Loading...
Perawatan

Cara Paling Mudah Ternak Burung Ciblek

Ternak Ciblek membutuhkan perhatian Eksklusif terutama apabila burung berubah menjadi stress. Beberapa masalah yang ditimbulkan diantaranya yaitu burung atau induk enggan untuk mengerami telurnya, dan beberapa burung yang lain mungkin akan memakan telurnya sendiri serta membuang anaknya.

Burung Ciblek Abu abu

Burung Ciblek Abu abu

Selain itu, saat berternak Ciblek proses penjodohan juga memakan waktu yang tak sedikit serta terasa lebih sulit dibandingkan dengan menjodohkan burung kicau jenis lain.

Menurut para penangkar burung ciblek berpengalaman, menangkar ciblek dirasa susah-susah gampang, yang terpenting yaitu terus berusaha merawat, mengkondisikan, menyuplai segala hal (mulai dari pakan, minum, vitamin, dan lain-lain), hingga proses penjodohan dan perawatan anakan.

Berternak Ciblek
untuk kita yang berminat untuk berternak burung jenis ini, kita Bisa mengikuti beberapa cara berikut ini, mulai dari:

Mempersiapkan Sangkar
Berternak Ciblek tak butuh kandang yang besar atau sangkar yang terlalu luas di karenakan ukuran burung itu sendiri cukup kecil dan Bisa ditempatkan di sangkar sederhana.Sangkar yang digunakan untuk reproduksi minimal berukuran 35 X 35 x 60 Cm dan sudah dilengkapi dengan sarang yang Bisa didapatkan di penjual burung.Selebihnya kandang wajib tetap steril, terhindar dari masalah termasuk juga saat kita mengganti dan memberi pakan serta membersihkan kandang, sebaiknya lakukan dengan cepat dan tak terlalu sering mengintipnya.Saat proses penjodohan, dibutuhkan setidaknya 2 sangkar yang berbeda, atau kita Bisa memanfaatkan satu sangkar yang mempunyai sekat. Metode ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kedua burung terlebih dahulu di karenakan biasanya mereka membutuhkan waktu beradaptasi dan mengenal satu sama lain.


Pemilihan Induk
Untuk reproduksi atau berternak, kita setidaknya membutuhkan dua burung dengan jenis kelamin berbeda. Apabila kita pergi ke penjual burung, biasanya mereka akan memberitahukan kita mana yang jantan dan ayam betina. Namun, apabila mereka tak tahu, kita Bisa memakai beberapa panduan dalam mengenali ciri-ciri dan perbedaan antara Ciblek betina dan jantan.

Beberapa persyaratan Generik dalam pemilihan induk burung antara lain,
Pilihlah burung yang sudah jinak supaya lebih muda dijodohkan.tak mempunyai cacat apapun dan tampak bugar atau sehat.Usia burung minimal 1 tahun bagus betina ataupun jantan.Jangan lupa juga, sebelum membeli indukan burung ciblek, minimal kita wajib tahu referensi harga terkini yang beredar di pasaran, supaya tak ada penyesalan nantinya (simak: harga ciblek).


Menjodohkan Ciblek
Setelah kita menyiapkan sangkar, dan membeli sepasang burung yang akan kita gunakan untuk budidaya, selanjutnya kita akan melangkah ke proses menjodohkan Ciblek.
Pertama, kita Bisa memperkenalkan Ciblek jantan dan betina dengan menempatkan kedua sangkar burung dengan cara berdekatan dan sejajar, atau kita juga Bisa memanfaatkan 1 sangkar yang disekat.bila burung sudah terlihat dekat dan menyukai satu sama lain, kita Bisa menyatukannya.Namun apabila kita menemukan beberapa masalah seperti burung yang sulit akur dan selalu menampakan sifat fighter-nya, sebaiknya kita menyiasatinya dengan beberapa metode berikut ini seperti,

a) membagikan extra food untuk melonjakkan birahi bagus burung jantan ataupun betina.
b) kita juga Bisa memanfaatkan BirdMature untuk menaikkan birahi dan melonjakkan kesuburan burung supaya Bisa berkualitas.


Perawatan
Setelah burung berjodoh dan setelah itu kawin, lalu bertelur, perhatikan selalu kebutuhan makanan dan tingkah laku burung.Apabila terdapat gelagat tak bagus, seperti burung betina tampak stres dan tak mau mengerami telurnya atau burung tampak akan memakan telurnya, sebaiknya kita cepat mengamankan telur dan gunakanlah metode inkubator.bila semua berjalan bagus-bagus aja, biasanya burung akan mengerami telurnya selama kurang lebih 12 hari, setelah itu telur akan menetas dan anak-anak burung Bisa dirawat oleh induknya selama kurang lebih 2 minggu.


Penyebab Burung Memakan Telurnya Sendiri
Diantara penyebab mengapa induk burung memakan telurnya sendiri dikarenakan beberapa pemicu antara lain: dikarenakan di karenakan kekurangan kalsium atau pospor.
Untuk mengatasinya kita Bisa membagikan vitamin dan mineral, pilih vitamin OrBird, atau kita juga Bisa memakai berbagai pakan yang memang sudah diformulasikan Eksklusif untuk memenuhi kebutuhan gizi burung.Letakkan sarang di tempat yang sedikit gelap dan lindungilah dari cahaya.Menggantung sangkar sebaiknya tak terlalu dekat dengan lantai dan maksimal berada di ketinggian 2 meter.Kurangi pemberian extra food apabila burung tampak over dalam birahinya.

Hal Fundamental saat memulai beternak ciblek selain memilih indukan yang bagus juga kita wajib tahu perbedaan ciblek jantan dan betina (baca: cara membedakan ciblek jantan dan betina). Begitu juga dengan ragam jenis burung ini wajib sobat ketahui (simak: jenis ciblek). Melatih anakan sejak dini juga sangat efektif menjadikannya sebagai bakalan yang piawai dalam berkicau nantinya, yaitu dengan membagikan pelatiha atau pemasteran, untuk mendapatkan suara master, Bisa kita download “suara ciblek” untuk masteran.

Loading...

About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment