Gudang Burung – Tak hanya memanjatkan doa dan harapan, warga Tionghoa yang merayakan perayaan Tahun Baru China atau yang lebih dikenal dengan perayaan Imlek juga melakukan pelepasan burung pipit. Pelepasan burung pipit merupakan simbol untuk membu…


Gudang Burung – Datangnya musim hujan akhir-akhir ini menyebabkan harga burung di pasaran berubah drastis.Beberapa burung ada yang mengalami penurunan harga, tapi ada juga harga burung yang terkatrol oleh musim hujan.

Penjual burung di Kecamatan Kebakkramat,  Karanganyar, Heri Santosa, 31,  mengatakan burung yang harganya turun drastis di musim hujan, yakni burung pentet. Semula, harga per ekor burung pentet sekitar Rp250.000. Seiring datangnya musim hujan, harga per ekor pentet senilai Rp150.000.
“Meskipun harganya turun, penjualan pentet juga belum ramai,” kata  warga Desa Banjarharjo, Kebakkramat itu saat ditemui Solopos.com, Selasa (26/11/2013).
Ia menjelaskan jenis burung yang sedang digemari warga, yakni burung kenari. Harga burung kenari per ekor mencapai Rp350.000. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan di musim kemarau kemarin yang hanya berkisar Rp200.000 per ekor.
“Selain kenari, harga burung yang naik di musim hujan, seperti poci dan murai. Harga per ekor poci saat ini mencapai Rp750.000. Padahal, harga sebelumnya, Rp350.000 per ekor. Sedangkan, harga per ekor murai sudah mencapai Rp1,2 juta. Sebelumnya, hanya Rp600.000 per ekor,”  katanya.
Penggemar burung lainnya di kawasan Kebakkramat, Atmojo, 28, mengatakan harga burung di musim hujan seperti sekarang sulit diprediksi. Sebagai penggemar burung, dirinya juga mengaku bingung kenapa harga burung-burung tertentu masih tinggi di pasaran.
“Biasanya, harga kenari itu mengalami penurunan saat musim hujan seperti ini. Tapi, enggak tahu juga kok bisa tinggi seperti ini,” katanya.

Gudang BurungDua anggota komplotan penipu bermodus penjual burung ditangkap Polsek Batuceper, saat hendak beraksi di dalam angkot di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jumat (22/11) siang. Kedua pelaku adalah Agus Salam, 43 dan Asrobah, 53.

Menurut Kapolsek Batu Ceper Kompol Krismi Widodo, kedua tersangka menipu korban dengan cara menawarkan seekor burung bersuara bagus. Untuk meyakinkan korban, tersangka menggunakan sebuah alat pembuat suara burung yang di sembunyikan di dalam mulutnya.
“Mereka biasanya mencari penumpang angkot. Lalu tersangka bilang mau jual burung beo yang suaranya bagus, padahal itu burung ayam-ayaman. Burung itu disimpan dalam sebuah kantong kertas. Kemudian rekan korban mengeluarkan suara-suara burung beo dengan alat di dalam mulutnya itu,” katanya.
Tersangka menawarkan burung itu seharga Rp 4 juta. Jika sudah tergiur, korban langsung membayarnya 
tanpa melihat dulu burung tersebut. “Burung ayam-ayaman itu harga aslinya Rp 40 ribu. Tersangka membelinya di pasaran,” ungkap Krismi.
Krismi melanjutkan, tersangka sudah melakukan aksi tersebut selama satu tahun. Wilayah aski mereka di sekitar Jabodetabek seperti Baruceper, Jatake, Kampung Rambutan, Cikarang dan Bekasi. “Mereka ini komplotan. Masih ada anggota mereka yang DPO, yakni berinisial G. Titik kumpul mereka biasanya di Jalan Pramuka, Jakarta Timur,” tukasnya.
Penangkapan tersangka sendiri berawal dari laporan salah satu korban yang ditipu di kawasan Batu Ceper. Lalu pihaknya melakukan analisa modus para tersangka, hingga akhirnya mengetahui sasaran mereka.
“Kita langsung melakukan penyisiran di Jalan Daan Mogot. Akhirnya mereka berhasil ditangkap saat berada di dalam angkot,” papar Krismi.
Krismi menjelaskan, salah satu pelaku, Asroban, merupakan mantan anggota TNI di Pusdikkes Kodiklat TNI AD, Jakarta Timur. “Dia dipecat karena pelanggaran kode etik, yakni kawin lagi dan sering mabuk-mabukan,” ujarnya. Kedua tersangka di jerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 5 tahun penjara.

Gudang Burung – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang, berhasil meringkus dua anggota komplotan penipuan modus penjualan burung, yang kerap melakukan aksinya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.Kedua pelaku itu …

Gudang Burung – Dua pemburu burung hanyut di Sungai Cijambe, Bogor, Jawa Barat, sejak Minggu (18/8/2013). Dalam pencarian selama dua hari, kedua pemburu ditemukan tak bernyawa di sela-sela bebatuan sungai, Senin (19/8/2013).”Musibah ini terjadi sa…