Loading...
Cendet Perawatan Tips

Cara merawat bulu ekor cendet agar tidak mudah rusak

Cara merawat bulu ekor cendet agar tidak mudah rusak

Cara merawat bulu ekor cendet agar tidak mudah rusak

Burung cendet adalah burung yang agresif, dan sifat agresifnya itu ternyata bisa membuat repot pemiliknya lantaran bisa membuat bulu ekornya cepat rusak atau patah. Jika burung cendet mempunyai bulu ekor yang rusak, patah, atau copot tentu tidak enak dipandang, selain itu burung cendet pun cenderung tidak akan bisa tampil dengan penampilan yang maksimal. Karena itu tips menjaga dan merawat bulu ekor cendet agar tidak mudah rusak berikut ini bisa menjadi solusi bagi anda yang sering mengalami masalah tersebut.

Sebagai burung predator kecil yang sangat aktif dan cenderung agresif, ketika dipelihara dalam sangkar harian maka burung cendet tersebut harus ditempatkan dalam sangkar yang bisa menunjang semua akivitasnya.

Tidak seperti burung murai batu yang selalu mendapatkan perlakuan istimewa dengan ekor panjangnya itu, termasuk menempatkannya dalam sangkar khusus yang berukuran luas, beberapa penggemar burung cendet terkadang memelihara burung ini dalam sangkar yang seadanya atau terlalu kecil untuk aktivitas hariannya. Akibatnya bulu-bulu ekornya menjadi mudah rusak atau patah, terutama terjadi pada burung bakalan yang belum sepenuhnya jinak namun bisa juga terjadi pada burung yang sangat jinak.

Bulu ekor yang dimiliki burung cendet memang tidak selentur bulu ekor dari burung murai batu. Bulu-bulunya cenderung keras dan hanya terdiri dari beberapa helai saja, ketika burung ditempatkan dalam sangkar yang terlalu kecil maka resiko terjadi kerusakkan pada bulu ekornya lebih tinggi dibanding burung yang dipelihara dalam sangkar yang berukuran luas.

Namun selain itu ada pula burung cendet yang gemar turun ke dasar sangkarnya tanpa peduli bagaimana ekornya bisa kotor, rusak, atau patah. Hal itu biasanya terjadi ketika burung cendet tersebut terlalu jinak atau terlalu manja.

Oleh karena itu, menjaga bulu ekor burung cendet dari kerusakkan bisa dilakukan dengan beberapa macam cara, di antaranya adalah:

  • Memberikan sangkar dengan ukuran yang sesuai agar burung bisa melakukan aktivitasnya tanpa takut bulu-bulunya cepat rusak atau patah.
  • Memberikan makanan bernutrisi untuk menguatkan bulu-bulunya terutama makanan yang mengandung vit A, vit D, vit E, asam amino, dan zat lain yang dibutuhkan. Namun jika anda merasa tidak yakin dengan kelengkapan nutrisi dari pakan yang diberikan pada burung, maka anda bisa melengkapinya dengan memberkan nutrisi tambahan melalui vitamin khusus untuk burung.

Meski Nutrisi sangat penting dalam kesehatan bulu-bulunya, namun itu bukan satu-satunya faktor yang bisa menguatkan bulu-bulunya karena selain itu ada faktor lain yang bisa mempengaruhi kualitas maupun kondisi dari kulit dan bulu-bulu burung. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Burung cendet memerlukan waktu istirahat yang cukup, terutama pada malam hari. Dengan istirahat yang cukup maka aliran darah akan secara teratur mengalir melalui bulu-bulu burung termasuk bulu ekornya, dan hal itu bisa membuat efek domino yaitu adanya zat yang akan langsung memperbaiki kerusakkan sel yang terjadi dalam bulu-bulu burung sehingga bulu menjadi lebih kokoh dan sehat.
  • Kelembaban bisa membantu dalam penguatan serta pertumbuhan bulu-bulu burung. Ketika suhu sedang panas atau cuaca sedang terik anda bisa memberikan kelembaban pada bulu-bulu burung termasuk bagian sayap dan ekornya dengan memberikan semprotan halus untuk menjaganya tetap lembab. Bulu yang kering lantaran sering terkena panas cenderung mudah rusak dan patah, terutama ketika burung bergerak tidak mau diam atau bersikap agresif.
  • Penjemuran atau paparan sinar matahari alami bisa membantu menghasilkan vitamin yang dibutuhkan untuk menjaga kulit dan bulu yang sehat, karena itulah penjemuran tidak bisa dilepaskan dari perawatan hariannya. Sedangkan untuk burung yang selama ini sering dipelihara di dalam ruangan atau ketika musim dingin atau musim hujan yang jarang mendapat cahaya matahari, bisa mendapatkannya dari penggunakan lampu dengan spektrum UV (Ultra Violet) atau lampu full spektrum.
  • Parasit bulu seperti kutu/tungau bulu bisa menjadi salah satu penyebab utama mengapa bulu-bulu ekor burung cepat menjadi rusak atau patah. Tungau bulu akan bermukin di sela-sela bulu-bulunya dan memakan habis lapisan bulu-bulu burung, dan itulah sebabnya mengapa kita sering melihat bulu-bulu sayap atau ekor dari cendet maupun burung lainnya yang sobek, rusak, atau nyerit. Masalah tungau bulu ini hanya bisa diatas dengan menggunakan obat-obatan yang tepat.
  • Ketika burung terlanjur mengalami kerusakkan pada bulu-bulunya maka yang bisa kita lakukan adalah melakukan perawatan yang benar agar bulu-bulu tersebut kelak bisa tumbuh kembali sebaga bulu baru yang sehat. Terkadang untuk mempercepat kondisi tersebut kita sering mencabuti bulu-bulu ekornya sampai burung menjadi bondol atau tidak berekor.

Jika hal tersebut dilakukan dengan cara yang tepat tentu tidak butuh waktu lama, bulu-bulu ekor itu akan tumbuh kembali, tapi jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat akibatnya proses pertumbuhan bulu akan terhambat dan bulu pun akan sulit untuk tumbuh. Sehingga untuk mengatasinya dibutuhkan perlakuan yang tepat agar bulu-bulu burung terutama ekornya bisa kembali tumbuh dengan sempurna.

Semoga bermanfaat

Trending artikel yang sedang hits:
  1. berapa bulan kolibri ganti bulu
  2. perawatan cendet dorong ekor
  3. cendet dorong ekor
  4. cara merawat cendet dorong ekor
  5. cara mempercepat cendet dorong ekor
  6. cara mengatasi sogok ontong bulu jelek
  7. Cara cepat putihin burung sogon
  8. kolibri muncang ganti bulu
  9. mengatasi ekor cendet patah
  10. perawatan burung cendet dorong ekor

About the author

Siti Nuraini

Menjalani hidup tanpa kesenangan seolah berlayar ditengah lautan luas tanpa kawan, tanpa harapan mau berlabuh dimana. Burung yang imut bersuara merdu bisa mewarnai kehidupan kita. Saya ingin menjadi sahabat anda pecinta burung kicauan di seluruh dunia. Pesan saya hanya satu, sayangi dan lestarikan satwa indah ini. Salam Kicau!

Leave a Comment