Inilah Makanan Yang Disukai Burung Cipoh

Posted on

di umumnya pecinta burung lebih menyukai membeli burung-burung muda atau bakalan di karenakan lebih mudah untuk dilatih makan voer serta lebih mudah untuk dimaster. Selain itu, burung hasil tangkapan hutan yang sudah menginjak dewasa biasanya sulit untuk dipaksa merubah kebiasaan makannya, terutama bila dipaksa untuk makan voer. Berbeda halnya dengan burung yang masih muda atau masih anakan, biasanya lebih mudah untuk dilatih makan voer hingga terbiasa.

makanan cipoh

Sebenarnya tak hanya itu, keuntungan lain yang Bisa kita dapatkan apabila memelihara burung sejak muda atau sejak masih anakan, biasanya mereka akan lebih terbiasa dengan manusia sehingga tak akan mudah stres apabila sering dipegang atau dirawat. setelah itu, kita juga Bisa memberinya setingan harian layaknya burung kicau lainnya (simak: suara cipoh). Mulai dari memandikan di pagi hari, menjemur, membagikan pakan dan lain-lain.

Pakan Cipoh
Berbicara mengenai pakan, apabila kita membeli Cipoh dari penjual burung di pasar, biasanya untuk minggu pertama, burung wajib diberikan kesempatan menjalankan adaptasi dengan tempat (lingkungan) barunya. Dengan begitu, burung akan terhindar dari stres dan bingung. Tips memelihara burung baru berikut ini Bisa kita jadikan sebagai referensi.

cepat setelah kita membawa burung kerumah, tempatkan di kandang atau di sangkar yang telah kita sediakan. setelah itu berikan makanan berupa ulat atau kroto selama kurang lebih satu minggu untuk membiasakan burung tersebut dengan cepuk atau tempat pakan barunya. Selain untuk membiasakannya, kroto ataupun ulat yang mempunyai protein dan gizi banyak, juga bagus untuk menjaga kesehatan burung. Membuat burung suka tentu aja akan memudahkannya beradaptasi dengan lingkungan.

Hindari memegang atau menyentuh burung selama 1 minggu pertama dan hindari juga memandikan burung. Biarkan burung tetap beradaptasi dengan lingkungan barunya dan tak wajib dipindah-pindahkan.

Melatih Makan Voer
Setelah beradaptasi, burung setelah itu dilatih untuk makan voer. Caranya yaitu dengan membagikan sedikit demi sedikit dan letakkan aja dibawah kroto. Usahakan juga memakai jenis voer yang halus dan tak wajib diaduk. Setiap minggu kita Bisa menambahkan jumlah voer dan mengurangi jumlah kroto, namun kita juga tetap wajib menyediakan ulat atau jangkrik untuk extra food.

Setting Harian
di minggu kedua atau di minggu ketiga, kita sudah Bisa melatih burung tersebut supaya membiasakan diri dengan setting harian seperti, mengangin-anginkan atau mengembun embunkannya di pagi hari setelah matahari terbit, setelah itu dimandikan dan dijemur selama kurang lebih 1 jam.

Untuk melonjakkan kualitas makanan burung, kita juga Bisa menambahkan obat-obatan bernutrisi yang Bisa menjadi sumber multivitamin. Dengan adanya makanan-makanan yang menyehatkan akan membuat burung lebih siap untuk dimaster ataupun dilatih kebiasaan-kebiasaan lainnya.

Pemberian kroto, ulat ataupun jangkrik wajib tetap dilakukan setiap hari dalam jumlah yang tak terlalu banyak. Biasanya pemberian kroto akan membantu merangsang burung untuk berkicau lebih rajin (gacor).

Demikianlah sekilas informasi dari kami mengenai makanan cipoh, seoga artikel ini Bisa menjadi referensi untuk sobat kicau mania dalam merawat burung kicau, khususnya burung cipoh.

Loading...