Loading...
Perawatan

Cara Ternak Burung Anis Kembang Di Rumah

Berternak burung Anis Kembang tak sesulit burung berkicau lainnya. demikian kalian wajib untuk mengetahui karakter dari burung tersebut terlebih dahulu supaya lebih mudah. Burung jenis Anis Kembang mempunyai karakter yang halus atau sangat sensitif sehingga membutuhkan perhatian Eksklusif terutama di kebiasaan-kebiasaannya. ternak anis kembangSelain itu, Anis Kembang juga dikenal sebagai burung yang mudah bosan untuk mengatasi masalah ini kalian diharuskan lebih Bisa berimprovisasi dalam membagikan lingkungan yang Bhineka namun bukan lingkungan yang sangat berbeda dan berubah dengan cara ekstrim.Sifat selanjutnya dari burung ini merupakan mereka lebih menyukai tempat-tempat yang sejuk dan dingin serta banyak menghindari tempat tempat panas atau matahari. dengan demikian, dengan cara rutin setidaknya 2 kali dalam sehari kalian wajib mempunyai kesempatan untuk memandikan burung tersebut bagus di pagi dan sore hari atau di pagi dan malam hari.Ada beberapa hal penting yang wajib dipenuhi dalam merawat burung anis kembang, berikut informasinya: 1. Persiapan kandang atau sangkarbila kalian membayangkan bahwa burung jenis Ini Membutuhkan sangkar spesial seperti burung burung lainnya di saat diternak atau dikembangbiakan maka kalian Disorientasi.Banyak peternak sukses yang memakai sangkar gantung untuk membudidayakan burung ini. dengan demikian, kalian tak tempat menangkar Eksklusif untuk burung ini. walau demikian, tentunya penangkaran Eksklusif atau kandang Eksklusif Bisa menjadi alternatif tepat apabila kalian menginginkan pengembangbiakan dengan cara profesional serta dalam jumlah yang banyak.Pembuatan kandang burung untuk berternak Bisa memakai bahan bahan yang terbuat dari Ebonit. kalian Bisa membuat sangkar atau kandang bersusun dengan ukuran yang tak terlalu besar Misalnya 50 x 50 x 50.Beberapa hal yang wajib kalian perhatikan di dalam kandang burung di antaranya merupakan, kalian wajib persiapkan sangkar tempat bertelur.Pastikan kandang yang kalian buat memudahkan kalian untuk membersihkannya, aman dari Agresi pemangsa dan berlokasi di tempat yang tenang serta tak sering di lalui oleh orang.Bibit burung atau induk burung merupakan Disorientasi satu kunci sukses dalam beternak. memilih bibit yang bagus dan tak cacat merupakan syarat utama. selanjutnya, Bisa di lanjutkan di proses penjodohan.Burung sebaiknya berusia diatas 1 tahun atau setidaknya dua tahun untuk induk betina.Terlebih dahulu masukkan burung betina kedalam kandang lalu Letakkan burung jantan di dekat kandang tersebut supaya mereka saling mengenal.Setelah burung terlihat tertarik satu sama lain, selanjutnya kalian Bisa menyatukan kedua burung tersebut.supaya terjadi perkawinan, kalian wajib memancing birahi kedua burung tersebut Dengan memberikannya makanan ekstra bagus berupa jangkrik atau yang lainnya termasuk juga cacing tanah.bila burung berjodoh, kalian Bisa memberikannya vitamin Eksklusif alami yaitu OrBird setidaknya selama 7 hari untuk melonjakkan kualitas telur dan daya tahan burung setelah menetas.Setelah burung bertelur, kalian Bisa membagikan dan menciptakan suasana yang tenang dan hindari mengagetkan burung yang sedang mengeram.Burung akan mengerami telurnya selama kurang lebih 14 Hari.bila sudah menetas, kalian Bisa memilih akan membiarkan induk burung merawat anaknya dan mengolahnya atau kalian sendiri yang akan melakukannya (baca juga: perawatan anis kembang).Untuk meloloh anak burung, kalian Bisa memakai power yang dicampurkan dengan air supaya lebih encer. Selain itu kalian juga Bisa membagikan Extra Food berupa cacing tanah yang sudah dibersihkan dan dicincang supaya lebih lembut.

Sebagi peternak pun juga ingin supaya anis kembang peliharaannya menjadi rajin gacor saat dewasa, sehingga apabila dijual harganya akan menjadi sangat mahal (baca: cara supaya anis kembang gacor). Lebih bagus juga apabila diberikan pelatihan dengan cara rutin, yakni dengan diperdengarkan suara-suara master (simak: suara anis kembang).

Loading...

About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment