Cabai Bunga Api

Burung Cabe Bunga Api yang Cantik

perbedaan burung bunga api jantan dan betina

Cabai Bunga-api

Orange-bellied Flowerpecker
Dicaeum trigonostigma (Scopoli, 1786)

Deskripsi
Sangat kecil (8 cm), berwarna jingga dan biru. Kepala, sayap, dan ekor burung jantan berwarna kebiruan; punggung, tunggir, dan perut jingga khas, tenggorokan abu-abu. Punggung, sayap, dan ekor burung betina berwarna zaitun, perut kuning, tunggir jingga-kehijauan. Burung muda mirip betina, bedanya tanpa warna kuning dan jingga.
Iris coklat; paruh hitam; kaki abu-abu tua.

Suara
Memanjang dan berdengung “brrr-brrr”, “zit-zit-zit” diulang, bahkan sewaktu terbang. Juga kicauan khas yang sangat nyaring dan sedikit menurun “ci-cii-ciit-ciit-ciit-ciit”.

Penyebaran
Terdiri atas 17 sub-spesies, dengan daerah persebaran:
Global dan ras : India timur, Semenanjung malaysia, Sunda Besar, dan Filipina.

  • xanthopygium (Tweeddale, 1877): Luzon, Kepulauan Polillo, Mindoro, dan Marinduque, di Filiphina utara.
  • dorsale (Sharpe, 1876): Panay, Masbate dan Negros, di Filiphina barat bagian tengah.
  • cnecolaemum (Parkes, 1989): Tablas (Filiphina utara bagian tengah).
  • intermedium (Bourns & Worcester, 1894): Romblon (Filiphina utara bagian tengah).
  • sibuyanicum (Bourns & Worcester, 1894): Sibuyan (Filiphina utara bagian tengah).
  • pallidius (Bourns & Worcester, 1894): Cebu (Nug-as), di Filiphina timur bagian tengah.
  • cinereigulare (Tweeddale, 1878): Samar, Calicoan, Biliran, Leyte, Bohol, dan Mindanao, di Filiphina timur dan selatan.
  • besti (Steere, 1890): Siquijor (di selatan Bohol).
  • isidroi (Rand & Rabor, 1969): Camiguin Sur (di utara Mindanao).
  • assimile (Bourns & Worcester, 1894): Kepulauan Sulu bagian tengah (Jolo, Siasi, Tawi-Tawi).
  • sibutuense (Sharpe, 1893): Kepulauan Sulu bagian barat daya (Sipangkot, Omapoy, Sibutu).
  • rubropygium (Stuart Baker, 1921): India  timur laut (Assam timur), Banglades (termasuk Sundarbans), Myanmar bagian tenggara, selatan, dan barat daya di sebelah selatan sampai Semenanjung Thailand selatan.

Lokal dan ras: Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

  • trigonostigma (Scopoli, 1786): Semenanjung Thailand selatan (sebelah selatan dari Trang) dan Semenanjung Malaysia, Kepulauan Anamba, Kepulauan Riau, Kepulauan Lingga, Sumatera dan pulau-pulau satelitnya (Kecuali pulau Simeulue) dan Pulau Karimata (di ujung barat daya Kalimantan).
  • antioproctum (Oberholser, 1912): Pulau Simeulue, di ujung barat laut Sumatera.
  • dayakanum (Chasen & Kloss, 1929): Kalimantan (termasuk pulau-pulau di ujung pantai utaranya).
  • megastoma (E. J. O. Hartert, 1918): Kepulauan Natuna.
  • flaviclunis (E. J. O. Hartert, 1918): Jawa, Bali, dan Krakatau.

Tempat hidup dan Kebiasaan:
Mudah dijumpai, menghuni hutan, semak, hutan mangrove, dan pekarangan sampai ketinggian 1000 mdpl., meski di beberapa tempat masih dapat dijumpai pada ketinggian 1800 mdpl. Beterbangan di atas tajuk pohon-pohon kecil, sendirian, atau dalam kelompok kecil, mencari makan berupa buah-buahan kecil, seperti benalu. Terbang tersentak-sentak dari pohon ke pohon dengan kepakan sayap yang cepat.

perbedaan burung bunga api jantan dan betina

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: 
Perlindungan: 

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Images

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment