Loading...
Pengetahuan

Peneliti Irlandia temukan spesies burung baru di Wakatobi Sulawesi

wakatobiSpesies burung baru telah ditemukan oleh para peneliti dari Trinity College Dublin, Irlandia di rantai kepulauan Indonesia. Pada ahli yang dipimpin oleh Sean Kelly , seorang mahasiswa PhD di Trinity mengklaim telah menemukan Wakatobi Flowerpecker (Dicaeum kuehni) dalam ekspedisi keanekaragaman hayati Wakatobi Sulawesi. 

Sean Kelly, seorang mahasiswa PhD di Trinity dan penulis utama dari studi mengkonfirmasikan penemuan, memperingatkan bahwa laju pembangunan di wilayah tersebut dapat menghapus makhluk langka lain sebelum mereka diidentifikasi.


“Karena manusia mengubah lingkungan alam Sulawesi pada tingkat yang sangat cepat, penemuan dan deskripsi spesies di wilayah ini sangat penting,” katanya. “Penelitian ini juga menyoroti kebutuhan untuk integratif, penelitian multi-disiplin di wilayah tersebut.”

“Tanpa ini kita mungkin akan gagal untuk mengenali dan menghargai keanekaragaman hayati sebenarnya luar biasa dari wilayah ini. Selain itu, kami menjalankan risiko kehilangan spesies evolusi yang berbeda sebelum kita bahkan bisa menemukan atau menikmatinya.”

Wakatobi Flowerpecker secara genetik berbeda dan secara substansial lebih besar dari kerabat terdekatnya, Flowerpecker sisi-abu, yang tidak bercampur atau berkembang biak. Penelitian juga menunjukkan bahwa burung ini tidak menyeberang 27km bentangan laut di mana tetangganya hidup.
Sebelah kiri adalah grey sided flowerpecker jantan (atas) dan betina (bawah) sedangkan di sebelah kanan adalah Wakatobi FLowerpecker jantan (atas) dan betina (bawah)
 Wilayah di mana penemuan itu dibuat, pulauWakatobi di Sulawesi Tenggara, terkenal di kalangan ilmu pengetahuan dengan salah satu bapak ilmu pengetahuan modern yang terlupakan, Alfred Russel Wallace.

Dia secara independen mengandung gagasan evolusi melalui seleksi alam di tahun 1850-an. Beberapa karyanya diterbitkan bersama oleh tulisannya kontemporer yang lebih terkenal, sebelum Charles Darwin menerbitkan buku Evolution Of The Species-nya yang malah lebih terkenal.

Para ilmuwan sekarang percaya bahwa kurangnya penelitian dan analisis genetik pada burung yang sama berarti bahwa jumlah spesies pada relatif telah diremehkan secara signifikan.

Dr. Nicola Marples, profesor zoologi di Trinity dan penulis senior, menyatakan status perlindungan untuk pulau-pulau Wakatobi harus ditinjau kembali menyusul penemuan tersebut.

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment