Loading...
Pengetahuan Tips

Cara menghilangkan kutu pada burung

burung kutuan2Masalah kutu yang mengganggu burung peliharaan adalah masalah yang klasik dan paling sering dialami oleh semua jenis burung dan unggas peliharaan. Parasit kecil yang hidup dengan memakan bulu dan mengisap darah inangnya ini jika dibiarkan bisa membuat burung menjadi tidak nyaman. Selain itu penampilannya pun akan menjadi buruk dengan bulu-bulunya yang nyerit dan rusak, juga burung yang terinfeksi akan menjadi jarang berbunyi.

Ada beberapa macam cara untuk menghabisi kutu-kutu yang menginfeksi sangkar dan bulu-bulunya itu, di antaranya adalah: 

  • Menggunakan cairan desinfektan
  • Memanfaatkan daun sirih 
  • Memanfaatkan air bekas cucian beras  


Menggunakan desinfektan 

burung kutuan2Sekarang kita bisa menemukan banyak merek dan jenis desinfektan burung di pasar-pasar burung. Kita bisa saja memilih merek yang sudah dikenal cukup ampuh, dan yang terpenting adalah tidak memiliki kandungan bahan kimia yang cukup tinggi yang bisa menyakiti burung. 

Gunakan cairan desinfetkan tersebut sesuai dengan petunjuknya. 

Memanfaatkan daun sirih 

Kumpulkan beberapa daun sirih, lalu rebus hingga mendidih dan air rebusan berwarna kehitaman. Setelah itu angkat lalu dinginkan. Setelah dingin, air rebusan yang berwarna hitam itu dimasukkan ke dalam sprayer/semprotan burung, setelah itu barulah kita semprotkan pada burung yang terinfeksi oleh kutu, mulai dari bagian sayap, leher, perut, pangkal ekor hingga ekornya secara merata. 

Memanfaatkan air bekas cucia beras 

Air bekas cucian beras bisa digunakan setelah dilakukan penyemprotan dengan menggunakan daun sirih, atau langsung digunakan. Kutu atau tungau yang terkena air cucian beras ini akan menjadi lebih mudah dibuang oleh burung terutama ketika burung sedang nyisir/didis.  Karena itu penggunaan semprotan air beras ini bisa digunakan sebagai alternatif ketika memandikan burung.


Kesemua cara tersebut di yakini cukup ampuh menghilangkan kutu, kutu namun jika hanya burungnya saja yang dibersihkan sedangkan sangkarnya tetap menggunakan sangkar yang lamanya, ya sama saa bo’ong, tidak berapa lama burung akan kembali terinfeksi oleh tungau-tungau tersebut. 

Memanfaatkan cairan pemutih pakaian untuk bersihkan kandang

Cairan pemutih pakaian yang banyak dijual dipasaran pun bisa digunakan untuk membasmi kutu atau tungau yang bermukin dalam sangkar. Cairan pemutih pakaian diketahui memiliki kandungan desinfektan yang cukup baik dalam membasmi parasit, tungau, kutu, bahkan virus flu burung!.
Karena itu, cara terbaik dalam menghabisi populasi kutu atau parasit yang menginfeksi burung adalah dengan cara membersihkan dengan tuntas sangkar yang digunakannya. 

Bersihkan sangkar burung dengan menggunakan air bersih yang dicampur dengan cairan pemutih pakaian. Dengan menggunakan kuas oleskan cairan tersebut pada celah atau sambungan-sambungan dari sangkarnya, termasuk juga dalam retakan-retakan yang ada di kayu-kayu sangkarnya. 

Setelah semua celah, lubang, dan retakkan di bersihkan dengan menggunakan kuas, selanjutnya dilakukan penyemprotan yait cairan tersebut dimasukkan ke dalam sprayer lalu disemprotkan pada seluruh sangkar dan perlengkapannya seperti gantungan sangkar, tempat penampung kotoran, sekat jeruji bawah, bahkan tenggerannya. 

Keringkan dengan cara di angin-anginkan selama 1 – 2 jam, setelah itu baru sangkar bisa digunakan. 

Itulah beberapa cara menghilangkan kutu pada burung. 

Semoga manfaat

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment