Karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam, Jenis Lovebird Termahal

Home | Burung Lovebird | Karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam, Jenis Lovebird Termahal

Karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam memang terbilang unik dibanding jenis lainnya. Keunikannya ini yang membuat harga Lovebird jenis ini semakin mahal.

Trend memelihara Lovebird saat ini memanglah sedang naik-naiknya. Terkenal dengan bentuk, tingkah laku, dan warnanya yang lucu.

Pada dasarnya, jenis warna Lovebird sama halnya dengan burung lainnya. Namun ada kalanya terjadi jenis warna yang menarik, salah satunya yaitu albino.

Untuk mendapatkan hewan albino memang suatu hal yang sulit. Hal tersebut karena di alam saja kemungkinan terjadinya albino sangatlah kecil.

Karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam, Jenis Lovebird Termahalbukalapak.com

Karakterstik Lovebird Albino Mata Hitam yang menjadi pembeda adalah warnanya. Pada umumnya, Lovebird lebih tampil dengan warna yang menyala.

Albino pada Lovebird akan membuat Lovebird tampil dengan keseluruhan bulunya berwarna putih. Proses ini terjadi karena suatu gen yang dibawa oleh indukannya.

Gen tersebut akan mempengaruhi melanin dalam tubuh hewan. Kekurangan produksi melanin itu yang menyebabkan warna bulu Lovebird menjadi putih.

Kondisi terhambatnya produksi melanin tidak hanya akan berpengaruh pada bulu saja. Bagian mata dari burung juga biasanya akan menghasilkan warna yang lain.

Pada kondisi khusus, hanya bagian bulu saja yang berubah warna sedangkan matanya tidak. Hal ini yang membuat Lovebird Albino Mata Hitam ini menjadi semakin spesial.

Selain warnanya, karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam secara fisik sama dengan jenisnya. Tubuh burung ini berukuran 13 hingga 17 cm dengan berat 40 hingga 60 g.

Burung Lovebird Albino Mata Hitam termasuk jenis parot terkecil. Tubuhnya berbentuk stocky dengan ekor yang pendek

Sebagai tipe burung pemakan biji-bijian, paruh burung ini pendek dan besar. Paruh burung ini umumnya berwarna orange sedikit kemerahan.

Mengenai karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam dalam segi persebaran masih jadi misteri. Hal tersebut karena kondisi albino merupakan suatu mutasi genetik.

Kondisi mutasi genetik yang terjadi tidak ada kaitannya dengan lokasinya. Ada kasus albino yang terjadi di alam, ada pula yang terjadi di penangkaran.

Oleh karena itu, jenis ini memang jadi semakin sulit untuk dicari. Tingkat kesulitan dalam mencarinya juga menyebabkan harganya yang mahal.

Namun, secara umum burung ini berasal dari Benua Afrika. Karena keindahannya, membuat burung ini banyak ditangkarkan yang memperbesar kemungkinan mutasi genetik.

Burung ini memiliki kebiasaan memakan berbagai jenis biji-bijian. Di alam, burung ini juga memakan buah-buahan, sayur dan rerumputan.

Burung ini akan memakan makanannya dengan lahap dengan paruhnya yang besar. Saat mencari makanan di darat, burung ini akan merayap dari satu tempat ke tempat lainnya.

Membahas tentang kebiasaan kawinnya, tentu termasuk hal yang sangat penting. Karena sejatinya penamaan dari burung ini didasarkan dari kebiasaan kawinnya yang unik

Burung Lovebird diberi nama Lovebird bukan tidak mempunyai arti. Dalam kesehariannya, Lovebird termasuk burung yang sangat sosial.

Secara seksual Lovebird termasuk jenis hewan monogami. Artinya, Lovebird akan kawin hanya dengan satu pasang seumur hidupnya.

Lovebird yang telah cocok akan bermasa membuat sangkar tempat mereka bertelur. Telur yang telah keluar juga akan dijaga secara bergantian oleh indukannya.

Yang lebih menggemaskan lagi, pasang Lovebird sering duduk berdempetan sambil saling menyanyangi. Hal inilah yang menyebabkan karakteristik Lovebird Albino Mata Hitam sangat menarik.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *