Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Newcastel pada Burung Merak

Home | Burung Merak | Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Newcastel pada Burung Merak

Penyakit newcastel atau yang biasa dikenal dengan tetelo merupakan penyakit yang sering menyerang unggas yang berukuran besar. Penyakit ini kebanyakan menyerang burung dan ayam sehingga dapat mengakibatkan kematian.

Salah satu yang dapat terserang penyakit ini adalah burung merak. Hingga saat ini penyakit newcastel belum dapat ditemukan obatnya. Penyakit ini sudah banyak menyerang dari zaman dahulu.

Indonesia merupakan daerah endemis dan mempunyai sejarah yang sangat dekat dengan penyakit ini. Meski unggas ada yang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda yang kuat untuk menghadapi penyakit. Namun penyakit yang satu ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. 

versesofuniverse.blogspot.com

Penyakit unggas yang satu ini bukanlah penyakit yang asing lagi di industri peternakan unggas di Indonesia. Penyakit ini menular akut yang dapat menyerang burung dan jenis unggas lainnya.

Gejala yang sering timbul ditandai leher miring atau berputar, kepala sering berputar-putar. Keseimbangan tubuh hilang hingga berjalannya sempoyongan, batuk, suara bernafas dengan mengorok, sesak nafas.

Lubang mulutnya keluar lendir atau cairan kental, lesu, badan gemeter, nafsu makan tidak ada. Bulu berdiri, pucat, kotoran cair berwarna putih kehijauan serta sayap dan kaki lumpuh. Jika gejala yang timbul parah maka akan berakibat kematian pada burung.

Orang pertama kali yang menemukan penyakit ini adalah Kreneveld pada tahun 1926.Tahun berikutnya di Inggris terjadi wabah yang sama. Setelah tahun 1935 sudah mulai banyak menyebar virus tersebut diberbagai belahan dunia.

Penyakit newcastle diakibatkan oleh virus NDV, yaitu virus RNA berkas tunggal dengan sekuens antisent negatif.Virus yang berbentuk pleomorfik yang berdiameter 200-300 nanometer mampu menginveksi hampir semua spesies unggas. Selain pada unggas virus ini juga dapat menyerang domba, babi, dan cerpelai.

Cara penularan penyakit ini melalui kontak langsung dengan unggas yang terinveksi. Penularan penyakit ini juga dapat menular melalui sekresi dan ekskresi unggas yang terinfeksi juga dapat melalui udara.

Kutu, serangga, anjing, dan hewan pengerat juga dapat berperan sebagai vektor mekanik virus ND dari feses yang terinfeksi. Pada umumnya virus ini akan banyak menyebar pada awal musim hujan dan mencapai puncaknya pada pertengahan musim.

Biasanya penyebaran virus ini terjadi saat peralihan musim hujan ke musim kemarau.  Penyakit ini dapat menimbulkan kerugian berupa kematian yang tinggi , menurunnya daya tetas, serta terhambatnya pertumbuhan.

bamsbreeder.com

Salah satu upaya untuk mencegah penyakit ini adalah dengan cara memberi vaksinasi ND. Pada burung vaksinasi tentunya sangat merepotkan karena burung rawan terhadap kondisi ini karena berakibat stres.

Jangankan disentuh jarum suntik dipegang dengan tangan saja caranya salah maka burung bisa stres. Oleh karena itu cara tradisional sering dijadikan jalan alternatif yang banyak digunakan untuk mencegah penyakit ini.

Tanaman obat dapat dijadikan vaksinasi denga cara diberikan melalui air minum dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Sebenarnya burung juga dapat diberikan vaksinasi dengan dua cara yaitu tetes mata dan diberikan melalui air minum.

Akan tetapi karena vaksin membutuhkan penanganan yang khusus misalnya harus disimpan dalam suhu yang dingin, tidak boleh terpapar sinar matahari secara langsung, dan harus habis saat itu juga.

Hal ini yang mengakibatkan anda merasa kerepotan sebagai pemelihara maupun penangkar burung. Belum tentang masalah harga pembelian vaksin yang tidak bisa dibilang murah. Celakanya ada beberapa jenis burung yang mati karena serangan virus ini dalam periode bulan Oktober-November.

Penyakit newcastle dapat menyerang jenis burung apa saja termasuk burung merak. Meski tingkat kematian burung ini besar namun masih ada sedikit kemungkinan burung yang terserang penyakit ini untuk dapat bertahan.

Akan tetapi biasanya jika ada burung yang dapat sembuh dari penyakit ini akan menimbulkan beberapa kecacatan. Misalnya masih terlihat sering memutarkan kepalanya. Bahkan jika akan dijadikan indukan saja burung merak jantan yang pernah terserang penyakit ini masih dapat melimpahkan sebagian virus melalui sperma yang masuk pada oviduct dan ovarium burung betina.

Begitu juga pada burung merak betina dimana sebagian virus ND dapat terbawa hingga sel telurnya. Saat telur itu menetas maka anaknya juga sudah membawa benih virus ND tersebut.

Sebaiknya hindarkan burung yang sudah pernah terserang penyakit tetelo ini karena akan berdampak pada sekelilingnya. Cara yang dapat anda gunakan untuk mencegah terjangkitnya virus ini adalah menjaga kebersihan kandang. Sebaiknya anda membersihkan kandang burung merak secara rutin. 

Jika burung merak sudah terlanjur terserang penyakit newcastel tentunya anda harus segera menanganinya dengan serius. Jika penanganan ini tidak segera dilakukan akan berdampak menular pada burung disekelilingnya.

Segeralah beri obat yang dapat mengobati penyakit ini secara sementara. Karena penyakit ini dapat terjadi berkelanjutan maka usahakan untuk menyediakan obat anti saraf agar dapat mencegah penyakit tetelo berkelanjutan.

Ada beberapa cara yang dapat diberikan sebagai obat pada burung merak yang terserang penyakit newcastel. Jika burung merak terjangkit penyakit ini secara tiba-tiba hal yang harus anda lakukan adalah pegang burung tersebut perlahan-lahan dan berikan obat tersebut langsung ke pinggir mulutnya untuk memcegah burung keselek.

Pindahkan burung peliharaan anda tersendiri agar tidak menularkann virus tersebut kepada burung yang lainnya. Jika burung sudah nampak sehat kembali tambahkan irisan bawang putih agar lebih sehat dan dapat mencegah penyalkit lanjutan.

Ada juga cara pengobatan yang lain yang dapat diberikan kepada burung yang sudah terserang virus Newcastle. Ada pun bahan tradisional yang dapat digunakan antara lain daun pepaya, temuireng, lkulit bawang putih, kulit bawang merah, daun teh, daun salam, dan daun singkong.

Cara meramu obat ini adalah bersihkan semua bahan kemudian iris tipis-tipis masukkan dan rebus hingga mendidih. Berikan air ramuan tradisional tersebut hangat-hangat kuku kepada burung yang terjangkit virus ini.

Jangan buang ampas dari rebusan tersebut karena dapat anda campurkan pada pakan burung yang dapat bermanfaat mencegah beberapa bakteri akibat virus yang lainnya.  Anda juga dapat melakukan pengobatan dengan daun pepaya.

Caranya bersihkan daun pepaya lalu remas-remas sambil dicampur denbgan air hangat. Setelah itu minumkan air remasan daun pepaya kepada burung merak yang terkena penyakit tetelo. Berikan 3 kali sehari cukup hanya 2 sendok saja. 

Cara mencegah dan mengatasi penyakit newcastle dapat anda lakukan sendiri. Jika anda mendapati burung merak yang terkena virus tersebut segeralah melakukan pengobatan yang intensif agar tidak berkelanjutan.

Sebagai antisipasi terserangnya virus ini anda harus melakukan beberapa caa seperti vaksinasi, membersihkan kadang secara rutin, memberi makanan yang bernutrisi, dan berikan vitamin.

Pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Kenali siklus pancaraoba yang sering banyak timbul virus tersebut. Antisipasi penyebabnya agar burung merak dapat terhindar dari virus tersebut.

About dr.gaplek

Check Also

Cara Menangkarkan Burung Gelatik Jawa yang Hasil Anakannya Bagus

Home | Burung Gelatik | Cara Menangkarkan Burung Gelatik Jawa yang Hasil Anakannya BagusCara menangkarkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *