Home / 2014 / February

Monthly Archives: February 2014

Mengorbit Karena Event Lomba, Ialah Avi Bird Farm


Gudang BurungAvi bird fram  orbitan Suhardi alamat Mutihan Gergunung Klaten Utara  Rt 01 Rw 07  Hp. 081227722569 Dia Konsentrasi beternak 1,5 tahun terakhir atau sejak awal 2012. Suhardi awalnya hanya sebagai penggemar rumahan dan meningkat lomba dan beternak.

Dari kediamannya Suhardi yang kesehariannya juga salah satu anggota satuan keamanan (Satpam) BRI Klaten,  1 tahun yang lalu setelah tahu prospek perkutut maka usaha  ini di geluti hingga menghasilkan sebuah usaha yang dapat menjadi bagian pemasukan keuangan keluarga dengan mendirikan kandang farm burung sebanyak 42  petak kandang.
Dari sejumlah petak kandang di lantai  atas terdapat 36 kandang dan bawah 6, kandang meski  sebagian ada di ruang tersendiri. Untuk di lantai atas blok B telah produksi sebanyak  5 kandang, mulai dari 2 b s/d 7 b. Sedang bagian timur blok C 7 kandang telah produksi.
Induk perkutut yang tergolong pavorit dan telah menghasilkan piyik di kandang  1,c 5,c, 4 c, Telah menelurkan piyik-piyik  yang kedepan layak untuk lomba dan di ternakan.  Ada satu induk ngetop yakni trah jawara nasional Golden Boy masih dalam penjodohan.  
Suhardi mengungkapkan, saya masih harus banyak belajar breeding perkutut hal ini  di maksud  agar lebih profesional “ Kata Suhardi.
Tercatat Pemilik AVI BF ini saat ada lomba perkutut di wilayah  DIY dan Jateng hadir bahkan sering moncer meraih prestasi bersama Wawan Widya Tulung Klaten, Dan sementara  burung jagoan yang bernama Tanaka masuk sepuluh besar LPPJ 2013.
Terlihat sejumlah kandang yang di buat juga sangat bagus dan profesional karena terbuat dari Aluminum yang kuat dan tahan lama, selain lokasi kandang di desain ada sirkulasi udara  dan induk perkutut juga di buatkan  penyejuk dengan tanaman dalam Pot di sekitar Farm.
Meski saya baru 1.5  tahun beternak, namun saya tak asal breeding karena saya banyak belajar dengan  yang telah sukses, selain memakai tips beternak dengan penyeleksian induk individual selection dan darah yang bagus maka, mampu menghasilkna piyik yang bagus pula.
Sedang bagian keberhasilan seorang peternak, kandang harus bersih, makanan bersih, dan bervitamin serta perawatan intensif perlu di jalankan hal ini agar  dalam breeding berhasil ‘Papar Suhardi mengakhiri  perbincangan

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Ternak Perkutut – 4. Peternak

Gudang Burung - Untuk membeli perkutut calon Indukan, mau tidak mau kita harus datang ke Peternak tertentu untuk memilih dan membeli bibit perkutut. Di Tanah Air kita sekarang ini, sudah banyak bahkan ribuan Peternak dari yang berskala kecil,...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Ternak Cucak Rawa Metode Kandang Alam

Gudang Burung - Beternak burung kicauan seperti cucakrowo bisa menjadi usaha yang prospektif untuk mendulang rupiah.Bagian dari tips sukses dalam budidaya burung tersebut adalah peternak perlu membuatkan kandang indukan burung  mirip alami al...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Ternak Perkutut – 3. Menghadiri Lomba Atau Latber



Gudang BurungDatang, melihat dan mendengarkan suara perkutut yang dilombakan atau konkurs, juga pada waktu latihan bersama, sambil bertanya kepada peternak atau penggemar perkutut yang lebih tahu (senior), merupakan tempat belajar yang terbaik. 



Dengan cara ini kita akan semakin paham bagaimana suara perkutut yang baik dan benar. Ingat akan pepatah : “Malu bertanya, sesat dijalan“.

Pada kesempatan itu, kita juga bisa mengetahui secara langsung atau tidak langsung harga seekor perkutut berdasarkan kualitas suaranya. Tujuannya agar kita tidak jadi korban dan disembelih oleh peternak nakal ketika kita akan memilih dan membeli calon Indukan untuk diternakkan.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Widya Bird Farm, Satu Dari Sekian Bird Farm Asal Klaten

Gudang Burung - Kandang peternakan burung perkutut ragam konsep ada yang sederhana mewah bahkan ada yang super mewah.Kemewahan ataupun super bagus tentu hal ini menjadi bagian seni yang dapat membuat seseorang senang sehingga perkututnya juga bisa...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Ternak Perkutut – 2. Darah Atau Blood Line



Gudang BurungSebagian besar peternak sukses mengatakan bahwa unsur darah keturunan yang mengalir pada seekor perkutut atau disebut “Trah“ sangat menentukan kualitasnya. 

Walaupun ada sebagian peternak yang percaya bahwa kualitas suara seekor perkutut dapat diciptakan dengan melakukan “crossing“. 

Penulis meyakini bahwa Trah darah seekor perkutut semula juga hasil dari sebuah kerja lama dan panjang melalui sebuah penelitian dengan berpedoman pada ilmu crossing dari hukum Mendel.

Karenanya untuk membeli perkutut piyik, selain mengamati suaranya, juga sebaiknya perkutut piyik tersebut mempunyai aliran darah yang jelas dan bagus.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Jati Mas Bird Farm, Pembreeding Perkutut Yogyakarta


Gudang Burung - Peternak perkutut yang satu ini memiliki sedikitnya  40 kandang ketika media burung berkunjung di farmnya Dia mengaku  sebelumnya telah  mengenal  perkutut  sejak  masih remaja.
Istiadi yang tinggal di jalan Pleret, Jambidan Banguntapan Bantul ini pernah juga  memiliki sejumlah induk dan kandang ternak perkutut sebelum gempa bumi tahun  2007

Dari  hasil liputan media  farm yang beralamat   Jl Pleret  Km 4 Tegal  Jatimulyo RT  01 Jambidan Banguntapan Bantul ini, ternyata memiliki kandang yang diisi dengan burung piyik perkutut.
Yang menarik, perkututnya sudah ada yang mampu menghasilkan  atau produksi dan laku di beli penggemar, meski baru  sebanyak  10 pasang yang produktif. Dia sangat gembira bisa berhasil dalam breeding perkutut.
Pria yang berprofesi di bagian dari kru reporter RRI itu memberikan nama  usaha dan ring di kaki perkutut Jati emas.  Saya belajar dari sejumlah peternak  sukses, sedang  materi  yang ada seperti Palem sk 53 ring 777.
Kandang yang produksi, no ring 891 x 859 jantan  trah  dari sk 2 adik Hikayat Cinta yang pernah meraih prestasi nasional  di kawin silang “kata Itiadi, yang fotonya diambil di depan farmnya tersebut
K2  wat mataram 782 x wat porseason wat 719 burung ini berasal dari tpp 604 T 10 MLt 915 N2. Betina KPP 13 888 K 3, Darah kpp 131000 K. 168.
Yang  telah produksi  K 1 , 3, 4, 6, 7,9,10,12,  sementara konsentrasi mengejar kualitas dan sebisa mungkin akan ikut burung lomba agar perkutut  saya bisa luas marketingnya” pungkas bapak Istiadi yang dapat di kontak di Nomor HP  EXL  , 087739076823

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Ternak Perkutut – 1. Sekolah Perkutut



Gudang BurungSesuatu yang baru yang ingin kita ketahui termasuk beternak, sebaiknya kita belajar mulai yang paling gampang atau terendah seperti murid sekolah yang belajar dari TK, SD, SMP dan seterusnya sampai S1, S2 dan selanjutnya.

Dalam beternak langkah pertama dan utama yang perlu dilakukan adalah mencari dan memilih Indukan untuk diternakkan. Kalau kita tidak pintar-pintar bagaimana menghadapi trik untuk ini, salah-salah kita bisa babak belur dan habis duit segudang.

Caranya dengan membeli dahulu perkutut piyik yang murah istilahnya “cepekan“ dan memeliharanya, sambil kita belajar dan memahami berbagai aspek suaranya, makanannya, perawatannya, dan lain-lain. Setelah menjadi dewasa, diharapkan kita sudah paham betul perubahan kualitas dan irama suaranya yang kita inginkan.

Bila sudah merasa lebih tahu, belilah perkutut piyik yang harganya lebih mahal, tujuannya sama untuk memantau perkembangan perkutut piyik tersebut sampai dewasa. 

Demikian seterusnya kita berusaha untuk meningkatkan kualitas perkutut dengan kemampuan dana yang tersedia. Dengan demikian kita akan terhindar dari gorokan para peternak yang tidak bertanggung-jawab dan juga terhindar dari seloroh, “ sekolah perkutut itu biayanya mahal “.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Derkuku Putih

Gudang Burung - Burung derkuku pada umumnya memiliki warna bulu coklat dan abu abu, namun beda dengan derkuku yang satu  ini justru memiliki kelir bulu berwarna putih bagia kapas.Burung yang di update majalahburungpas.com ini hasil kawin sila...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Lomba Ditengah Abu Kelud

Gudang Burung - Pasca Erupsi Gunung Kelud merekahkan semburan pasir dan debunya, tak berpengarus terhadap aktifitas pecinta burung perkutut.Seperti halnya pada hari Selasa 18 /2/2014 P3SI DIY melakukan lomba perkutut di lapangan Mila bf Kota gede ...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Mendeteksi Kualitas Perkutut Saat "Piyik"

Gudang Burung - Berburu burung berkualitas dari peternak satu ke peternak lainnya memang menjadi bagian penting seorang kungmania agar pilihannya tidak samapai salah. Nah cara ini merupakan strategi dan taktik penting kungmania agar saat memb...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Asun, Pendiri Sekaligus Suksesor CV Malang Kenari Jaya



Gudang BurungHanya mampu tamat sekolah dasar (SD) tidak membuat Sunhaji minder, patah semangat ataupun berkecil hati. Dengan belajar otodidak, pria yang akrab dipangil Asun ini bisa membuktikan diri menjadi pengusaha sukses dari beternak burung kenari



Melalui CV Malang Kenari Jaya, Asun mampu membuat Kenari menjadi salah satu ikon burung andalan Kota Malang. Berkat kerja keras dan keuletannya, ribuan kenari milik pria yang tinggal di Gadang 21 C ini kini tersebar ke seluruh Indonesia.

Kalau ketika awal memelihara kenari omzet Asun pada tahun 1991 tidak lebih dari Rp 75.000 per minggu, kini omzet CV Malang Kenari Jaya per pekan Rp 500 juta -600 juta. Berkat penghasilan sebanyak itu, Asun yang awal kedatangannya ke Kota Malang masih mengontrak, kini sudah bisa pergi haji, memiliki rumah sendiri, mobil bagus-bagus dan pekerja yang khusus merawat kenari.

Asun mengungkapkan, awalnya beternak kenari hanya hobi pada awal tahun 1991. Karena tidak memiliki uang, ia harus menjual tape recorder dan TV. Dari penjualan barang berharga yang dimilikinya itu Asun bisa membeli seekor kenari pejantan dan dua betina.

“Awal pertama memelihara kenari, saya masih kontrak satu kamar kecil, burung kenari  itu saya tempelkan di atas kamar tidur. Saya benar-benar tidak menyangka kalau bisa berkembang seperti sekarang,” jelas Asun, Rabu
.
Asun menyebutkan, dari indukan awal itu, usahanya terus berkembang, sebab kenari yang dibeli ternyata memiliki kualitas yang bagus. Satu indukan kenari saja mampu melahirkan begitu banyak kenari yang jumlahnya tidak kurang dari seratus ekor.

“Tahun 1995 sampai 1997, saat orang lain kesulitan mencari uang akibat krisis moneter, saya justru panen uang dari berjualan kenari. Sebab dengan naiknya harga dolar, otomatis harga kenari juga naik,” tegas Asun.

Saking banyaknya penghasilan yang didapat waktu itu, Asun sampai bisa membeli rumah yang sebelumnya menjadi tempat kosnya dan membangunnya lebih representatif. Tahun itu juga dia bisa membeli kios di pasar Splendid.

Meski usahanya sempat jatuh juga, saat isu flu burung merebak dan membuat harga kenari anjlok, Asun tidak pernah patah semangat. Perlahan namun pasti, dia terus membenahi usahanya hingga kini bisa berkembang lagi.

Bahkan sejak dua tahun lalu, setelah sukses menjadi peternak dan pengepul kenari, Asun semakin berani ekspansi pasar kenari dengan mengimpor kenari langsung dari luar negeri. Hingga saat ini, kenari yang dikembangkan pria kelahiran Bantur, Malang Selatan ini sudah mendatangkan kenari dari Taiwan, Afrika, Belanda, Italia dan berbagai negara di Eropa yang lain.

“Alhamdulilah, saat ini omzet kenari saya per pekan sekitar Rp 500 juta-600 juta. Keberhasilan ini tidak lepas dari doa, ketekunan dan terus belajar membaca keinginan pasar,” ujar Asun.

Dengan sudah memiliki jaringan kuat di berbagai penjuru tanah air, Asun mengaku sama sekali tidak kesulitan menjual kenari impor yang didatangkan. Dari pengalaman selama ini, untuk kenari 2.000 sampai 10.000 indukan yang didatangkan dari luar negeri hanya butuh waktu sekitar tiga hari untuk habis terjual.

Berbeda dengan kenari lokal yang harganya mulai Rp 150 ribu sampai 1 juta, untuk kenari impor, harganya jauh lebih mahal. Asun mencontohkan, untuk kenari impor Yorkshir, pejantan bisa mencapai enam juta. Sementara itu, yang betina sekitar Rp 4,5 juta.

Selain jenis Yokser, kenari impor yang dijual Asun diantaranya berjenis Red Intensif, Red Mozaik, Goldstar, Border, Norweight, Shotfensi, Five Fansi, dan lain sebagainya.

Agar burung kenari impor yang dirawatnya bisa terus sehat, meski menghadapi perubahan cuaca di Kota Malang yang jelas berbeda dengan di negeri asal burung tersebut, pria kelahiran 1975 ini memiliki kiat tersendiri. Di antaranya dengan mendatangkan khusus obat-obatan burung dari luar negeri.


Baca selengkapnya dijamin seru! »

Pencuri LoveBird Dibekuk Polisi

Gudang Burung -  Saiful Basori (35), pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Gresik akhirnya dibekuk polisi di Jalan Raya Bungah.Semula pria asal Desa Sukowati, Kecamatan Bungah itu telah lama menjadi buruan polisi terkait kasu...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Penangkaran Blackthroat dengan sistim poligami

Penangkaran Blackthroat dengan sistim poligami 1

Menangkar blackthroat meskipun sering dikupas secara panjang lebar, namun, ternyata masih menyisakan tanda tanya bagi sebagian besar penangkar yang umumnya pemula. Banyak yang mengaku kalau beternak burung blackthroat ini adalah pekerjaan yang "gampa...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Malang Kenari Jaya Siap Gelar Kontes Kenari



Gudang BurungBegitu banyaknya pencinta dan peternak burung di Kota Malang, menjadikan kenari sebagai salah satu ikon kota ini. Untuk lebih menyemarakkan usaha burung kenari di Kota Malang agar semakin berkembang, maka CV. Malang Kenari Jaya siap menggelar lomba bodi kontes burung kenari.

Pemilik CV. Malang Kenari Jaya, Sunhaji, mengungkapkan bahwa saat ini sedang menyiapkan panitia lomba bodi kontes burung kenari. Sebelum lomba ini, pihaknya juga pernah menggelar lomba yang sama tujuh tahun yang lalu.

“Kami akan menggandeng Dinas Pertanian Kota Malang, para peternak dan penghobi, untuk bersama-sama menyukseskan lomba. Kalau tanggal pastinya sudah ketemu akan segera kami umumkan,” jelas Asun, Kamis 

Sunhaji atau yang akrab dipanggil Asun mengungkapkan, untuk lomba yang disiapkan saat ini terdiri dari berbagai jenis burung kenari, mulai dari jenis yorkshireborderwaterlagerspanish timbrado, blackroot, lokal dll. Dengan semaraknya kegiatan lomba kenari diharapkan bisa semakin membuat masyarakat jatuh hati kepada kenari.

“Pengalaman selama ini, semakin banyak masyarakat yang tertarik akan kenari maka semakin bagus untuk pasar kenari. Kota Malang saat ini sudah menjadi pusat kenari, dan ini akan terus kami tingkatkan,” kata Asun.

Peternak kenari di Sawojajar, Wawan, mengakui bagusnya harga kenari saat ini sangat membantu sekali untuk perekonomian rumah tangganya agar tetap stabil, apalagi di saat seperti sekarang ini yang sangat sulit mencari pekerjaan. Dengan banyaknya lomba burung kenari di Kota Malang selama ini, sedikit banyak sangat menguntungkan peternak.

“Banyaknya lomba kenari menguntungkan peternak, sebab dengan adanya lomba semakin membuat peternak bersemangat untuk melahirkan kenari-kenari juara,” ujar Wawan .

Wawan menyebutkan, burung kenari selama ini pemasarannya sangat mudah. Kalau menjual ayam masih perlu ke pasar, pengalaman selama ini untuk menjual kenari, di rumah saja pedagang sudah banyak yang mencari.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Cuaca Mulai Panas, Para Peternak Kenari Waspada

Gudang Burung - Panasnya cuaca yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul beberapa hari terakhir, ternyata juga berdampak buruk bagi para peternak burung jenis Kenari. Burung tersebut akan mengalami heat stress atau stres akibat kepanasan dan dapat ber...

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Memulai Bisnis Perkutut Dengan Modal "Pas-Pasan"



Gudang Burung - Bisnis Burung perkutut memang tidak tidak ada matinya, dari harga murah sampai harga selangit semuanya laku dijual. Mungkin itulah kenyataan yang dirasakan para peternak perkutut yang sudah sukses. Cerita sukses peternak perkutut tidak hanya dari peternak yang memiliki koleksi indukan berkelas, tetapi juga kelas perkutut kropyok juga turut menuai manisnya bisnis ternak perkutut ini.

Maklum saja konsumen perkutut memang berasal dari kalanga beragam, mulai yang kantong tipis hingga tebal. Selain itu juga hobi perkutut adalah soal selera. Meski menutur orang lain jelek kalau kita suka tidak masalah.

Melihat segmentasi pasar burung perkutut yang sangat luas ini, beberapa peternak biasanya memiliki koleksi dari yang harga murah hingga harga mahal. Meski farm perkutut sudah ternama, tidak lupa menyediakan koleksi yang lebih mudah dijangkau kantong. Inilah uniknya bisnis ternak perkutut.

Langkah Bisnis Ternak Perkutut


Menurut H Subhan Zein (56), berternak Burung Perkutut dari Pekalongan, ternak perkutut tidak ada ruginya. Hal ini selain masalah pasar yang terbuka luas, juga mengenai perawatan yang mudah dan murah. H subhan yang juga ketua Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Koordinator Daerah (Korda) Pekalongan menambahkan makanan burung perkutut cukup mudah, yaitu berupa campuran biji-bijian seperti millet, jewawut, gabah, ketan hitam, dan kacang hijau, maka Perkutut bisa menghasilkan anakan yang baik.

Bagi pemula yang ingin menekuni bisnis ternak perkutut H Subhan menyarankan untuk mengawali dengan yang murah saja, untuk sekedar mulai belajar bisnis ternak perkutut. Sebaiknya bagi pemula membeli burung perkutut yang sudah berjodoh, sehingga lebih cepat berkembang biak dan sekedar pindah kandang. Yang penting dalam tahap ini adalah belajar bagaimana  cara beternak perkutut dengan baik, Selanjutnya secara bertahap jika sudah sukses bisa upgrade kualitas ternakan burung perkututnya.

Contoh sederhana dalam memulai bisnis ternak perkutut adalah dengan membeli sepasang Perkutut seharga Rp 300 ribu saja, dalam kondisi stabil, burung anggungan ini mampu menetaskan dua pasang anakan dalam sebulan. Nah, jika tiga bulan maka akan menghasilkan anakan enam ekor. “Jika dijual di pasar burung, harganya bisa mencapai Rp 50 ribuan. Maka dari 50 ribu dikalikan 6 hasilnya Rp 300 ribu, sehingga modal awal untuk perkututnya sudah kembali. Tinggal cari untuk pakan dan kandang saja,” terangnya
.
H Subhan juga memberi saran kepada peternak perkutu pemula, jangan terburu nafsu terlebih dahulu dalam memulai bisnis ternak perkutut. Jangan melihat kualitas dulu, tetapi yang penting bisa beranak dan bisa menjual ke pasar. Jika ini sudah bisa dilalui dengan baik, peternak perktutu tidak perlu repot-repot menjual ke pasar, akan ada saja orang yang datang membeli perkutut-perkutut kita.

Bisnis ternak perkutut, bukanlah bisnis jangka pendek tetapi jangka panjang dan perlu kesabaran dan ketelatenan. Meski potensi pasar terbuka luas, tetapi tidak bisa dihitung secara matematis. Perlu ketelatenan dalam perawatan sehingga keuntungan akan datang.

Baca selengkapnya dijamin seru! »

Bisnis Burung, Usaha Sampingan Atau Utama Part. II




Gudang Burung - Tulisan ini boleh dikata merupakan “edisi pendalaman” dari sejumlah tulisan tentang usaha beternak (penangkaran) burung yang pernah dimuat di rubric Inspirasi Usaha ini. Sengaja ditulis untuk memenuhi permintaan sejumlah pembaca yang menginginkan agar tulisan-tulisan tentang usaha beternak burung diperdalam sehingga mereka dapat mengambil kesimpulan sebagai dasar bagi rencana mereka untuk memulai usaha sejenis.



Belum Berani


Tengok Pepsi sebagai misal. Meski ia kini telah memiliki sekitar 60 pasang indukan burung kenari yang dapat membuatnya panen minimal 60 s.d 100 anakan setiap bulan, tetap saja ia harus mengandalkan biaya hidupnya pada pekerjaan utamanya sebagai karyawan pabrik rotan. 

Hal itu karena ia masih belum berani berinvestasi lebih besar untuk bisnis burung kenarinya, sehingga seluruh kenari indukan yang kini memenuhi hamper semua ruangan di rumahnya berjenis lokal yang harganya boleh dibilangt ermurah di kelasnya. Seekoran akan kenari local siap jual paling tinggi harganya hanya Rp 170.000,-. 

Bila dikurangi biaya produksi dan factor kerugian akibat kematian burung, terutama indukan, bisa dihitung berapa penghasilan Pepsi dari beternak burung. Tidak kecil memang, tapi untuk menjadikannya sebagai bisnis utama butuh perluasan dan peningkatan kualitas dan kuantitas usaha.
Lebih-lebih Subhi di Tegalwangi. Selain jumlah indukan kenarinya yang hingga saat ini baru mencapai 20 pasang, waktu untuk mengelola peternakannya pun terbilang sangat terbatas. 

Maklum lelaki yang sudah mulai beternak kenari sejak tahun 2008 silam itu juga berprofesi sebagai guru di SDN Sumurwuni, Kec. Argasunya, Kota Cirebon. Penghasilannya dari beternak burung masih kalah jumlah dibandingkan dengan gajinya sebagai guru, apalagi bila ditambah penghasilan istrinya yang juga berprofesi sebagai guru.

Bandingkan dengan penghasilan Gepeng dan Danu. Dari 20 pasang indukan murai batu milik mereka, bila setiap bulan yang berproduksi setengahnya saja, maka rata-rata ada 30 ekor anakan murai batu yang siap jual, karena burung murai batu rata-rata beranak 3 ekor. 

Seekor murai batu jantan umur sebulan sudah diterima pasar dengan harga tak kurang dari Rp 1,8 juta. Ditambah lagi kontribusi dari 20 indukan lovebird yang dapat menambah pundi-pundi Gepeng-Danu tidak kurang dari Rp 5 jt per bulan. Secara demikian, kira-kira pekerjaan formal sekelas apa yang bergaji Rp20juta per bulan?

Baca selengkapnya dijamin seru! »
Pasang Iklan anda. Hubungi SMS 087888327888