Home / Perawatan / Cara Mudah Menjinakkan Burung Kacer

Cara Mudah Menjinakkan Burung Kacer

Sebagai Disorientasi satu burung yang liar dan sulit dijinakkan, Burung Kacer terkenal juga sering mempunyai beberapa masalah. Terutama soal kelakuannya yang giras atau pemalu sehingga membuatnya enggan untuk bersuara.

Sebenarnya menjinakkan Burung Kacer tak hanya bermanfaat untuk mengikutkannya di dalam lomba dan memudahkan perawatannya. Namun menjinakkan Burung Kacer juga Bisa dimanfaatkan untuk proses breeding (berternak) atau pengembangbiakan.

Cara Merawat Burung Kacer ( bag 1 ) 2

Namun sebelum itu, kalian mungkin wajib tahu bahwa ada beberapa ciri-ciri Kacer yang belum jinak atau masih giras diantaranya yaitu:
1. Apabila burung tersebut yaitu hasil tangkapan dari hutan sehingga tampak liar dan belum Bisa beradaptasi dengan manusia.
2. Umumnya, burung enggan untuk berbunyi. Terlebih, bila ada manusia atau banyak orang. Begitu juga sebaliknya apabila tampak sepi, burung mulai memperdengarkan suaranya.
3. Sekalipun tak hasil tangkapan hutan, atau misalnya kita beli dari penangkar burung, hal tersebut juga belum menjamin bahwa burung tersebut sudah jinak.

Cara Menjinakan Burung Kacer

A. Dengan Metode Perawatan Harian
Metode ini Bisa dilakukan untuk membagikan pendekatan antara pemilik burung dengan Burung Kacer. Dimulai di pagi hari, setelah kerodong dibuka dengan cara perlahan, lanjutkan dengan penggantian makanan dan minuman.Letakkan sangkar diatas tanah selama beberapa menit hingga burung tampak terbiasa dengan orang yang berlalu lalang (setiap hari).Setelah itu burung diangin-anginkan selama 15 hingga 20 menit.Mandikan burung tersebut dengan metode keramba atau semprot.Setelah dimandikan, berikan makanan ekstra berupa jangkrik memakai sapu lidi terlebih dahulu, dan perlahan kalian Bisa memendekkan sapu lidi tersebut hari demi hari hingga kalian Bisa membagikan pakan dengan memakai tangan kalian.Selanjutnya burung dijemur selama satu atau dua jam setelah itu diangin-anginkan kembali selama 15 hingga 20 menit.Terakhir, kalian Bisa mengkrodong burung tersebut sejak mulai 10.00 hingga 15.00 sore.Selamat dikerodong, burung Bisa di perdengarkan suara master untuk melatihnya supaya mempunyai isian yang bervariasi.di sore hari, misalnya di mulai dari pukul 15.30 atau 16.00 kalian Bisa mengangin-anginkannya kembali di teras rumah.di saat diangin-anginkan, burung Bisa diberi jangkrik misalnya 2 atau 3 ekor.di sore hari menjelang magrib kalian Bisa memandikan burung tersebut, kembali memakai metode keramba.Setelah diangin-anginkan, burung kembali dikerodong dan diperdengarkan suara master hingga pagi hari.

B. Adaptasi lingkungan
Selain dengan metode setting harian, kalian juga Bisa memanfaatkan metode adaptasi lingkungan dengan menempatkan sangkar burung di tempat-tempat yang ramai namun tak terlalu dekat dengan manusia. Misalnya kalian Bisa meletakkannya di ketinggian dimana orang sering berlalu lalang hingga burung tampak lebih tenang walaupun ada manusia.
Simak juga bacaan mengenai ciri-ciri kacer trotolan jantan dan betina.

Loading...

About Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pasang Iklan anda. Hubungi SMS 087888327888