Loading...
Pengetahuan

Tahapan melatih parkit jinak tangan

Burung parkit meski memiliki tubuh yang berukuran kecil dari jenis burung paruh bengkok, namun kecerdasannya hampir sama dengan jenis paruh bengkok lainnya. Parkit memang termasuk burung yang cerdas dan mudah dibuat jinak, dan karena kelebihannya itulah burung parkit sering dijadikan sebagai burung peliharaan untuk di latih keterampilan ataupun sekedar dibuat jinak saja. 

Karakter parkit yang mudah beradaptasi disertai rasa ingin tahunya yang sangat tinggi itu membuat parkit semakin banyak diminati , terlebih dengan  kemampuan lainnya yaitu bisa meniru suara berbagai macam suara yang didengarnya termasuk suara manusia, karena itu pula burung parkit kerap digunakan sebagai burung masteran bagi pemilik kicauan dirumahnya. 

Pada kali ini tabloidburung akan memberikan panduan bagaimana menjinakan burung parkit, dan sebelumnya harus diketahui pula bahwa menjinakan parkit itu terdiri dari dua tahap yaitu :

  1. Menjinakan parkit yang masih liar atau giras 
  2. Menjinakan parkit untuk tujuan pelatihan atau jinak tangan.


Pelatihan Tahap Pertama Membangun kepercayaan

 

Pertama tama tentu saja kita tidak akan mengeluarkan burung dari kandangnya sebelum parkit benar-benar mau dihampiri oleh tangan kita, jadi dalam hal ini kita akan berusaha merebut perhatian siparkit agar mau bertengger di tangan kita ketika kita mengucapkan kata-kata ” UP” ( menggunakan istilah bhs inggris yang berarti melompat).

Kalau burung parkit yang kebetulan anda miliki adalah yang dipelihara dari anakan tentu hal ini menjadi mudah, parkit anda mungkin sudah mengetahui bahasa tangan jadi ia akan langsung menghampiri tangan anda begitu tangan anda masukan ke dalam sangkarnya sambil berkata – kata untuk menyuruhnya naik ke atas tangan anda. 

 Jika dalam dua – tiga kali tahapan tersebut burung sudah mau bertengger di tangan anda, berarti sudah waktunya kita mengeluarkan burung dari sangkarnya dan melatihnya di luar sangkar, yaitu didalam ruangan yang tertutup (dengan menutup jendela dan pintu serta celah yang memungkinkan burung untuk terbang menjauh) .

Dalam melatih parkit ini, yang diperlukan adalah sebuah hubungan antara pemilik dan peliharaanya dan hubungan tersebut adalah bagaimana membangun kepercayaan parkit terhadap pemiliknya, dan dengan demikian burung tidak akan mudah menjauh dari kita begitu melihat kesempatan untuk terbang ( kabur) , nah untuk menjaga hal tersebut beberapa penggemar ada yang memberikan metode wing clipping pada burungnya dengan harapan agar burung menjadi lebih bergantung kepada pemiliknya namun ada juga yang tidak menggunakan metode tersebut dan lebih berkeyakinan pada membangun kepercayaan antara burung dan pemiliknya.

Pelatihan Tahap Kedua Menjinakan parkit

Disini kita tidak akan menggunakan kandang dalam menjinakan parkitnya jadi pastikan kalau parkit sudah benar – benar mau bertengger ditangan kita dan tidak segera pergi menjauh seprti yang sudah dijelaskan dalam tahap pertama yaitu membangun kepercayaan.

Sekarang kalian pasti sudah mengalami kalau burung hanya melihat saja begitu kita mengganti makanan atau minuman dalam sangkarnya, itu karena burung sudah bisa beradaptasi dengan tangan kita dan tidak akan takut atau menjauh lagi begitu tangan kita menghampiri mereka baik itu untuk mengelus ataupun memegangnya. 

Gunakan kesempatan setiap kali anda mengganti makanan atau minumnya dengan cara mengasongkan jari anda agar burung mau bertengger dalam jari jari tangan anda, lakukan terus hingga burung benar benar mau bertengger begitu kita sorongkan jari dihadapannya. 

Pada intinya jika burung sudah mau bertengger lama di jari tangan anda berarti burung sudah dalam kondisi hampir jinak. dan sekarang sambil burung tetap bertengger dijari anda cobalah angkat dan hampiri burung lalu ucapkan kalimat-kalimat yang lembut yang bertujuan memberikan kepercayaan bahwa burung tersebut akan aman selama dalam bertengger di jari anda. 

Yang terpenting dalam hal ini adalah tetap mmeberinya perhatian biarpun kemudian parkit tidak mau bertengger atau bergerak mau melompat tetapi jika anda melakukannya dengan telaten sambil tetap memberikan ucapan-ucapan lembut pasti burungpun akan mulai memahami apa maksud anda tersebut, jadi lakukan setiap hari sampai burung benar-benar mau bertengger dengan nyaman dan aman di jari tangan anda. 






 

Oke, Selamat Mencoba

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment