Keuntungan Menjodohkan Murai Batu dengan Teknik Soliter

5

Penjodohan Murai merupakan Disorientasi satu hal yang terpenting dalam proses pengembang biakan. Pasalnya, dengan cara ini seorang breeder akan mendapatkan keuntungan, atau bahkan mendapatkan kerugian di karenakan menemui kegagalan.

Maka dari itu, dalam menjodohkan seekor Murai Batu seorang breeder haruslah bijak, bagus dalam memilih pasangan atau memilih teknik penjodohan.

murai batu berjodoh, sepasang murai batu

di karenakan kedua hal ini akan menentukan keuntungan atau pun kerugian seeorang breeder itu sendiri. Lho, kenapa keuntungan dan kerugian? di karenakan bila sukses dalam menjodohkan, maka seorang breeder akan untung. Akan akan tetapi, bila Ia gagal, maka Bisa dipastikan breeder tersebut akan merugi.

Baca Juga:  Tips Rahasia Perawatan Harian Cucak Jenggot

Berbicara mengenai penjodohan Murai Batu, sebenarnya ada banyak cara yang Bisa kalian gunakan. Akan akan tetapi, apabila Disorientasi dalam penerapannya maka kalian pun tetap akan merugi. Lalu, adakah teknik penjodohan yang minim resiko kegagalan? Ada, dan Disorientasi satunya merupakan menjodohkan Murai Batu dengan teknik soliter. Menurut beberapa breeder, cara ini sangat ampuh dan minim resiko kegagalan. untuk tahu lanjut mengenai teknik ini, berikut penjelasannya.

Menjodohkan Murai Batu dengan Teknik Soliter
Penjodohan dengan cara ini merupakan Disorientasi satu jenis penjodohan yang minim resiko, terutama resiko kematian indukan betina. Selain itu, teknik itu juga minim akan resiko terlukannya kedua indukan saat proses kawin atau penjodohan. Lalu, adakah keistimewaan lain dari eknik penjodohan soliter? Ada, dengan segala keistimewaan tersebut, membuat jenis penjodohan ini marak digunakan oleh breeder ternama. Lalu, apa aja keistimewaan tersebut?

Baca Juga:  Suara Burung Manyar Gacor Mp3 Untuk Masteran

Berikut ini merupakan keistimewaan atau manfaat menjodohkan Murai Batu dengan teknik soliter:

1. Bisa meminimalisir matinya indukan betina saat proses penjodohan.
2. Minimnya resiko Murai Batu yang terluka karena proses penjodohan atau perkawinan.
3. Teknik ini sangat praktis untuk dilakukan.
4. Proses penjodohan Bisa kita pantau dengan cara langsung, sehingga kalian Bisa menjalankan tindakan penanganan dengan cepat apabila kalian melihat sesuatu yang tak beres terhadap proses tersebut.

Akan akan tetapi di samping segala kelebihan di atas, teknik ini juga mempunyai beberapa kekurangan. Dan kekurangan yang paling mencolok merupakan waktu penjodohan. Waktu penjodohan Murai Batu dengan teknik soliter akan jauh lebih lama, dan tergantung dari birahi dari kedua Murai itu sendiri.

Baca Juga:  Mengenal Lovebird Biola, Ciri Fisik dan Harga

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here