Loading...
Pentis Pelangi

Mengenal Burung Pentis Pelangi

Burung Pentis Pelangi

Burung Pentis Pelangi

Burung Pentis Pelangi, Kusan Hulu, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan © Dimar Adhi Perdana

Crimson-breasted Flowerpecker
Prionochilus percussus (Temminck, 1826)

Deskripsi
Kecil (10 cm), berwarna-warni. Tubuh bagian atas burung jantan berwarna biru, dahi hitam, mahkota  merah-padam, bulu primer hitam, ekor biru; tubuh bagian bawah kuning, bercak-dada merah-padam, kumis putih mencolok dengan garis-bawah hitam. Mirip Pentis Kalimantan, bedanya: tunggir tidak kuning. Tenggorokan burung betina hijau-zaitun, dada kuning, kumis putih samar.
Iris coklat; paruh dan kaki hitam.

Burung Pentis Pelangi

Burung Pentis Pelangi

Suara
Panggilan serak “jeje” dan suara lain khas burung cabai.

Penyebaran
Tanasserim selatan, Semenanjung Malaysia dan Sunda Besar.
Terdiri atas 3 sub-spesies, dengan daerah persebaran:

  • ignicapilla (Eyton, 1839): Ujung selatan Myanmar (Tenasserim selatan) di selatan melintasi semenanjung Malaysia (termasuk Penang dan Pulau Tioman) sampai Sumatera (termasuk Bangka dan Belitung), juga kepulauan Natuna utara (Bunguran) dan Kalimantan.
  • regulus (Meyer de Schauensee, 1940): Kepulauan Batu, ujung barat Sumatera.
  • percussus (Temminck, 1826): Jawa bagian barat.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Jarang dijumpai. Menghuni lapisan bawah dan lapisan tengah hutan primer serta tajuk atas hutan sekunder, perkebunan, dan hutan rawa di dataran rendah sampai ketinggian 1000 mdpl.

Burung Pentis Pelangi

Burung Pentis Pelangi

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: 
Perlindungan: 

Baca Juga:

Trending artikel yang sedang hits:
  1. suara burung pentis pelangi
  2. burung pentis
  3. burung pentis pelangi jantan
  4. Pentis
  5. burung pentis pelangi gacor
  6. burung pentis pelamgi
  7. suarz burung ersen/ petis pelangi
  8. cara paruh burung pentis
  9. ciri jenis kelamin pentis pelangi
  10. jenis burung pentis

About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment