Kenali gejala tetelo pada burung dan unggas 2

Kenali gejala tetelo pada burung dan unggas

Posted on

Newcastle Disease atau tetelo kerap terjadi pada burung atau unggas , penyakit ini juga dikenal dengan nama lain seperti Avian distemper, domestik newcastle, Newcastle endemik, Parinfluenza, Pneumoencephalitis, Foll Pseudo Pest, Mesogenik Newcastle dan Newcastle Mild.  Umumnya penyakit ini akan menyerang unggas yang masih dalam pertumbuhan juga unggas yang sudah berusia dewasa. 


Beberapa gejala yang diakibatkan dari penyakit ini adalah:

Unggas yang masih dalam petumbuhan:

  • Suara yang keluar waktu bernafas, terlihat seperti yang terengah-engah, batuk, berkicau, kadand disertai dengan mata yang membengkak dan burung atau unggas akan mencoba menggaruknya. bahkan sering juga terjadi bengkak dibawah mata (sinusitis), dan setelah 10 hingga 14 hari mulai diikuti oleh gejala lain seperti gangguan saraf dengan gejala sayap terkulai, kaki mengejang, leher bengkok dan kepala terlihat berputar-putar.

Akibat yang ditimbulkan dari gejala ini adalah :

  • Depresi, kurangnya nafsu makan atau sama sekali tidak memiliki keinginan untuk makan, kelumpuhan, kejang-kejang, kotoran berwarna hijau berair, bengkak pada jaringan kepala dan leher dan terlihat tanda kerusakan saraf jika burung bertahan pada fase akut.
  • Burung atau unggas yang terkena cenderung sering membuka paruhnya (menganga) dengan air liur yang banyak dan kotoran yang berbau busuk yang berwarna putih kekuningan yang kadang bercampur dengan darah, kehilangan keseimbangan dan sering memutar-mutarkan kepalanya, kematian seing terjadi akibat terinjak-injak oleh unggas lainnya.

Gejala jika terkena pada Unggas dewasa:

  • Nafas yang bersuara, Produksi telur yang tidak normal, hidung dan mata yang berair.


Pengobatan

  • Jaga kondisi burung atau unggas yang terkena penyakit tersebut untuk tetap hangat dan cukup makanan.
  • Segara berikan Vaksin yang tersedia, meski ada beberapa peternak yang lebih memilih mengorbankan unggas atau burung yang terkena tersebut sebelum menginfeksi unggas lainnya, penyakit ini memang berbahaya jika menginfeksi seluruh peternakan sehingga alternatif lain selain memberikan pengobatan secara terpisah yaitu dengan cara mengorbankan unggas yang terinfeksi tersebut.

Waspada juga penyebaran infeksi bakteri sekunder akibat dari penyakit ini khususnya Penyakit Air Sac Mite atau infeksi kantung udara dan penyakit pernafasan kronis.umumnya setelah diberi vaksin si unggas penderita ini akan memiliki kekebalan aakan tetapi ia tetap menjadi pembawa penyakit selama satu bulan.

Apakah newcastle disease atau tetelo itu?

Penyakit tetelo merupakan penyakit akibat virus yang bisa menyebabkan kematian tinggi pada unggas ternak atau burung, penyebaran terutama pada bangkai ayam dan produk dari daging ayam tersebut, namun bisa juga terjadi akibat peyebaran melalui angin yang menempelkan virus tersebut pada pakaian ataupun sepatu yang dikenakan peternak sewaktu mengunjungi peternak lain yang kebetulan memiliki unggas yang bermasalah, penyebaran melalui burung liar, dan juga penyebaran yang terbawa oleh angin atau udara yang berhembus.
 
Sumber penyebaran virus ini sendiri bisa timbul dari nafas unggas atau burung yang terinfeksi, kotoran, telur dan semua bagian dari bangkai hewan yang sudah mati akibat serangan penyakit ini. oleh karena itulah prosedur karantina dianjurkan jika menemui burung atau unggas yang mengalami masalah penyakit newcastle disease atau tetelo ini.

Burung yang terlanjur terkena penyakit ini memang tidak akan bisa benar-benar terlepas dari virus  tetelo tersebut, karena meskipun mereka dianggap sudah sembuh namun mereka tetap menjadi inang dari virus yang sewaktu-waktu bisa menular pada burung sehat lain baik melalui udara, kotoran dan air minumnya. jadi solusi terbaik bagi unggas atau burung yang mengalami masalah ini adalah dengan memisahkan dari jarak yang cukup jauh atau dimusnahkan dari pada menjadi masalah dilain hari. 

Semoga bermanfaat

Loading...