Loading...
Pengetahuan

Cara Burung menyesuaikan diri dengan lingkungan baru

great titPenelitian terbaru tentang bagaimana inovasi berlangsung dan menyebar di alam liar mengungkapkan bahwa burung akan berusaha mempelajari teknik baru mencari makan dengan mengamati perilaku burung lain yang berada dalam kelompok sosial mereka. Peniruan perilaku tersebut menunjukkan bahwa burung pun akan menyesuaikan diri dengan ‘tradisi’ lokal di lingkungan barunya.

Penelitian yang telah dipublikasikan di Nature pada Rabu (2/12) melibatkan percobaan pada delapan kelompok burung great tit (Parus major) yang terdapat di Wytham WOods, Oxfordshire, Inggris. Lima dari kelompok burung tersebut dua ekor burung jantan ditangkap untuk dilatih agar bisa menggeser pintu yang terdapat pada sebuah kotak teka teki, sedangkan tiga kelompok lainnya dua burung jantan ditangkap tapi tidak dilatih.

Burung-burung itu kemudian dilepaskan kembai ke dalam kelompoknya masing-masing untuk bertindak sebagai ‘inovator’ bersama dengan sebuah kotak teka-teki berpintu yang di dalamnya berisi makanan lezat berupa ulat hongkong/mealworm sebagai hadiah bagi yang berhasil membuka pintu kotak tersebut.
Dari delapan kelompok burung tersebtu, burung yang berada dalam lima kelompok yang di dalamnya terdapat burung-burung yang sudah dilatih ternyata bisa dengan cepat mendapatkan makanannya itu, sedangkan tiga kelompok burung lainnya butuh waktu cukup lama untuk bisa membuka pintu kotak tersebut dengan caranya sendiri.

Ketika percobaan yang sama dilakukan satu tahun kemudian, ditemukan bahwa beberapa populasi burung masih tetap melakukan tradisi lama ketika berusaha mendapatkan makanan dalam kotaknya meskipun jumlah populasi mereka hanya berjumlah 40% dari 75 – 100 ekor burung yang pernah ikut serta dalam percobaan yang sama pada tahun sebelumnya.

Ketika percobaan yang sama dilakukan satu tahun kemudian, ditemukan bahwa beberapa populasi burung masih tetap melakukan tradisi lama ketiak berusaha mendapatkan makanan dalam kotaknya itu, meski jumlah populasinya hanya tersis 40% dari sekitar 75 – 100 ekor burung yang tahun lalu pernah ikut serta dalam percobaan sebelumnya.

Penelitian tersebut menemukan bahwa ketika burung menemukan dua cara untuk membuka kotak teka-teki yang berisi makanan, maka akan sangat mungkin bagi mereka untuk meniru perilaku yang paling dominan di dalam kelompoknya atau dengan kata lain burung akan berusaha menyesuaikan diri dengan perilaku yang muncul dalam populasi lokal mereka.

“Percobaan kami menunjukkan bahwa burung bisa belajar melalui pengamatan dan hal ini mungkin membantu menciptakan “tradisi budaya” lokal secara acak,” kata Ben Sheldon, guru besar dari Universitas Oxford.

“Sekali mayoritas dalam satu kelompok akan mengadopsi satu cara untuk melakukan sesuatu, tradisi budaya ini kemudian ditularkan ke generasi selanjutnya dan bisa bertahan selama bertahun-tahun,” katanya seperti dilansir kantor berita Xinhua.

 

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment