Loading...
Tips

Cara jitu jinakkan burung yang giras

burung jinak

Burung giras tentu bisa menjadi masalah bagi pemiliknya terutama ketika burung tersebut memiliki sifat liar yang tidak terkontrol. Tak jarang bagian paruh, pangkal hidung, dan sayap mereka menjadi rusak karena terlalu ketakutan dengan perawatnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut banyak program-program penjinakkan yang biasa diberikan, namun tak jarang setelah melewati jangka waktu yang cukup lama, burung tetap sulit untuk dijinakkan. Tips berikut mudah-mudahan bisa membantu anda yang sedang mengalami masalah dengan burung peliharaannya yang sulit jinak tersebut.

Sebenarnya kunci utama yang menentukan burung akan mengikuti latihan-latihan yang kita berikan adalah dengan mengontrol makanan yang diberikan pada burung. Jika burung terlalu kenyang atau melihat makanan yang berlimpah di hadapannya, maka sudah bisa dipastikan burung tersebut tidak akan mudah untuk dijinakkan. Karena menurut mereka, ” buat apa mesti jinak toh makanan masih tetap gue dapatkan!” itulah kira-kita yang ada dalam fikiran burung ketika kita coba melatihnya untuk jinak tetapi burung tetap merasa kekenyangan dengan makanan yang disediakan dalam sangkarnya.

Karena itu, satu-satunya alternatif penjinakkan burung adalah dengan mencabut makanannya pada waktu-waktu tertentu, yaitu:

Ketika hari sudah menjelang petang dan burung siap beristirahat, cobalah angkat makanan mereka termasuk voer dan buah-buahannya atau makanan lainnya jika ada. Bersihkan juga alas sangkar dari sisa-sisa makanan.

Berikan kerodong pada burung, dan jika burung ditempatkan dalam sebuah kamar atau ruangan, maka matikan lampu kamar tersebut untuk tujuan agar burung sepenuhnya beristirahat dengan tenang.

Pada pagi harinya keluarkan burung untuk pengembunan, yaitu sekitar pukul 05:00 – 05:30.

Setelah matahari mulai terbit barulah kita berikan jangkrik atau ulat hongkong yang diberikan langsung melalui tangan kita. Jika burung masih ketakutan ulat atau jangkrik tersebut bisa ditancapkan dalam sebatang lidi yang pendek.

Sekitar pukul 07:00 atau ketika burung dijemur , berikan makanan voernya bagi mereka karena pada saat itu kita pasti punya kesibukkan yang lainnya.

Setelah pukul 10:00 atau ketika matahari mulai terik, burung disimpan di tempat yang teduh dan nyaman, dan pada saat itu makannya bisa diangkat kembali, dan selanjutnya burung hanya diberikan makanan berupa serangga yang ditawarkan langsung melalui tangan kita.

Lakukan secara bertahap, misalnya dengan melemparkan jangkrik dari kejauhan secara perlahan ke dalam sangkarnya, lalu kita tinggalkan. Biasanya ketika pertama kali burung akan ragu-ragu memakan jangkriknya itu, namun ketika burung mau memakan jangkriknya itu, maka tahap berikutnya adalah melemparkan jangkrik dari jarak yang dekat, lalu kita tinggalkan.

Selanjutnya tahap melemparkan jangkrik dari jarak yang sangat dekat, nah kali ini kita akan diam mengamari burung tersebut apakah burung berani mengambil makanannya itu dengan kita masih berada di hadapannya. Jika burung berani mengambilnya, waktunya kita rubah dengan plan B.

Sekarang berikan jangkrik dengan tangan kita, jika burung mau mengambilnya maka lakukan saja hal tersebut terus menerus, sampai burung benar-benar berani dan mau mengambil makanannya itu tanpa merasa ragu-ragu.

Berikutnya adalah tahap pendekatan. Buka pintu sangkar lalu masukkan tangan anda sambil memegang jangkriknya, lakukan terus sampai burung mau mengambilnya langsung dari tangan anda.

Hal ini memang tidak mudah karena pada tahap-tahap awal burung masih akan terus berontak dan mencoba menghindar ketika kita mendekatinya, namun jangan lantas putus asa karena jika anda melakukannya terus menerus dengan rutin apalagi dengan kondisi burung yang sebelumnya dibuat lapar maka hal itu akan berlangsung cukup singkat, dan burung akan lebih cepat menjadi burung yang jinak.

Nah, ketika sore hari yaitu pada pukul 16:00 – 15:30 makanannya kembali di berikan, namun dicabut kembali ketika burung siap beristirahat pada malam harinya.

Selamat mencoba

 

Trending artikel yang sedang hits:
  1. cara merawat kapas tembak liar
  2. agar jalak kapas rajin bunyi
  3. cara menjinakan pleci yang giras
  4. cara menjinakan kenari yang giras
  5. cara merawat jalak kapas biar gacor
  6. cara menjinakan kapas tembak
  7. cara menjinakkan kapas tembak
  8. cara menjinakan kapas tembak giras
  9. cara menjinakan gelatik batu giras
  10. cara menjinakan burung kapas tembak

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment