Mengetahui Lebih Dalam Perilaku Unik Burung Kadalan

Perilaku unik burung kadalan diketahui ternyata memiliki keterkaitan dengan satwa lain, termasuk jenis primata endemik di Pulau Sulawesi.

Pulau Sulawesi memang menyimpan berjuta misteri terkait potensi sumber daya alam di dalamnya, termasuk mengenai burung kicauan.

Banyak ornitholog dan juga konservasionis kelas dunia yang melakukan penelitian burung kicau yang terdapat di Sulawesi.

Sejauh ini telah tercatat 96 spesies burung endemik di Sulawesi, salah satunya adalah burung kadalan atau yellow billed malkoha.

Meskipun bukan termasuk jenis burung yang populer alias tak banyak dijadikan sebagai burung peliharaan, burung ini memiliki perilaku yang sangat unik.

Mengetahui Lebih Dalam Perilaku Unik Burung Kadalan travel.kompas.com

Perilaku unik burung kadalan ini terbilang cukup menarik. Dimana mereka akan membangun sarang mereka sendiri serta akan membesarkan sendiri anak-anak mereka hingga berusia dewasa.

Perilaku ini memang terbilang cukup unik. Sebagian besar dari jenis burung kadalan ini memang ada yang menitipkan telur mereka kepada burung madu atau sun bird.

Setelah telur burung menetas, maka sang induk dari burung madu itu juga yang akan merawat anak urung kadalan hingga berusia dewasa. Namun tidak semua burung kadalan memiliki sifat seperti itu.

Burung kadalan memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dengan panjang sekitar 49cm. Panjang dari ekor dengan memiliki warna ujung merah karat yang sangat jelas.

Mahkota dan juga tengkuk dari burung ini memiliki warna abu-abu. Tubuh bagian atas burung ini berwarna hijau pucat. Kulit di sekitar mata mereka memiliki warna merah menyala.

Tubuh bagian bawah dari burung kadalan ini memiliki warna merah karat dan tidak ada warna putih pada bagian ujung ekor.

Untuk burung kadalan jantan biasanya memiliki iris berwarna biru, sedangkan untuk kadalan betina memiliki iris berwarna kuning. Warna paruh kadalan jantan dan juga betina juga berbeda.

Burung kadalan jantan memiliki paruh yang berwarna merah sedangkan untuk kadalan betina memiliki paruh berwarna coklat.

Warna kaki burung kadalan ini adalah abu-abu. Burung ini juga memiliki kebiasaan bertengger dalam jangka waktu yang lama.

Yang membuat burung ini lebih unik, biasanya burung ini hanya akan hidup dua pasang atau hanya dalam kelompok kecil saja.

Sarang mereka biasanya ditemukan diantara ranting-ranting berdaun di antara pohon. Seperti halnya burung lainnya, burung kadalan ini akan memperbanyak keturunan dengan cara bertelur.

Burung kadalan betina akan mengeluarkan telur sebanyak 2 hingga 3 butir. Biasanya burung ini berkembang biak pada bulan Juni-Agustus atau November-Maret.

Burung kadalan merupakan salah satu burung lokal yang terdapat di wilayah Indonesia. Persebaran burung ini umumnya terdapat di wilayah kepulauan Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Selain itu, burung ini juga dapat dijumpai di wilayah selatan Thailand, Myanmar, dan juga barat laut Filipina.

Burung ini memiliki ukuran tubuh yang gemuk, dengan bentuk paruh yang melengkung dan juga suara yang dimiliki hampir sama dengan burung toucan atau ramphsatidae.

Perilaku unik burung kadalan ini juga datang dari jenis makanan yang dia makan. Burung kadalan sangat menyukai serangga.

Beberapa serangga berukuran besar seperti ulat bulu sangat digemari oleh burung yang satu ini. Tak hanya itu, burung ini juga mampu memangsa kepiting, kadal, bahkan hingga anak burung jenis lain.

Selain makanan yang unik, ternyata burung ini juga memiliki 6 ras dengan wilayah persebaran yang berbeda.

Dari 6 ras tersebut 5 diantaranya terdapat di Indonesia, bahkan 4 diantaranya hanya dapat dijumpai di negeri kita.

About dr.gaplek

Check Also

Mengetahui Keunikan Burung Toucan dan Perkembangbiakannya

Toucan merupakan salah satu jenis burung unik yang bisa dijumpai di wilayah Amerika Tengah dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *