Harga Burung Cucak Timor Jantan

441

Harga Burung Cucak Timor Jantan – Jenis Burung Cucak Timor mereka sangat suka hidup di dataran rendah yang merupakan dari tepian hutan, savana, hutan sekunder hingga di berbagai jenis pohon yang banyak berada di sepanjang pantai dan bahkan juga tidak jarang bisa anda temukan di pekarangan rumah hingga di perkebunan milik warga yang berada di daerah NTB, dan jenis burung ini suka sangat suka sekali memakan jenis buah yang memiliki daging yang sangat tebal  seperti halnya pisang dan juga pepaya dan selain dari pada itu juga burung cucak timor sangat suka sekali memakan serangga,ikan , biji-bijian, hingga katak yang berukuran kecil, untuk kisaran Harga Burung Cucak Timor jantan di pasaran di bandrol dengan harga yang lumayan cukup tinggi.

Tentunyan untuk kisaran harga Burung Cucak Timor Jantan di bilang sangat mahal dan ini juga tentu merupakan harga yang sebanding, di karenakan semakin jarangnya jenis burung ini, dan kabarnya juga jenis burung ini termasuk ke dalam salah satu jenis burung yang di lindungi, akan tetapi sebelum adanya perburuan liar burung cucak timor tentunya masih sering di jumpai di ranting pohon dan juga banyak terlihat di atap rumah warga. oleh karena hal tersebut jenis burung ini pada saat sekarang ini di hargai mahal, untuk lebih jelasnya pada kesempatan kali ini akan membahas berkaitan dengan Harga Burung Cucak Timor Jantan di bawah ini ringkasannya.

Harga Burung Cucak Timor Jantan

Harga Burung Cucak Timor Jantan

Harga Burung cucak timor jantan pada saat sekarang ini ya ada di pasaran kisaran Rp. 750.000 – Rp 950.000 perekornya, dan harga tersebut tentunya sebanding dengan semakin langkanya jenis dari burung ini, dan untuk burung cucak timor yang sudah gacor harga di pasaran bisa di hargai jutaan rupiah. (baca juga: Harga burung cocak ijo dan kwalitasnya

Baca Juga:  Harga Burung Cucak Ijo Terbaru April – Mei 2016
)

Cucak Timor merupakan maskot kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) di daerah tersebut burung kicauan ini dikenal dengan nama burung Koak Kao / Koak Kiau / Cikukua Tanduk / Cucak Timor Papua. Selain di Indonesia burung yang memiliki nama latin Philemon buceroides ini juga terdapat di Australia.

Makanan Cucak Timor

Di alam bebas burung Kaok Kiau pada umumnya memakan berbagai buah-buahan berdaging tebal seperti pepaya dan pisang, biji-bijian kadang juga mencari ikan kecil, serangga serta katak sebagai makanannya. Burung Cucak Timor merupakan burung polimator karena burung Kaok Koa juga memakan nektar atau madu dari bunga sehingga dari aktivitasnya tersebut membantu penyerbukan pada tanaman. (baca juga: Cara Jitu supaya Burung Cucak Jenggot Rajin Gacor)

Habitat Dan Perkembangbiakan Cucak Timor

Habitat dari burung Koak Kiau berada di kawasan hutan dataran rendah, pinggiran hutan, hutan sekunder, savana, serta pohon-pohon di sepanjang pantai. Terkadang juga bisa kita jumpai burung Cucak Timor mengunjungi pepohonan di pekebunan atau pekarangan rumah.
Burung Cucak Timur jantan maupun betina yang telah memiliki pasangan dan kawin, mereka akan membangun sarang pada cabang/ranting pohon dengan ketinggian 7,5 – 12 meter dari permukaan tanah. Telur yang akan dihasilkan oleh Cucak Timor betina berjumlah 2 – 3 butir, telur Cucak Timor memiliki ciri berwarna merah jambu pucat dengan bercak-bercak kecokelatan. Setelah masa inkubasi dan telur menetas, burung Kaok Kao muda akan diawat oleh induknya hingga anak Cucak Timor bisa mencari makan sendiri.

Konservasi Cucak Timor Di Indonesia

Cucak Timor memiliki kicauan yang keras dan terdengar merdu sehingga banyak ditangkap oleh pemburu liar untuk diperjual belikan dipasar hewan, yang tentu saja aktivitas perburuan dan perdagangan burung tersebut menyebabkan semakin kecilnya populasi Cucak Timor di habitatnya.
Menurut laporan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) salah satu habitat utama Koak Kiau berada di daerah Kerandangan, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Namun dengan semakin maraknya perburuan liar kini populasinya kian memprihatinkan yang membuat pemerintah menetapkan burung Cucak Timor dilindungi untuk mencegah kepunahan.
Data dari BKSDA setempat, dulu di habitat utamanya burung Koak Kao setiap pagi bisa dijumpai Koak Kiau berkicau sambil bertengger di pucuk pohon kelapa dan juga sering dijumpai sarangnya di pohon kelapa, namun kini hanya bisa dijumpai sekitar lima hingga sepuluh ekor saja.
Dengan semakin memprihatinkan populasi dari burung Cucak Timor dan untuk mencegah perburuan liar terhadap burung dan satwa dilindungi, terutama di Pulau Sumbawa, BKSDA NTB berupaya melakukan pengawasan ketat terutama di kawasan konservasi dengan menetapkan taman buru Pulau Moyo dan dan kawasan Gunung Tambora di Kecamatan Jereweh, Pulau Sumbawa menjadi daerah konservasi cucak Timor.

Harga Cucak Timor

Dipasar burung maupun di internet (forum jual beli), burung Cucak Timor dijual dengan harga sekitar Rp. 700.000 – Rp. 900.000 per ekor. Untuk burung Kaok Kiau yang telah gacor dijual lebih tinggi dari harga tersebut dan harga akan lebih tinggi lagi jika Anda membeli sepasang induk Cucak Timor.

Sub-spesies dan Persebaran Cucak Timor

Berikut ini adalah 10 sub-spesies Cucak Timor yang tersebar diseluruh dunia (Indonesia, Australia, Papua Nugini)
Sub-spesies Persebaran
neglectus (Büttikofer, 1891) Sumbawa, Lombok, Moyo, Komodo, Sangeang, Rinca, Besar, Flores, Adonara, Lomblen, Alor dan Sumba, Pantar, di Sunda Kecil.
buceroides (Swainson, 1838) Roti, Sawu, Semau, Timor, Atauro dan Wetar, di Sunda Kecil bagian timur.
gordoni (Mathews, 1912) Northern Territory bagian utara (Kep. Tiwi dan pesisir Arnhem Land), di Australia bagian utara.
ammitophilus (Schoddeet al., 1979) Pesisir berbatu di Arnhem Land (sampai Katherine Gorge dan Mataranka), di Northern Territory.
novaeguineae (S. Müller, 1843) Kepulauan di Papua Barat (Waigeo, Kofiau, Salawati, Batanta, Misool), Papua bagian utara dan selatan (Daerah Kepala Burung ke timur sampai Teluk Cendrawasih, di selatan, ke timur sampai Teluk Milned, dan di tenggara pada pesisir utara bagian timur S. Kumusi).
jobiensis (A.B. Meyer, 1874) P. Yapen (di Teluk Cendrawasih) dan di Papua bagian utara dari S. Mamberamo ke timur sampai pesisir Teluk Huon (sekitar Salamaua).
aruensis (A.B. Meyer, 1884) Kep. Aru
subtuberosus (E.J.O. Hartert, 1896) Kep. Trobriand (Kaileuna, Kiriwina and Kitava) dan Kep. D’Entrecasteaux (Goodenough, Fergusson and Normanby), di tenggara Papua Nugini.
tagulanus (Rothschild and E.J.O. Hartert, 1918) P. Tagula, di Kep. Louisiade (tenggara Papua Nugini).
yorki (Mathews, 1912) Kepulauan di Selat Torres dan peisisi Queensland timur-laut.
Baca Juga:  Harga Blacthroat Bulan Juni 2014 Cenderung Stabil
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here