Gudang Burung – Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar burung yang kita pelihara jangan sampai terbang atau lepas bebas kembali ke alamnya dari sangkar, yang kelima adalah :Ini yang biasa terjadi pada yang suka burung, pintu sangkar y…

 Gudang Burung – Brinji Bergaris (Ixos malaccensis) adalah spesies burung kicau dari keluarga Pycnonotidae. Ukuran tubuh Brinji Bergaris sekitar 22 cm. Burung ini berwarna zaitun-gelap, tanpa jambul dengan dada abu-abu, burik putih, dan perut se…

Burung parkit meski memiliki tubuh yang berukuran kecil dari jenis burung paruh bengkok, namun kecerdasannya hampir sama dengan jenis paruh bengkok lainnya. Parkit memang termasuk burung yang cerdas dan mudah dibuat jinak, dan karena kelebihannya itula…

 Gudang Burung – Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar burung yang kita pelihara jangan sampai terbang atau lepas bebas kembali ke alamnya dari sangkar, yang ke empat yaitu memastikan gantungan sangkar.Yang dimaksud di sini adalah ban…

 Gudang Burung – Kali ini kita mencoba menilik beberapa nasib satwa – satwa liar yang ada di Indonesia ataupun di seputar daerah kita baik itu satwa burung ataupun hewan – hewan liar yang mungkin sampai saat ini masih sering kita jumpai di temp…

 Gudang Burung – Melihat hewan membentuk formasi khusus memang hal yang sudah biasa kita temui, seperti ikan haring yang berkumpul untuk saling melindungi diri, badak yang berdiri melingkar jika ada ancaman bahaya, atau piranha yang berkumpul u…

 Gudang Burung – Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar burung yang kita pelihara jangan sampai terbang atau lepas bebas kembali ke alamnya dari sangkar, yaitu yang kedua adalah tetap waspada ketika memindah sangkar.Ini yang biasa dila…

http://www.gudangburung.com/ 
Gudang BurungKota Pekanbaru memiliki iven baru yang bisa menjadi wisata baru, yakni lomba burung berkicau yang diikuti peserta se-Sumatera dan Jawa.

Bagi penggemar kicau burung atau yang suka dengan wisata satwan, sebuah lomba burung berkicau dengan seribuan peserta dari Sumatera dan Jawa bisa menjadi alternatif menarik. Digelar di Tama Kota Pekanbaru, , Ahad lomba ini digelar Yayasan Boy And Rusli (BnR). Tim Medan raih Rp 10 juta dari lomba burung jenis Murai Batu Gubernuran yang bernama Paku milik Juhui.


Penyerahan hadiah langsung diberikan Gubernur Riau M Rusli Zainal yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Riau Joni Irwan didampingi Ketua Umum Yayasan BnR Riau Dadang Antoni. Selain mendapatkan uang tunai, pemenang juga mendapatkan tropi dan piagam.

Lomba burung ini berlangsung hanya satu hari dan diharapkan kedepan perlombaan seperti ini dapat mengikat tali silaturrahmi diantara kita para komunitas pecinta burung yang diperkirakan untuk kota Pekanbaru mencapai 600 hingga 700 orang. Selain itu juga diharapkan perlombaan burung ini menjadi alternatif pariwisata baru di Pekanbaru khususnya atau Riau secara umum.

“Kegiatan ini sangat unik, karena itu bisa dikembangkan menjadi potensi pariwisata menarik bagi Kota Pekanbaru,” harap Joni usai penyerahan hadiah.

Sementara Dadang Antoni, mengatakan lomba burung berkicau ini merupakan kegiatan bergengsi bagi pecinta burung. “Dalam perlombaan burung yang diadakan Yayasan BnR Riau ini diikuti seribuan peserta dari Sumatera dan Jawa, untuk juara I diberikan uang tunai sebesar Rp 10 juta. Selain itu kita juga berharap agar ajang perlombaan burung Sumatera ini menjadi ajang bergengsi dan bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya. Riau.

Selain itu Dadang menambahkan Juara I untuk jenis burung Murai Batu Gubernuran diraih dari tim Medan,”Saat ini untuk jenis burung Murai Batu Gubernuran diraih tim Medan dengan nama burung Paku milik Juhui, hadiah uang tunai Rp 10 juta langsung diberikan Kadis Budpar Riau,” ujarnya.

Hingga saat ini 13.08 WIB perlombaan masih berlangsung dan pemberian hadiah langsung diberikan usai perlombaan satu jenis burung tersebut.

 Gudang Burung – Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar burung yang kita pelihara jangan sampai terbang atau lepas bebas kembali ke alamnya dari sangkar, yaitu di antaranya : Sebelum memindahkan burung ke sangkar yang baru periksa selu…

Gudang Burung – Komunitas pencinta burung mulai bermunculan di daerah, seperti di Kota Tegal dan Pekalongan. Selain sebagai upaya melestarikan keberadaan dan keindahan burung, para pencinta burung juga mengaku memelihara burung untuk memenuhi kegem…

Berikut beberapa fakta menarik seputar burung paruh bengkok dari seluruh dunia :Burung paruh bengkok paling langka di dunia adalah burung Spix Macaw, kemungkinan burung ini sudah punah dihabitatnya meskipun ada beberapa yang bisa bertahan hidup di pena…

 Gudang Burung – Hal penting untuk mengawali bisnis merpati balap ternyata bukan kuantitas, melainkan kualitas dari merpati balap yang dipunyai. Bahkan jika modal terbatas hanya memiliki 2 atau 3 kandang merpati balap sudah cukup.Yang terpenting …

http://www.gudangburung.com/
Gudang BurungSepuluh tahun lalu, seorang ahli merpati balap di Jakarta Barat pernah berucap, beternak merpati balap itu harus berawal dari hobi. Dengan begitu ada kemauan untuk belajar. Sebaris kalimat itu sampai saat ini masih menjadi resep rahasia keberhasilan banyak pehobi dan penangkar merpati balap di tanahair.



Berikut lanjutan 10 fakta yang bisa menambah pengetahuan para pehobi merpati balap.


6. Sepasang induk babu paling bagus meloloh 1 telur, tetapi 2 telur pun masih bisa. Lama meloloh 30–48 hari. Induk babu paling bagus banyak karena sepasang induk hanya meloloh 2–3 kali saja dengan selang waktu istirahat 1–1,5 bulan. Lebih dari itu, induk sudah bosan dan ditakutkan akan menelantarkan anakannya yang diloloh tidak sehat.

7. Telur dipindah ke induk babu yang memiliki tanggal bertelur beriringan, paling lama bedanya 2 hari, dan terbaik satu hari. Yang penting babunya harus bertelur belakangan. Andai induk dijodohkan Minggu, misalnya, induk babu dijodohkan Senin supaya bertelur beriringan. Bila dijodohkan hari Minggu, Senin berikutnya induk sudah bertelur.

8. Terdapat kepercayaan tertentu dalam merpati balap. Burung yang dilombakan tidak pernah diambil anaknya. Bila diambil, telur tidak ditetaskan selama burung masih mengikuti lomba.

9. Penyakit yang sering menyerang merpati balap adalah tetelo di saat peralihan musim. Sebagai tindakan preventif berilah merpati vitamin secara rutin. Selain itu tutup ruang kandang agar angin tidak masuk. Selama itu, burung hanya dilepas di dalam ruangan.

10. Pakan yang diberikan berupa jagung kecil, jagung kecil, beras merah, kacang hijau, dan tepung kerang. Pakan diberikan 2 kali sehari. Pada pagi jumlah pakan yang diberikan cukup sedikit 10—15 butir, serta sore diberikan sekenyangnya. Merpati yang sudah dilatih biasanya sedikit makan, tapi merpati yang sedang meloloh akan banyak makan.

 

Gudang Burung – Inilah waktu yang ditunggu-tunggu. 2 event akbar Lomba Burung Kicau di Soloraya mendekati hari H. Ya, yang pertama adalah 7 Years Unlimited Papburi Solo, 9 Februari 2014 bertempatdi di Pendopo Danukusuman, SoloDan yang kedua disaa…

 Gudang Burung – Gempa 6,3 Skala Richter (SR) telah menguncang Selandia Baru pukul 15.52 waktu setempat. Gempa ini menimbulkan hentakan hebat yang terasa hingga di ibukota Wellington. Bahkan akibat gempa ini, ikon burung elang besar Trilogi Hob…

 
Gudang BurungSepuluh tahun lalu, seorang ahli merpati balap di Jakarta Barat pernah berucap, beternak merpati balap itu harus berawal dari hobi. Dengan begitu ada kemauan untuk belajar. Sebaris kalimat itu sampai saat ini masih menjadi resep rahasia keberhasilan banyak pehobi dan penangkar merpati balap di tanahair.

Belajar artinya mau meluangkan waktu. Sekadar mencontohkan merpati balap unggul diperoleh melalui latihan, tidak sekadar mengandalkan darah juara. Bayangkan pula merpati balap yang terbang kencang tidak akan bagus seterusnya bila tidak diimbangi latihan rutin. Yang sering muncul adalah merpati balap semula terbang pelan, tetapi karena rutin dilatih lama-kelamaan merpati balap itu terbang amat cepat. 

Berikut 10 fakta yang bisa menambah pengetahuan para pehobi merpati balap.

1. Semakin lama bermain di merpati, pehobi akan mahir menilai kualitas burung. Beberapa kriterianya adalah berbulu halus, umumnya berwarna cokelat, kelabu, dan tritis, dagingnya empuk, dan ototnya kuat. Selain itu tongkrongannya sudah kelihatan, gagah. Bila merpati balap dipegang pun enak, tidak merosot. Burung bagus dagingnya empuk dan penuh, pas dengan tangan, bentuknya bulat bak perahu.  Berbeda dibandingkan merpati balap biasa, bentuk perutnya segitiga dan ada tulangnya.

2. Merpati yang siap dilatih otot-otot ketiaknya tebal dan kuat. Dilatihnya harus berpasangan.  Nah untuk mendapatkan pasangan tepat cari betina dewasa yang memiliki warna bulu sama dengan induk lolohan. Pada umur 8,5 bulan atau burung bertelur 10 kali ditambah 5 bulan, baru merpati siap dilombakan.

3. Pasangan merpati tidak boleh berganti. Biasanya burung yang sudah dipasangkan akan dijual berikut dengan kandangnya. Tujuannya agar burung tidak perlu adaptasi lagi. Bahkan biasanya baju yang biasa dipakai pelatih pun ikut dibeli. Dengan modal baju tersebut merpati tidak akan berpindah ke tangan orang lain saat lomba dan latihan.

4. Latihan harus rutin dilakukan sepanjang waktu. Geberan betina harus bagus, mantap tidak goyang.  Kalau goyang, masuknya jantan ke tangan goyang juga. Latihan dibagi dalam 3 babak yang berbeda jarak.  Setiap babak terdiri atas 5 kali ulangan dengan waktu istirahat antar babak setengah jam.  Sudah begitu biasakan untuk melatih merpati terbang lurus, jangan berbelok.

5. Merpati balap berumur satu tahun sudah siap menjadi indukan. Jantan siap kawin kalau sudah bekur alias mengeluarkan suara “kuur”. Pasangannya betina birahi cirinya saat dibekurin jantan langsung depa. Nah, anak merpati kebanyakan lahir berpasangan, jantan betina.  Biasanya induk mengerami telur selama sepekan. Setelah itu telur dipindah ke induk babu atau induk lolohan. Induk sesungguhnya kemudian dimandikan dan seminggu kemudian akan bertelur lagi. Dalam ternak merpati, betina memegang peranan dalam menghasilkan anakan bagus, hampir 60%.

 Gudang Burung – Herman (30) seorang warga RT 02 RW 05, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara babak belur dihajar massa, Sabtu (18/1). Pasalnya, di tengah banjir yang merendam kawasan itu Her nekad mencuri seekor Burung Murai peliharaan tetang…