh-musuhnya.

T: Apakah burung murai batu betina berkicau dengan baik?
J:  Burung murai batu betina bisa berkicau sebagaimana burung jantan, namun mereka hanya sesekali saja dan akan lebih bersemangat berkicau ketika memasuki musim kawin. Meski ada beberapa burung betina yang mempunyai suara-suara isian namun kebanyakan lagu-lagunya cukup pendek. Dalam beberapa penelitian, ketika burung betina diberikan hormon testosteron secara mengagumkan lagu-lagu mereka jadi mirip dengan lagu burung jantan.

T: Bagaimana mengembangkan suara kicauan burung murai batu agar lebih baik?
J:  Kicauan yang dibawakan oleh burung murai batu merupakan hasil dari kemampuan yang dimilikinya, terutama dalam mendengarkan dan merekam beberapa suara yang diperdengarkan kepadanya.

Umumnya kemampuan mendengar dan mengolah suara-suara dari masterannya itu sangat berkaitan dengan masalah genetik atau indukan. Indukan yang mempunyai suara kicauan yang baik biasanya akan mewariskan sifat tersebut pada anak-anaknya. Sedangkan diluar itu, maka kepintaran burung murai batu berkicau tentu sangat tergantung bagaimana anda merawat burung tersebut terutama ketika burung masih berusia trotolan.

Jika sewaktu burung masih berusia trotolan selalu diberikan suara-suara masteran yang baik, maka setelah burung berusia dewasa suara-suara tersebut akan sering dilagukan oleh mereka.

Cara memaster murai batu
T: Bagaimana cara memaster burung murai batu dengan tepat?
J:  Memaster burung murai batu yang tepat bisa dilakukan ketika burung masih berusia trotolan, karena pada usia tersebut burung sedang dalam masa belajar dan mempelajari suara-suara yang didengarnya.  Burung dewasa pun bisa diberikan pemasteran dan akan berhasil jika beberapa persyaratannya dipenuhi, di antaranya: Memaster dalam ruangan, tidak terganggu oleh suara lain, hanya dimaster dengan 1 – 3 ekor burung masteran saja. 


Vitamin B komplek
T: Mengapa vitamin B komplek menjadi sesuatu yang penting untuk burung murai batu?
J: Murai batu adalah burung yang aktif namun sangat rentan terkena penyakit terutama ketika kekurangan vitamin B.  Hal ini ternyata tidak dialami oleh burung murai batu saja, semua jenis burung pemakan serangga pun akan rentan dengan berbagai penyakit ketika mereka menderita defisiensi vitamin B komplek.

Salah satu gejala yang sering terjadi akibat burung kekurangan vitamin B komplek adalah burung yang tiba-tiba lumpuh, kejang-kejang, dan gangguan keseimbangan.  Jika itu menimpa pada burung murai batu peliharan anda, maka segeralah atasi dengan memberikan vitamin B komplek yang cukup.

Semoga manfaat
 

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment