Cara merawat murai batu bakalan agar cepat bunyi

37654
murai batu anakan
Agar murai batu bakalan cepat bunyi maka yang harus diperhatikan adalah pemberian pakan tambahan (EF) dan juga perawatan rutin hariannya. Namun yang harus lebih ditekankan adalah pemberian pakan tambahan tinggi protein seperti jangkrik, kroto, dan sebagainya. 

Perawatan agar murai batu bakalan cepat bunyi tentu berbeda dengan perawatan burung yang sudah gacor maupun yang sering dilombakan. Bagi burung-burung tersebut, pemberian EF yang berlebihan bisa membuat penampilan mereka menurun terutama ketika dilombakan. 

 
Bagi murai batu bakalan agar cepat bunyi, maka pemberian EF harus dirutinkan, bila perlu pemberiannya ditambah sesering mungkin. Selain bisa membantu meningkatkan birahi, juga melancarkan metabolisme burung yang sebelumnya terganggu akibat stress usai tertangkap, jika burung tersebut didapatkan dari bakalan tangkapan hutan. 
 
Berikut beberapa bentuk perawatan agar murai batu bakalan cepat bunyi: 
  • Pagi-pagi hari sekali burung dikeluarkan untuk diembunkan, waktu yang tepat adalah pada saat fajar dan sebelum matahari pagi terbit. 
  • Berikan kroto sebanyak satu cepuk pada waktu burung sedang diembunkan, jika perlu bisa juga diberikan pakan lain berupa cacing tanah sebanyak 1 ekor. 
  • Pagi hari setelah matahari terbit, burung dimandikan dengan cara di semprot atau menggunakan bak / karamba mandinya, setelah itu diangin-anginkan sebentar. 
  • Berikan jangkrik sebanyak 6 – 7 ekor, Ulat hongkong sebanyak 2 – 3 ekor, kroto setengah cepuk atau belalang hijau 2 – 3 ekor. 
  • Jemur selama 15 – 30 menit, setelah itu gantung burung di tempat yang sejuk.
  • Berikan jangkrik sebanyak 1-2 ekor dan cacing tanah 1 ekor. 
  • Siang hari sekitar pukul 11:00 – 15:00, pindahkan burung ke tempat yang lebih sejuk / dingin atau sedikit berlembab untuk memberi kesempatan burung beristirahat, dan pada waktu itu anda bisa memberikan suara masterannya. 
  • Setelah pukul 15:00, buka kerodong lalu berikan kroto sebanyak setengah cepuk, jangkrik 3 – 5 ekor, dan ulat hongkong 1-2 ekor. 
  • Pukul 16:30 burung dimandikan dan setelah itu dijemur di bawah matahari sore hingga pukul 17:00 
  • Setelah itu burung kembali diberikan kerodong dan dimasukkan ke dalam rumah untuk beristirahat. 
  • Sesekali burung bisa dimandikan pada malam hari, yaitu sekitar pukul 19:00 – 20:30, setelah mandi berikan kroto atau cacing tanah sebanyak 1 ekor. 
  • Setelah itu, biarkan burung tanpa kerodong hingga pagi hari sampai dikeluarkan untuk tujuan pengembunan. 
Dengan melakukan pola perawatan seperti di atas secara teratur dan rutin, maka burung murai batu bakalan tersebut akan mudah terpancing untuk lebih rajin berbunyi.
 
Loading...
SHARE
Previous articleCara membuat pakan bernutrisi agar pleci rajin berbunyi
Next articleCara atasi kenari yang sering mematuk kaki dengan nasi putih

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here