Loading...
Perawatan

Cara Merawat Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam

Cara Merawat Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam – Jenis dari Burung Murai Batu Nias ini dahulunya banyak di kenal dengan sebutan burung beo di karenakan bisa meniru suara manusia, maka dari itu jenis dari burung ini menjadi salah satu jenis burung yang banyak di cari oleh setiap penggemar burung dan khususnya penggemar burung kicau, jenis dari burung murai ini juga memiliki kisaran harga jual yang terbilang tinggi dan tidak berbeda jauh dengan jenis burung murai batu lainnya, akan tetapi pada saat sekarang ini jenis dari burung murai batu nias Ekor Hitam tersebut di habitat aslinya mulai sudah punah dan oleh karena hal tersebut jenis dari burung ini termasuk ke dalam salah satu jenis burung yang di lindungi.


Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam ini yang sering memenangkan sebuah ajang perlombaan tentunya akan sangat semakin mahal harga jualnya sekitar kurang lebih jutaan hingga ratusan juta rupiah, selaindari pada memiliki sifat yang cerdas jenis dari burung murai batu tersebut memiliki mental tarung yang kuat, oleh karena itu jenis burung murai batu ini tidak mudah stres, Ciri Ciri dari burung murai batu nias terdapat pada bagian waran di ekornya yang seluruhnya terlihat Hitam polos, dan dalam segi Perawatan Burung Murai batu Nias ini tentunya hampir sama dengan perawatan pada semua jenis burung kicau lainnya, akan tetapi anda harus dapat memperhatikan dari segi pemberian Ef serta perawatannya, untuk lebih jelasnya berikut merupakan Cara Merawat Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam di bawah ini ringkasannya.


Cara Merawat Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam

Cara Merawat Burung Murai Batu Nias Ekor Hitam


Sekitar jam 07.00 pagi sebelum burung murai batu tersebut dimandikan anda harus angin – anginkan terlebih dahulu.Dengan anda membersihkan kandang burung tersebut setiap hari.


Memberikan ef Jangkrik 2-5 ekor dan letakan pada cepuk EF (mangkuk).Proses penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam setiap hari, mulai pukul 08.00-11.00 WIB.


Dalam melakukan proses penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.Setelah itu anda jemur dan angin-anginkan terlebih dahulu di teras rumah kurang lebih 10 menit.


Pada saat siang hari hingga sore hari sekitar pukul jam 10.30-15.00 burung tentunya bisa untuk diperdengarkan suara master dari suara burung master yang lain.


Pada saat sekitar jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras rumah dan seterusnya burung dimandikan.Dengan memberikan Ef Jangkrik sebanyak 2 ekor pada cepuk.Berikan ef Kroto segar kurang lebih 1 minggu 2 kali.


About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment