Fakta Unik Buntut Sate Merah, Si Cantik Nan Misterius

Pesona dari fakta unik Buntut Sate Merah memang tidak akan pernah ada habisnya. Meski masih asing, nyatanya namanya sudah mulai masuk radar para burung lovers.

Burung ini menjadi buah bibir karena bentuk dan warna tubuhnya yang menawan. Kesan misterius sangat terpampang dari burung tropis ini.

Keberadaan burung ini cukup banyak di alam lepas. Pihak IUCN (Unit Internasional untuk Konservasi Alam) mendaftar populasi burung ini sekitar 41.000 hingga 80.000 ekor.

Meskipun masih terbilang stabil, nyatanya keberadaan burung ini masih sangat dijaga. Hal tersebut dilakukan mengingat maraknya perburuan liar, disamping predator yang memangsa.

twitter.com

Berbicara tentang keunikannya, sudah pasti keindahan visual burung ini yang menjadi kuncinya. Kecantikan yang penuh misteri menjadi fakta unik Buntut Sate Merah yang utama.

Burung ini berbobot normal sekitar 800 g dengan panjang tubuh 104 cm. Seluruh tubuh burung ini didominasi oleh warna putih yang lembut.

Baik jantan maupun betinanya, tampil senada dengan warna bulu yang sama. Bagian-bagian tubuh yang tidak berwarna putih nampak pada paruh, ekor, dan kakinya.

Paruh burung ini tampak menawan dengan warnanya yang merah menyala. Sedangkan kakinya berwarna biru dengan selaput yang berwarna hitam.

Seperti dengan paruhnya, ekor panjang berbentuk seperti jarum juga berwarna merah. Keadaan warna ekornya itu yang menjadi alasan dibalik penamaannya.

Selain keindahannya, fakta unik Buntut Sate Merah juga nampak dari persebarannya. Burung ini tergolong burung yang kuat dalam berbagai macam lingkungan. Baik cuaca yang panas maupun dingin.

Burung ini terlihat mulai dari bagian daerah tropis hingga sub tropis. Daerah Samudera Pasifik hingga selatan Laut Indonesia adalah zona terbangnya burung ini.

Hidup sebagai burung laut, burung ini hidup di kisaran suhu 24 – 30°C. Namun di kondisi-kondisi tertentu burung ini bahkan dapat hidup pada suhu dibawah itu.

Selain bentuk tubuh dan persebarannya, burung ini juga memiliki fakta unik lainnya. Dua diantara fakta-fakta uniknya adalah kebiasaan makan dan kawin dari burung ini.

Dilihat dari pola persebarannya, jelas terlihat kebiasaan makan yang dimiliki burung ini. Pola persebaran juga menjadi dasar fakta Buntut Sate Merah dalam melakukan perkawinan.

Seperti halnya burung laut lainnya, burung ini juga menjadikan ikan sebagai makannya. Burung ini akan mengitari posisi ikan dengan terbang 5-50 m di atas permukaan laut.

Setelah ikan buruan tampak, burung ini terjun ke dalam menyelam ke air. Di dalam air burung ini akan mengejar ikan buruannya.

Dikatakan dalam penelitian, burung ini mampu menyelam hingga 26,6 detik. Hitungan tersebut sudah termasuk dengan proses menelan ikan buruannya.

Kemampuan inilah yang kemudian menjadi fakta unik Buntut Sate Merah. Burung ini menjadi sangat tangguh di udara dan juga di perairan.

Berbicara tentang pola perkawinan burung ini, bisa menjadi simbol dari kesetiaan. Pasalnya, burung ini memiliki kebiasaan kawin monogamous.

Pasangan yang cocok akan hidup berkoloni dan hidup selalu berdekatan. Pada musim kawin tiba, pasangan tersebut akan menjauhi koloni lainnya lalu melakukan perkawinan.

Kebiasaan kawin monogamous adalah kebiasaan kawin hanya dengan satu pasangan. Tidak banyak hewan yang memiliki kebiasaan kawin seperti ini. Kebiasaan kawin monogamous inilah yang juga menjadi fakta unik Buntut Sate Merah.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *