Gudang Burung – Untuk minggu ini kita akan membahas tentang salah satu burung yang masuk kategori handalan untuk di setiap lomba. Yak benar, burung Pentet atau Cendet.Kita akan membahas bagaimana memilih Pentet atau Cendet baik berasal dari daerah hing…

Gudang Burung – Dengan semakin populernya burung ini sebagai burung masteran maka harga burung Rambatan Gacor pun semakin tinggi dibandingkan harga bakalan. Untuk rekan rekan Gembala yang sedang mencari masukan harga burung Rambatan…

Gudang Burung – Burung Blackthroat warnanya sih biasa tak seindah burung Kenari atau burung Lovebird namun karena kicauan burung blackthroat demikian merdu, ngeroll panjang dan nyaring.
Maka burung blackthroat atau disingkat dengan BT memiliki harga yang bisa dikatakan mahal, dibandingkan harga bakalan burung Kenari dan Lovebird yang sama sama hasil breeding, harga burung blackthroat jauh lebih tinggi.

Ukuran fisik burung Blackthroat (BT) sangat kecil dan tidak lebih dari ukuran tubuh burung prenjak merah atau prenjak lumut, namun jangan dikira, kicauan burung ini sangat keras dan terdengar dalam radius puluhan meter.

Tentunya anda akan penasaran dengan harga burung blackthroat karena burung ini tidak mudah ditemukan dipasar burung biasa, namun anda bisa menemukan atau mendapatkan burung ini dari peternak langsung atau pengepul burung import. 

Karena pada dasarnya burung ini berasal dari luar negeri yaitu Afrika yang beriklim panas, sehingga harga burung Blackthroat akan bikin panas setelah tiba di  Indonesia.

Daftar Harga Burung Blackthroat Juni 2014
  • Blackthroat jantan anakan Rp 1.100.000
  • Blackthroat betina anakan Rp 950.000
  • Blackthroat jantan (gacor) Rp 2.000.000 – Rp 2.500.000
  • Blackthroat betina d’wasa Rp 1.500.000


Gudang Burung – Bermacam jenis burung yang dititipkan di Gembira Loka Zoo (GLZoo) kembali didata petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta. Pendataan melibatkan dokter hewan dan tenaga ahli dari BKSDA, ditandai dengan pemasangan ring di salah satu kaki burung.

Petugas dari bagian perizinan dan kehumasan BKSDA, Apri, menjelaskan, satwa dilindungi yang dititipkan ke GLZoo ini merupakan hasil sitaan dari warga. “Nantinya akan kami lepasliarkan ke habitatnya,” jelasnya di sela pemasangan ring di kebun binatang setempat, Selasa.
Kepala Resort BKSDA Kota Yogyakarta,  Purwanto, menyebutkan, ada 20 ekor burung yang hari itu dipasangi ring. “Sebelumnya sudah 12 ekor burung yang kami pasang ring,” katanya seraya menyebutkan, jenis burung hasil sitaaan yang dititipkan ke GLZoo, seperti elang brontok, burung bayan, kakatua raja, dan merak.
Sedangkan petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA setempat, Titis Fitriyoso, menerangkan, satwa sitaan BKSDA selain dititipkan ke GLZoo juga diserahkan ke Taman Satwa Kulonprogo.


Gudang Burung – Dalam sebulan terakhir GLZoo menerima 15 ekor burung langka yang dilindungi dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Yogyakarta. 

Burung-burung tersebut merupakan hasil sitaan dan sebagian penyerahan dari masyarakat. “Saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk menyerahkan satwa yang dilindungi sudah semakin tinggi,” kata Kepala Resort BKSDA Kota Yogyakarta Purwanto SH, saat penyerahan seekor elang di GLZoo, Selasa.


Elang bido yang dikurung di dalam kotak dan diangkut dengan mobil patroli Kehutanan itu diterima langsung oleh Kabid Perawatan Satwa GLZoo, Miftah Nur Khasan. 

Menurut Purwanto, sejumlah 15 burung yang dilindungi itu penyerahannya ke GLZoo dilakukan secara bertahap. Ke-l5 burung itu terdiri dari 5 elang brontok dan jenis bido. Sedangkan merak 9 ekor, dan seekor burung bangau.

Gudang Burung – Harga Jual Burung Lovebird di bulan Juni 2014 mengalami pergerakan menurun dibandingkan dibulan sama tahun 2013, bila kita lihat harga saat ini dapat dipastikan bila harga ini adalah harga standard jauh sebelum burung lovebird boom…


Gudang Burung – Objek wisata Gembira Loka Zoo (GLZoo) Yogyakarta  pada akhir Mei atau awal Juni 2013 nanti siap hadirkan taman burung bagi pengunjung. 

Bird Park GLZoo itu nantinya bakal dilengkapi koleksi 12 ekor burung penguin dan 12 ekor burung flamingo. 
“Kami terus komunikasi dengan pihak-pihak yang akan membantu kita. Seperti halnya Singapura  Zoo, sudah menjanjikan untuk  membantu 6 ekor penguin. Enam penguin lainnya nanti akan kami cari di Amsterdam, Belanda,” kata Dirut GLZoo, KMT A.Tirtodiprojo (Joko) tentang persiapan hadirnya taman burung di kebun binatang setempat, kemarin.
Pembangunan bird pard tahap I ini dilakukan di atas tanah seluas 4.500 M2. Diperkirakan pembangunan taman burung ini  menelan dana Rp 5 miliar,  Rp 3,5 miliar  untuk biaya pembangunan fisik, d an Rp 1,5 miliar sisanya untuk melengkapi pengadaan burung.  
Berbagai jenis burung eksotis lainnya yang siap  didatangkan dari kebun binatang luar negeri, misalnya  angsa leher hitam dan bebek mandarin. Sedangkan jenis burung lokal yang akan mengisi kandang burung ini seperti  merak, jalak bali,cendrawasih, rangkok, julang emas, maleo, lori, nuri, dan lainnya.


Gudang Burung – Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta menyerahkan enam ekor burung murai batu (Copychus malabaricus) ke Gembira  Loka Zoo (GLZoo). Burung-burung  yang pandai berkicau ini merupakan hasil sitaan petugas karantina dari Bandara Adistutjipto.

Penyerahan enam burung tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Balai Karantina Pertanian setempat, Ir Heru Wahyupraja kepada Kabag Nutrisi dan Kesehatan Satwa GLZoo,  drh Noor Fitrianingsih, di Klinik dan Karantina kebun binatang setempat,  Senin.
Seksi Karantina Pertanian kelas II Yogyakarta,  Ina Sulistiyani,  menjelaskan, burung-burung  tersebut merupakan kiriman dari Banjarmasin, lewat  penerbangan non komersial menggunakan  pesawat Herkules. “Setelah kami periksa ternyata jumlahnya tidak sesuai yang tercantum dalam dokumen. Ada kelebihan jumlah burung, maka kemudian kami sita,” katanya.
Menurut peraturan, enam burung itu harus dimusnahkan ketika dalam tiga hari tidak diurus dokumennya oleh pemiliknya. “Tapi karena kondisi burung-burungnya sehat, maka kami serahkan ke GLZoo sebagai lembaga konservasi,” jelas Heru.

Plt Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin MSI memberikan hadiah kepada juara lomba kicau burung, Minggu (8/6) di Lapangan Cadika Pramuka Medan Johor.Sebanyak 1000 orang penggemar burung turut meramaikan lomba burung kicauan memperebutkan piala Walikota Med…

Gudang Burung – Sebanyak 1.000 orang peserta mengikuti lomba burung berkicau Walikota Medan Cup di Lapangan Cadika Pramuka Jalan Karyawisata, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Minggu (8/6). Selain lomba burung berk…

Gudang Burung – Kembali, salah satu burung mungil nan cantik ditemukan lagi di Indonesia. Kali ini berasal dari daerah Wakatobi, Kepulauan Timur Indonesia.Ya, Wakatobi Flowerpecker dengan bahasa latin Dicaeum kuehni ini memiliki warna yang sangat …

Pelepasan burung oleh Pemkot Bogor

Sebanyak 532 burung berbagai jenis di lepas di area Kebun Raya Bogor, Kamis (5/6/2014).  Kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup dan rangkaian memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke 532 digagas  KNPI Kota Bogor bekerjasama dengan Pemerintan Kota Bogor.

 

Pelepasan Burung tersebut dilakukan oleh Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto  diikuti Kepala Dinas Pendidikan Fetty Qondarsyah, Kepala Dinas Pendistrian dan Perdagangan Bambang Budianto, Asisten Tata Praja Sekretariat Kota Bogor Edgar Suratman selaku Ketua Panitia HJB ke 532,  serta Ketua Ketua KNPI Kota Bogor Hasbullah.

Sebelum pelepasan burung diawali Long March mulai dari sekretariat KNPI di GOR Pajajaran menuju Kebun Raya Bogor yang diikuti ratusan pelajar SMA dan SMK se Kota Bogor. Hujan gerimis yang memayungi pelajar selama perjalanan tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus berjalan menuju Kebun Raya.

Pada kesempatan tersebut para pelajar menyampaikan 5 petisi yang intinya mengharapkan pemerintah Kota Bogor harus memperhatikan lingkungan agar Kota Bogor lebih sejuk, segar dan nyaman.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan pelepasan burung ini sebagai simbol keseriusan dan kepedulian  seluruh masyarakat Kota Bogor terhadap kelestarian lingkungan dan strategi pembangunan yang ramah lingkungan.  “ Ini menjadi Komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk melestarikan lingkungan di Kota Bogor, “ tegasnya.

Sumber: Bogornews.com

Gudang Burung – Kung mania tentu tak asing dengan nama Farm ACC karena nama breeding perkutut ini sudah lama mengorbit, bahkan banyak sudah hasil tangkarannya sering moncer di lomba perkutut di berbagai tingkatan.Kini Acc BF sudah pindah tangan ke…


Gudang Burung – Tergiur mendapatkan sarang burung, Sawatu Rahman murid kelas II Sekolah Dasar, Simeulue Cut, Simeulue, nekat memanjat tiang listrik.

Kenekatannya ini berujung maut. Dia tewas kesetrum listrik. Bahkan kejadian naas ini sempat membuat listrik Simeulue padam total.

Informasi dihimpun Rakyat Aceh (Grup JPNN), Minggu (1/6), kejadian mengenaskan dilakukan Rahmah, sepulang dari sekolah bersama adiknya Fikri murid kelas 1 SD Borengan.  Korban melihat sarang burung di tiang listrik bertegangan tinggi dan langsung dipanjat korban.

Namun naas anak keempat dari pasangan suami isteri, Tamarudin dan Eli Dasliana warga Desa Ujung Padang, kecamatan Simeulue Cut, itu, menyentuh kabel listrik telanjang tegangan tinggi.

Korban langsung tersentak dan terjatuh dari tiang listrik dengan kondisi sekujur badan menghitam. Baju dan celana korban hangus terbakar.

Peristiwa itu, dibenarkan Kepala Desa Ujung Padang, Kecamatan Simeulue Cut, Ardan Sani, yang dihubungi Rakyat Aceh.

“Iya pak, dia sudah meninggal karena memanjat tiang listrik ditemani adiknya si Fikri, mau mengambil sarang burung, bajunya hangus, badannya hitam semua”, kata Ardan Sani.

Dia menambahkan, korban sempat menjamah sarang burung, yang berada diujung besi penyangga kabel listrik. Sedangkan Fikri, adik korban yang menyaksikan korban telah jatuh dan hangus, langsung berteriak dan mendatangi rumah warga, sekitar 100 meter dari tiang listrik.

Kemudian warga langsung melarikan korban ke Pukesmas setempat. 

“Adiknya minta tolong kepada warga, walaupun dia sudah meninggal dari lokasi, warga melarikan ke Pukesmas. Kemarin jam tiga sudah dimakamkan”, imbuh Kades Ujung Padang.

Terkait dengan bocah yang meninggal tersengat arus listrik juga dibenarkan Kepala PLN Rayon Simeulue, Abdul Muis, yang dihubungi Rakyat Aceh, Minggu (1/6).

“Iya benar ada anak tersengat listrik. Bahkan karena kejadian ini, sekitar pukul 11:00 WIB, sistim jaringan listrik sempat mendadak terjadi gangguan padam total diseluruh Kabupaten Simeulue. Suplay arus listrik macet,” terang Abdul Muis.

Dia meminta supaya seluruh warga Simeulue tidak menyentuh, menganggu dan mendekati jaringan listrik, tanpa ditemani oleh petugas PLN, termasuk penebangan pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik.

“Kita telah mengnjungi dan bersiraturrahni kepada keluarga korban, sebagai bentuk dukungan moril. Kita imbau kepada warga, jaringan listrik itu sangat berbahaya, jangan didekati dan diganggu,” tegas Abdul Muis.