Loading...
Perawatan

Berbagai Macam Jenis Burung Jalak Yang Paling Populer Di Indonesia

Burung Jalak dalam bahasa inggris disebut Starling Bird. Burung ini berasal dari suku burung sturnidae. Burung ini mempunyai panjang tubuh sekitar 20 hingga 25 cm. mempunyai paruh yang lurus, kuat dan terlihat tajam. Disorientasi satu daya tarik yang membuat banyak orang menyukai burung ini yaitu suara kicauannya yang sangat keras dan beberapa burung jenis ini bahkan Bisa menirukan beberapa Perkataan yang diucapkan oleh manusia.

jalak indonesia, jalak bali

Di Indonesia sendiri, dikenal beberapa jenis Burung Jalak. Burung Jalak yang dikenal di Indonesia ada yang dibedakan berdasarkan asalnya, warnanya dan jenisnya. Sebutan untuk Burung Jalak terkadang berbeda namun dimaksudkan untuk satu burung yang sama.

Berikut yaitu beberapa contoh nama-nama jalan yang dikenal di negara kita.

1. Jalak kapas.
2. Jalak rio atau rio-rio.
3. Jalak uren yaitu istilah untuk Jalak Suren dari bahasa Jawa.
4. Jalak Suren.
5. Jalak Kerbau.
6. Jalak Kebo.
7. Jalak Bali.
8. Jalak Hongkong.
9. Jalak Cina.
10. Jalak Eropa.
11. Jalak Perak.
12. Jalak Hitam.
13. Jalak Emas .
14. Jalak Ungu.
15. Jalak Putih.

Dari semua jenis Burung Jalak yang telah disebutkan, beberapa diantaranya yang banyak disukai dan bansyak dipelihara oleh breeder di Indonesia antara lain, Jalak Suren, Jalak Kerbau, jarak Bali dan Jalak rio.

Berikut yaitu beberapa nama Jalak yang berbeda untuk satu burung yang sama.
a. Jalak kapas sama dengan jarak cina.
b. Jalak uren yaitu istilah dalam bahasa Jawa untuk menyebut Jalak Suren.
c. Jalak Kerbau dikenal juga dengan nama Jalan kebo, Jalak Hitam, Jalak Ungu, dan Jalak Penyu.
d. Jalan perak yaitu istilah untuk Jalak kebo yang mempunyai mata berwarna putih. Sedangkan Jalak emas yaitu istilah untuk Jalak kebo yang mempunyai mata berwarna kuning.
e. Jalak Suren juga dibedakan berdasarkan asalnya misalnya Jalak Suren Jawa, Jalak Suren Sumatera dan Jalak Suren Malaysia.

Semua Burung Jalak mempunyai ciri-ciri masing-masing yang membedakan antara satu jenis dengan jenis yang lainnya, termasuk juga ciri-ciri yang membedakan berdasarkan asalnya.
Satu contoh, Jalak Suren Jawa berbeda dengan Jalak Suren Sumatera, walaupun mempunyai ciri-ciri fisik yang tak terlalu berbeda.

Jenis-jenis Jalak yang Populer di Indonesia

A. Jalak Suren
Jalak Suren mempunyai nama ilmiah Sturnus Contra dan biasa dikenal juga dengan nama Jalak Uren. Spesies burung ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan Anak Benua India. Habitatnya yaitu lembah dan dataran rendah. Itulah sebabnya tak mengherankan apabila burung ini sering kita temukan di pedesaan atau di perkampungan.

Ukuran burung ini tak terlalu besar, maksimal sekitar 25 cm dengan warna bulu dominan hitam dan putih. Beberapa ciri-ciri fisik Generik yang dimiliki oleh burung ini antara lain, bulu di bagian perutnya berwarna putih, setelah itu bagian punggung, tenggorokan dan dada mempunyai bulu warna hitam. Iris matanya berwarna abu-abu dan di sekitar matanya biasanya tak terdapat bulu. Beberapa penyebutan Jalak Suren berdasarkan asalnya, diantaranya yaitu: Jalak Suren Jawa, Jalak Suren Sumatera, dan Jalak Suren Malaysia

B. Jalak Kerbau
Burung ini mempunyai nama ilmiah Acridotheres Javanicus. Di Indonesia Burung Jalak Kerbau dikenal juga dengan sebutan, Jalak Kebo, Jalak Ungu, Jalak Penyu dan Jalak Hitam.
Burung ini tersebar di Asia Tenggara termasuk di Indonesia terutama di, Pulau Sumatera, Bali, Pulau Jawa, Sulawesi dan Semenanjung Malaya. Selain itu, burung ini juga ditemukan di beberapa wilayah Asia Timur.

Ciri-ciri Jalak Kerbau di antaranya yaitu, mempunyai ukuran tubuh sekitar 25 cm dengan bulu berwarna abu-abu gelap, sebagian berwarna ungu atau hitam terutama dibagian ekor, kepala dan sayap.

Burung ini mempunyai jambul yang tak terlalu panjang, ujung ekor dan tungir berwarna putih. Dengan warna paruh kuning gadiang.
Jenis Jalak Kerbau di untuk menjadi dua yaitu, mata kuning dan mata putih. Ada juga yang menyebutnya dengan Jalak Emas untuk mata kuning dan Jalak Perak untuk mata putih.

C. Jalak Putih
Jalak Putih mempunyai nama latin Acridotheres Melanopterus atau Sturnus Melanopterus. Selain dikenal dengan nama Jalak Putih, burung ini juga mempunyai sebutan lain seperti Jalak Dada Putih atau
Beo Sayap Hitam. Sedikit lebih kecil dibandingkan Burung Jalak yang sudah disebutkan sebelumnya, panjang tubuh burung ini biasanya maksimal hanya 23 cm dengan bulu dominan berwarna putih dan beberapa bagian terdapat warna hitam. Orang Sunda menyebut burung ini dengan sebutan Jalak Bodas. Warna hitam di burung ini hanya terdapat di bagian ujung sayap dan ujung ekornya.

D. Jalak Bali
Sesuai dengan namanya, burung ini banyak ditemukan di Pulau Bali. Ciri-ciri burung ini mempunyai warna bulu putih hampir di sekujur tubuhnya kecuali bagian ujung sayap dan ekor. Ciri-ciri burung yang telah disebutkan tersebut sangat berbeda dengan burung Jalak Putih.
Yang membedakan, di sekitar mata terdapat kulit tanpa bulu berwarna biru cerah. Burung ini juga mempunyai jambul di bagian kepala dengan panjang yang tak teratur.

E. Jalak Hongkong
Jalak hongkong mempunyai nama ilmiah Sturnus Nigricollis. Burung ini mempunyai ciri-ciri ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan burung lokal lainnya. Selain ukuran tubuhnya yang lebih besar, kicauannya juga dikenal lebih kencang. Burung ini pandai menirukan suara manusia. Selain dikenal dengan nama Jalak Hongkong, burung ini juga banyak dikenal dengan istilah/nama Jalak Thailand.

F. Jalak Nias
Burung Jalak Nias banyak ditemukan di Pulau Sumatera mempunyai beberapa ciri-ciri fisik diantaranya yaitu, bulu dominan berwarna hitam dengan paruh dan kaki berwarna kuning. Warna putih hanya kita temukan dibagian pantat dan bawah ekor. Walaupun bernama Jalak Nias dan banyak ditemukan di Pulau Sumatera, namun bukan berarti burung ini hanya berada di daerah tersebut aja. Burung ini ternyata juga ditemukan di beberapa daerah lain seperti, di Pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Trending artikel yang sedang hits:
  1. perbedaan jalak gading jantan dan betina
  2. burung jalak penyu
  3. cara mengatasi kaki angkat satu jalak suren
  4. ciri jalak suren over birahi

About the author

Dian Anggraini

Majalah Kicau menjadi tempat membaca dan mencari referensi para penggemar burung. Mari kita jalani hoby sambil menjaga kelestarian burung berkicau di Indonesia. Salam Kicau!

Leave a Comment