Loading...
Lovebird Pengetahuan

Ciri Anakan Lovebird Paruh Putih Umur 2 Minggu

Salam lovebird mania – untuk kali ini kami akan mengulas tentang 4 cara mengetahui warna anak lovebird umur kurang dari 1 minggu tentunya berdasarkan pengalaman pribadi dan juga berdasarkan pengalaman penangkar lovebird yang sudah lama menekuni seluk beluk lovebird selama bertahun – tahun

Penangkaran lovebird semakin ramai saja pada tahun 2014 sampai saat ini, tahun 2018, setelah musim batu berakhir, barangkali selain menghilangkan kejenuhan, juga dikarenakan penangkaran lovebird ini bertujuan untuk mencari uang tambahan, betapa tidak, dari anakan yang baru saja menetas sampai yang umurnya sudah tua laku terjual dan peminatnya semakin meningkat dari waktu ke waktu, ini peluang emas!

Penangkaran burung lovebird ini didominasi oleh kalangan muda mudi, bapak-bapak, ibu rumah tangga, dan anak-anak sekalipun, bahkan di daerah jawa timur hampir sekampung menangkarkan burung lovebird ini, fantastis bukan?

Tidak sedikit anakan yang baru lahir langsung dijual dengan warna gamebling, karena bulu anak/ piyik lovebird sebelum umur 1 bulan belum terlihat warna bulunya, dan dari konsumen yang akan membeli, biasanya kebingungan karena lovebird yang baru lahir belum terlihar jelas warnanya, jadi penuh dengan spekulasi yang tinggi

Anakan/ piyik lovebird yang lahir juga tidak pasti sama dengan warna indukannya, ada yang mengatakan faktor hoki atau keberuntungan saja, karena sering kejadian ada yang indukan dari paruh putih melahirkan anak warna paruh merah, dan sebaliknya, membingungkan bukan?

Selain dari suara yang khas, warna lovebird juga sangat mempengaruhi harga lovebird sampai berlipat-lipat, sebagai contoh harga anakan lovebird warna hijau adalah 200 ribu, anakan warna biru mangsi 400 ribu, warna blorok bisa sampai 1,5 juta rupiyah, warna hitam/ betmen dipasaran laku 900 ribu ( untuk warna blorok ini susah sekali mencetaknya, kecuali dari indukan trah blorok x blorok)

Warna lovebird juga menjadi salah satu penentu harga lovebird di pasaran offline maupun pasaran online, warna yang langka dan unik akan melonjak naik di pasaran burung lovebird.

Dan salah satu keunikan dari burung cantik ini adalah laku dijual walau masih kecil dan belum terlihat warna bulunya, bahkan ada yang pembeli yang maunya beli lovebird khusus yang masih kecil, atau dalam istilah penangkar adalah lovebird paud

Cara mengetahui warna anak lovebird umur kurang 1 minggu
Piyik lovebird

Tapi kalau lovebird paud ini masih mending karena sudah berumur 2 – 4 bulan, tapi yang kami maksud lovebird paud umur dibawah 1 bulanan, mungkin baby lovebird saja menyebutnya..hehe

Banyak penangkar lovebird ini penasaran dan merasa tegang saat telur lovebird molai menetas, salah satu rasa penasarannya adalah mengenai warna apa yang nantinya akan tumbuh pada baby lovebird tersebut, karena kebanyakan warna anak lovebird akan berbeda dengan indukannya

CARA MENGETAHUI WARNA ANAK LOVEBIRD
Lovebird Anakan

Dan sekarang anda tidak perlu penasaran dan tegang dalam menghadapi hal itu, karena ada beberapa cara untuk mengatahui warna lovebird umur kurang dari 1 minggu

1. Paruh
Bila dilihat dari paruhnya sebenarnya juga sudah dapat diprediksi, bila paruh berwarna oranye atau merah kekuningan maka baby lovebird tersebut dapat diprediksi berwarna hijau/ kuning/pastel kuning/lutino artinya masuk pada keluarga paruh merah.
Bila paruh baby lovebird berwarna kuning keputihan maka prediksinya adalah lovebird warna biru/ pastel biru/ pastel putih/ betmen artinya masuk pada keluarga paruh putih yang tentunya harga di pasaran jauh lebih mahal dibandingkan paruh merah

2. Bulu kapas
Dari bulu kapas (bulu bulu tipis menyerupai kapas) juga dapat dijadikan referensi prediksi menentukan warna baby lovebird ini kedepannya. Dan sebelum keluar bulu aslinya, ternyata anakan lovebird akan mengalami 2 fase perkembangan bulunya

*fase 1: bulu kapas tahap pertama,( bulu lembut yang keluar ketika anakan lovebird baru menetas sampai umur piyik lovebird 2 mingguan ) apabila warna bulu kapas kuning kemerahan/ oranye, maka dapat disimpulkan bahwa nantinya lovebird tersebut akan masuk pada keluarga paruh merah ( hijau , paskun , olive , gs , marimas , lutino dsb ), apabila warna bulu kapas putih bersih maka dapat disimpulkan baby lovebird tersebut akan keluar dalam keluarga paruh putih ( biru mangsi , pastel biru , pastel putih , violet , bs , mouve dsb )

*fase 2: untuk bulu kapas tahap ke 2 ( bulu kapas yang akan muncul setelah bulu kapas fase 1 hilang, ketika cindil lovebird umur 2 sampai 1 bulanan) akan menentukan warna jelasnya, bulu kapas tahap 2 ini akan semakin berwarna-warni, dari bulu kapas oranye akan berubah menjadi abu kehijauan atau kuning segar, dan dari bulu kapas putih akan berubah ke abu/ biru pucat/ putih bersih.

CARA MENGETAHUI WARNA ANAK LOVEBIRD UMUR KURANG 1 MINGGU
Lovebird Anakan

 

CARA MENGETAHUI WARNA ANAK LOVEBIRD UMUR KURANG 1 MINGGU
lovebird anakan

3. Indukan
Walaupun warna anak lovebird biasanya berbeda dengan indukannya, tapi tidak sedikit pula yang sama persis dengan indukannya, dan biasanya warna lovebird hijau hijauan ( josan ) atau dari keluarga paruh merah akan mendominasi kesamaan baby lovebird dengan indukannya meskipun lovebird warna hijau tersebut dijodohkan dengan warna lovebird dari keluarga paruh putih

4. Sabar
Yang terakhir anda harus sabar menunggu sampai 2 bulanan untuk mengetahui dengan pasti warna dari anak lovebird tersebut.

Demikianlah artikel tentang 4 cara mengetahui warna anak lovebird umur kurang dari 1 minggu, semoga menjadi bahan rujukan yang tepat untuk anda dalam menangkarkan burung yang cantik dan mempesona ini dan mudah mudahan bermanfaat bagi lovebirdmania Indonesia.

Trending artikel yang sedang hits:
  1. lovebrid paruh putih umur 10 hari
  2. anak paruh putih 3 minggu
  3. ciri ciri anakan paruh putih lovebird
  4. cindil paruh putih
  5. cindil lovebird paruh putih dan merah
  6. cindil lovebird paruh merah
  7. ciri ciri anakan paruh putih
  8. perbedaan anak lovebird paruh putih dan paruh merah
  9. ciri ciri anakan lovebird
  10. ciri anakan labet paruh putih

About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment